Keanehan Orang Dewasa (abis baca buku: The Little Prince)

Gw abis baca buku The Little Prince alias Pangeran Kecil, gw dah tau buku ini agak lama, udah beberapa kali nemu buku ini mulai yang versi Inggris dan versi Indonesia, tapi gw ga pernah bisa konsen baca isi buku ini, katanya sih buku ini bagus, tapi…ya mungkin kalo emang belum “butuh” informasi yang ada didalamnya, gw ga pernah berhasil menyelesaikan suatu buku, jadii..ya udah gw sih ga anggap masalah. Kemaren pas jalan2 ke gramed ama Joe, entah kenapa doi beli buku itu, pdhl dia udah baca buku versi Inggrisnya, well..berhubung ada yang bisa di pinjam dan bisa di baca di waktu santai, ya udah deh, akhirnya gw mulai membaca lagi itu buku.

Seperti di duga, buku itu cukup cepat dibacanya selain karena isinya ga banyak, tulisannya juga gede2 dan dilengkapi dengan ilustrasi gambar yang cukup menarik :), jadi isinya emang dikit, yang menarik dari buku itu adalah : buku itu adalah buku anak kecil yang menceritakan tentang seorang pangeran kecil yang menganggap orang dewasa itu aneh, tapi buku itu ditujukan untuk orang dewasa ketika dia masih kecil 😛
(Images from www.amazon.com)

Jalan cerita buku itu dimulai dengan lukisan seorang anak yang katanya mengakibatkan dia berhenti melukis, dia bilang : orang dewasa tak pernah memahami sesuatu seperti apa adanya, dan sungguh melelahkan bagi anak-anak kalo harus menjelaskan sesuatu kepada mereka.

Fakta tentang Pangeran Kecil yang gw dapatkan

  • Dia berasal dari planet yang sangat kecil
  • Dia punya 3 gunung berapi, 1 gunung sudah mati, 1 bunga yang angkuh dan ada pohon baobab yang sering tumbuh dengan liar dan harus dibersihkan setiap hari
  • Dia senang melihat matahari terbenam kalau sedang sedih
  • Di planetnya bisa beberapa kali matahari terbenam hanya beda 3 langkah saja
  • Buat dia orang dewasa itu aneh 😛

Berikut ini beberapa hal yang gw catat tentang orang dewasa melalui pemahaman seorang pangeran kecil yang kalau mengajukan pertanyaan akan selalu mengajukan pertanyaan yang sama sampai pertanyaan itu dijawab:

  • Orang dewasa menyukai angka. Jika kau berkata kepada mereka : “Aku melihat rumah indah terbuat dari bata merah jambu, dengan bunga geranium di jendela-jendelanya, dan merpati di atapnya”, Mereka tak bisa membayangan rumah semacam itu. Kau harus berkata “Aku melihat rumah yang harganya seratus ribu franc” Maka mereka akan berseru : “Oh pasti indah sekali!”
  • Orang dewasa selalu merasa dirinya serius dan selalu menghadapi persoalan yang serius
  • Orang dewasa senang kekuasaan, seperti orang raja yang merasa dirinya berkuasa padahal tidak ada orang lain di planetnya untuk di perintah
  • Orang dewasa senang di kagumi, seperti seorang angkuh yang selalu ingin di kagumi dengan tepukan tangan padahal tidak pernah ada yang lewat dekat planetnya
  • Orang dewasa melupakan suatu masalah dengan melakukan kesalahan yang sama
  • Orang dewasa selalu merasa sibuk menghitung apa yang menjadi miliknya dan selalu ingin memiliki sesuatu. Orang dewasa juga selalu ingin kaya dan lebih kaya lagi.
  • Orang dewasa kadang-kadang melakukan sesuatu karena itu perintah, dia tidak pernah merasa perlu mengerti mengapa dia harus melakukan sesuatu, dia hanya melakukan apa yang menjadi perintah
  • Seorang Geografer adalah orang terpelajar yang tahu dimana letak semua laut, sungai, kota, gunung dan gurun, tapi ketika ditanya apakah planetnya punya lautan dijawab dengan : aku tak tahu, alasan ketidak tahuannya adalah : bukan tugas geografer untuk berkeliling menghitung kota, sungai, gunung, laut, samudera an gurun pasir, geografer tidak terlalu penting untuk berjalan-jalan, geografer tidak meninggalkan kursinya, geografer duduk saja dan menerima laporan para penjelajah.

