TOKI

Tahun ini, aku kebagian lagi ngurusin materi di pelatihan TOKI setelah tahun lalu ngurusin yang 8 besar, terus gak jadi berangkat gara-gara gak dapet VISA. Kali ini masih ngurusin yang 15 besar, baru beberapa bulan lagi ngurusin yang 8 besar.

Sama seperti tahun lalu, tahun inipun aku dikasih tau mendadak (kirain gak akan dilibatkan lagi), cuma beberapa hari sebelumnya. Untungnya kali ini ada Mas Wikan yang udah ngurusin cukup banyak hal, aku bisa agak konsen ke materi. Ya sebenarnya gak terlalu konsen juga sih, aku gak sempat memeriksa materi yang diajarkan oleh setiap dosen.

Sebenarnya sedih juga ngelihat anak-anak TOKI ini. Sampe sekarang, belum pernah ada yang melatih TOKI dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati, seperti Yohanes Surya mengurus TOFI. Belum ada yang mau bersungguh-sungguh belajar untuk bisa mengajar anak-anak TOKI. Kalo kita menang dalam semua IOI yang pernah diadakan, itu sekitar 80% karena anak itu pinter, bukan karena latihannya yang berhasil.

Aku sendiri sebenarnya gak terlalu pengen mendalami hal-hal teoretis yang dipakai di TOKI ini. Aku cukup menguasai yang teoretis, tapi cuma secukupnya aja, gak mau terlalu dalem. Bukan bidangku. Sedihnya di IF ITB, gak ada lagi yang bisa dan mau ngurusin 🙁 (selain orang malas yang bernama joe ini). Pengennya sih: kalo ada orang lain yang lebih bisa, aku mau menyerahkan semuanya ke orang itu.

Atau mungkin kalo aku terus-terusan disuruh ngurusin ini ya udahlah, terjun aja sekalian biar basah. Tapi kita lihat saja lah nanti.

Capek juga hari ini, berusaha untuk kreatif, sekarang bikin soal simulasi TOKI sendiri (gak kayak tahun lalu). Minggu lalu juga bikin lima soal, tapi mereka gak bisa selesai dalam 5 jam, padahal menurutku sederhana loh (apa kualitas mereka tahun ini turun ya?).

Karena kreativitas hari ini kurang, aku cuma bikin tiga soal. Salah satunya adalah soal interaktif, jadi aku harus bikin program untuk soal itu. Hmm, udah lama gak pake free pascal, dah banyak fungsi yang lupa, sampe malem deh codingnya gara-gara mau mengalihkan STDIN dan STDOUT dari program (duh, mestinya tadi pake C aja biar cepet).

Yah semoga tahun ini mereka bisa lomba di Yunani, dan semoga bisa menang.

1 thought on “TOKI”

  1. Saya juga membina anak2 TOKI, yg kayaknya kita punya permasalahan yg sama. Kalo boleh saya minta dong bagaimana bentuksoal latihan yang Anda berikan. Karena selama ini saya menggunakan kumpulan soal-soal yang ada di TOKI. Atas perhatiandan bantuannya terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *