Hari terakhir Matrix

Huhuhuhu….hari ini koneksi gprs unlimited yang di berikan matrix berakhir, higs…gw ga tau gimana lagi caranya gw kalo mo online dari rumah, mulai besok koneksi harus bayar Rp 10/kb 🙁 Btw sejak kasus penghapusan account gw di kampus, ternyata ada lagi pembatasan yang diberikan ke gue, akses gw ke internet juga dihilangkan!! so…walaupun nongkrong di kampus gw tetep makenya harus matrix, dan sejak besok gw ga tau lagi mo koneksi internet pake apa. Mo telkomnet instan sayangnya handset flexi gw belum bisa koneksi ke laptop (lagian pasti mahal!). Huwa huwa…mulai besok gimana caranya ngakses internet yah. BTW buat penggemar gprs matrix, kalau nemu solusi lain untuk internet hemat dan murah jangan lupa kasih tau gw yah!

ps. hari ini gw make matrix dalam waktu 1 jam itu udah sent : 1.6MB , received : 7.08MB, bleh..kalo harus bayar udah berapa tuh, bangkrut aja gw 🙁

Komersialisasi bencana

Dua hari yang lalu Sukma Ayu meninggal, dan stasiun TV rame-rame meliput, bahkan sebagian acara gosip bikin acara spesial meliput kematian sukma ayu. Penonton bisa kirim sms (premium nggak ya tarifnya?) atau menelepon buat mengucapkan bela sungkawa. Dan hari ini ada kuis yang pertanyaannya adalah: siapakah anak Nani Widjaya yang baru saja meninggal? (ada opsinya (a) sukma ayu (b) cut keke).
Continue reading “Komersialisasi bencana”

Libur di Hari Senin

Peraturan pemerintah Indonesia yang berlaku sejak tahun lalu yang menyatakan jika ada libur di hari kejepit maka libur diperpanjang dan jika ada libur di hari Minggu maka jadwal libur di tambah ke hari Senin awalnya gw sambut dengan gembira. Waktu itu gw masih sebagai pegawai yang desperately need holiday. Tapi sekarang gw menyadari liburan seperti itu sangat tidak efektif, bahkan bisa dibilang suatu bukti kemalasan orang Indonesia. Ini dia salah satu faktor yang buat Indonesia ga maju-maju 🙁 Kenapa gw bilang salah satu? baiklah gw coba mendaftarkan salah lain yang juga membuat Indonesia ga maju2 selain utang luar negeri yang semakin menumpuk Continue reading “Libur di Hari Senin”

Bertanya atau mati!

bertanya atau mati Weekend kemarin gw habiskan dengan membaca buku tulisan isman yang gw dapat dari pengarangnya langsung hari jumat (tentunya dengan tandatangannya dong :D). Menurut gw membaca buku ini hampir sama menariknya dengan membaca blog Isman, dan lebih gampang lagi malah membacanya karena kebetulan bahasa Inggris gw masih agak payah, dan tulisan Isman walaupun ngakunya dapat nilai bahasa Indonesia waktu sd jelek, ya masih cukup menggelitiklah. Continue reading “Bertanya atau mati!”