Ada beberapa pelajaran menarik yang bisa di kutip dari perjalanan yang dilakukan oleh Pangeran Kecil, dan dari sini juga terlihat keanehan dari orang dewasa :

  • Kita harus menuntut dari seseorang apa yang bisa diberikan oleh orang itu. Kekuasaan yang utama bersandar pada sesuatu yang masuk akal. Seseorang bisa menuntut kepatuhan apabila memberi perintah yang masuk akal
  • Jauh lebih sukar menghakimi diri sendiri daripada menghakimi orang lain. Jika kau berhasil menghakimi dirimu sendiri dengan benar berarti kau benar-benar orang bijak.
  • Orang angkuh mengangkat topinya apabila ada yang memberi tepukan tangan tanda kekaguman, tapi tidak akan pernah menurunkan topinya, orang angkuh tidak mendengar pertanyaan, orang angkuh hanya mendengar pujian
  • Mengagumi berarti mengakui seseorang itu orang yan paling tampan, berpakaian paling baik, paling kaya, paling pintar di planet (sampai2 dia lupa kalo dia adalah satu2nya orang di planet itu :P)
  • Seorang peminum, minum untuk melupakan rasa malu karena minum dengan tetap minum2 😛 aneh emang yah hihihi…
  • Orang yang punya ide terlebih dahulu untuk memiliki sesuatu yang tidak ada pemiliknya adalah orang yang boleh memiliki sesuatu itu (dibuku ini contohnya bintang)
  • Buat pangeran kecil memiliki sesuatu artinya berguna buat miliknya itu, tapi sering kali orang hanya memikirkan apa guna miliknya buat dia tanpa memikirkan apakah dia berguna untuk miliknya itu
  • Tak ada yang harus dimengerti, perintah adalah perintah (kadang-kadang kita cukup bodoh untuk melakukan perintah tanpa berpikir)
  • Bunga walaupun indah tidak dicatat oleh geografer karena bunga itu “fana” . Fana artinya terancam oleh datangnya kematian.
  • Jika kau mencoba kelihatan pandai, kadang-kadang kau menjauh dari kebenaran

Dari sekian banyak ilustrasi yang di ceritakan dalam buku ini, ada 1 cerita yang sering banget gw denger di pakai oleh orang-orang untuk ditiru dari buku ini, yaitu masalah menjinakkan. Arti kata menjinakkan yaitu menciptakan ikatan. Jika kita belum menjinakkan dan belum ada ikatan setiap orang buat kita adalah sama, tapi setelah dijinakkan maka akan ada saling membutuhkan, yang telah dijinakkan itu menjadi unik di dunia ini. Kita hanya bisa memahami apa yang telah kita jinakkan. Manusia tak lagi punya waktu untuk memahami segala hal. Mereka membeli segala barang yang sudah jadi di toko. Tetapi tak ada toko yang menjual teman, maka manusia tak lagi punya teman. Jika kau menginginkan teman, maka jinakkanlah seseorang (hihihi…bukan hanya binatang aja yang dijinakkan yah :P)

Dibuku ini diberikan tips untuk menjinakkan dengan cara membuat suatu ritual. Gw jadi inget buku Jomblo yang bilang cara mendekati cewe adalah dengan membuat dirinya menjadi rutin dari kehidupan cewe itu, di buku ini juga diajarkan untuk menjinakkan sesuatu kita harus membuat jadi sebuah ritual, misalnya selalu datang setiap hari pada jam yang sama, sehingga lama kelamaan kehadiran ritual itu membuat orang lain itu senang menanti2kan jam kehadiran kita. Dalam sebuah hubungan pastikan bahwa kedua belah pihak mendapatkan keuntungan.

Pelajaran dari sang rubah yang cukup menarik lagi adalah : Kau hanya melihat jelas dengan hatimu. Hal yang penting tak terlihat oleh mata. Waktu yang telah kau habiskan menjinakkan itulah yang membuatnya penting. Tetapi kau tak boleh lupa kau harus bertanggung jawab selamanya atas apa yang telah kau jinakkan. (well…tapi banyak juga temen2 gw yang salah dalam menginterpretasikan penjinakan ini :P)

Hwaa…tak terasa tulisan ini jadi super duper panjang :P, tapi gw seneng, setidaknya kalau ada yang berhasil membaca sampe tulisan ini berhasil selamat, anda sudah membaca sebagian besar isi buku The Little Prince dan mendapatkan beberapa hal yang mungkin tidak kamu mengerti sebagai orang dewasa. Jangan protes terhadap tulisan tentang orang dewasa, karena buat gw buku ini sangat menarik, dan kalau gw punya anak someday, kalau dia udah bisa baca maka buku ini adalah salah satu buku yang akan gw berikan untuk dibaca buat anak gw (heheh..mikirnya jauh yah :P). Anyway tak terasa gw jadi baca 2 kali buku ini, khusus untuk menuliskan kutipan2 dari buku ini. Well…menjadi dewasa itu tidak salah kok, tapi kadang-kadang ada baiknya juga sih kita mencoba memandang hidup ini ga usah aneh2, yah apa adanya aja, jangan terlalu mencari yang rumit2. Ups…tulisan gw ini ga rumit kan yah? 😛

11 thoughts on “Keanehan Orang Dewasa (abis baca buku: The Little Prince)”

  1. allo…. jadi pengen baca juga 🙂 btw, lam kenal juga yaaa… kok nggak pake shoutbox… pake dong… kasian yg pake dial up kaya saya ini :p

  2. Hmm… The Little Prince. Aku suka banget buku itu. Banyak harta berharga yang aku temukan dalam buku itu. Bahkan, aku sampe berencana beli VCD-nya, tapi belom kesampaian sampe sekarang ;p

  3. Bukunya bagus banget, buku ini menceritakan bgmn menjinakkan seorang teman dan kita harus bertanggung jawab atasnya, tp carilah teman yg akhlaknya baik agar kita menjadi baik pula.:grin:

  4. Ass.bukunya bagus banget, buku ini menceritakan tentang bgmn menjinakkan seorang teman dan kita harus bertanggung jawab atas dirinya, kalau kita ingin mencari teman, carilah teman yg akhlaknya baik karena teman yg akhlaknya baik adalah cerminan diri kita dan kalau kita bergaul dengan orang pintar maka kita akan mendapatkan ilmunya sedikit demi sedikit dan akhirnya kitapun akan menjadi tau tentang ilmu yg dimilikinya.Wass…

  5. Gue beli Little Prince krn Torey Haiden nyebut buku ini disukai Venus, muridnya.
    Tp gue ngga selesai baca. Susah konsen kalo baca buku dgn kalimat panjang2 😳

  6. Halo mas, aku kolektor Little Prince berbagai bahasa tapi bahasa indonesia susah banget nih nyarinya, gramed udh gk produksi. kalo buku itu udh gak dibaca boleh gak q beli? Boleh yaaa 🙂

    twitter @elmaghfiroh. Aku tunggu ya kabarnya, makasih banyaaak!

  7. hahay… nice review…
    Buku ini cocok banget nih buat ane jadiin final project, 😀
    sangat bermanfaat. Tp ane nyari di gramed emang udah nggak produksi lg, huhu… :3
    thanks for info, 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *