Sampe Kuala Lumpur, Menuju Medan

Sekarang lagi di ruang tunggu untuk boarding ke Medan. Sebelum melupakan pengalaman hari ini, sebaiknya segera dituliskan mumpung dapet akses Internet gratis via hotspot Wifi. Berbeda dengan penerbangan pulang sebelumnya yang naik Singapore Airlines, kali ini kami memilih naik Air Asia, dengan rute yang cukup ribet: Chiang Mai – Kuala Lumpur – Medan – Kuala Lumpur – Singapore – Bangkok – Chiang Mai. Alasan kali ini adalah pengen jalan-jalan di Malaysia waktu pulang nanti, dan pengen juga mampir Singapore untuk melihat Ming, Fanny dan Kay (anak Ming dan Fanny yg baru lahir).

Tadi pagi diawali dengan antrian yang cukup panjang, karena ada dua travel yg berebut men-check in-kan para pesertanya. Tapi di pesawat cukup nyaman, kami memakai Express Boarding, dan sudah memesan makanan via Internet (sayangnya minuman nggak bisa dipesan lewat Internet). Setelah itu sampe di Kuala Lumpur lebih cepat 25 menit dari jadwal (hebat, biasanya telat :p). Pasporku yang kurang dari 6 bulan sempat dipermasalahkan, tapi boleh juga lewat karena cuma transit. Kami menunggu pesawat berikutnya dengan nongkrong di McDonalds setelah menukar uang baht kami menjadi Ringgit (ada money changer di sini). Sebenarnya ada ATM juga, tapi tadi memutuskan untuk menukar saja uang Baht yang ada.

Semoga malam ini bisa dapet teh botol, kalo nggak ya besok 🙂

Harta Karun buat merajut

Akhirnya, sampai juga harta karun yang ditunggu-tunggu selama seminggu ini. Dengan perjuangan yang cukup panjang, keringat dan airmata (hiperbola mode on), akhirnya benang yang tak dapat dibeli di Chiang Mai ini sampai juga ke Chiang Mai.

Ini dia harta karunnya :

Benang dari Craft and Me

Alkisah sejak mulai rajin merajut, setelah memboroskan beberapa Baht untuk membeli benang di toko Import di sini, akhirnya memutuskan beli benang secara online dari Craft and Me, Indonesia saja. Harga beli di Indonesia memang jauuuuh lebih murah daripada benang import dari eropah atau amerika, tapi tetap yang harus dipikirkan ongkos kirim dan pajak.
Begini perjalanan sang benang hingga sampai ketanganku. Dari mbak Thata di Surabaya, benang diberangkatkan dengan bis malam ke Jakarta, karena kalau pake TIKI ongkos kirimnya aja udah seperberapa benang….., Lalu dari Jakarta, dikirim pake EMS ke Chiang Mai. Well, harus diakui, ongkos kirimnya agak bikin sakit hati, karena ongkos kirim EMSnya hampir sama dengan biaya beli benangnya. Oke jadi ceritanya harga benang jadi 2 kali lipat.

Udah nih, kirain tinggal duduk manis nungguin benang sampai ke rumah. Ternyata… Continue reading “Harta Karun buat merajut”

Pilih cantik atau jelek?

Beberapa waktu lalu Joe keranjingan baca VirusComix terus nunjukkin bagian komik yang judulnya Things They Don’t Tell You (But Should), A Guide to Life. Ya gue tau sih ini isinya cuma joke doang, tapi kadang-kadang kalau dipikir ada benarnya juga. Hal yang cukup menarik misalnya masalah cantik dan jelek.

Katanya :

Beauty

Kalau kamu seorang yang berwajah cantik, orang lain akan sebel melihatmu karena semua orang berpikir bahwa orang yang cantik selalu memanfaatkan wajahnya dalam hidup padahal isi kepalanya kosong. Kamu tidak akan mendapatkan simpati, karena semua orang berpikir hidupmu sempurna. Hasilnya kamu hidup dalam kepahitan dan kesepian.

Continue reading “Pilih cantik atau jelek?”

Teh Botol Sosro

thumb1987.jpgrisna2007_thumbnail.jpgrisna2008_thumbnail.jpg

Waktu pulang ke Medan, tidak sengaja menemukan foto lama (tahun 1987) waktu aku dan kakak dan adikku makan di KFC Medan. Ternyata dari duluuu, tanpa gue sadari, adalah peminum teh botol sosro. Dan kemarin kebetulan waktu ke Jakarta (2007) dan jalan-jalan di Sumatera(2008) juga tentunya minumnya teh botol sosro dong. Ini kebetulan aja pas minum di foto :). Hehehe..jadi apapun makanannya, apapun suasananya, minumnya ya Teh botol Sosro *iklan banget yah*. Duh jadi pengen nih minum teh botol sosro. Teh celup Sosro tidak bisa memuaskan keinginan minum teh botol Sosro yang dingiiin . Untungnya bentar lagi bisa menikmatinya lagi di Medan. Teh botol Sosro….here we come (eh maksudnya Indonesia here we come) he he he…

Mendengarkan Buku

Kalau dibandingkan dengan Joe, gue ga ada apa-apanya dalam hal membaca. Lihat saja jumlah buku yang dibaca Joe dan gue baca di Goodreads, gue ketinggalan jauh. Untuk membaca buku yang berbahasa Indonesia, mungkin gue bisa cukup cepat, tapi untuk membaca buku berbahasa Inggris? sulit rasanya untuk membaca dengan cepat. Untungnya sekarang menemukan solusi untuk mengatasi masalah gue ini, sekarang gue mencoba untuk mendengarkan buku suara alias audio book, itung-itung sekaligus melatih mendengarkan bahasa Inggris.

Ceritanya gue membeli buku The Story of My Life (Enriched Classics Series) udah lamaaa sekali, tapi kok ya membacanya ga kelar-kelar. Ada aja yang mengganggu proses membaca gue. Terus beberapa waktu lalu Joe ngasih tau situs LibriVox tempat mendapatkan audio book yang bukunya sudah masuk kategori public domain secara gratis. Ceritanya yang membacakan itu orang-orang sukarelawan, jadi bisa saja 1 buku di baca beberapa orang, tapi kadang-kadang, ada juga 1 buku yang di baca oleh orang yang sama. Jadi untuk buku tertentu ada beberapa pilihan audiobook yang tersedia. Continue reading “Mendengarkan Buku”

Tips Terbang bersama (Indonesia) Air Asia

Terbang bersama AirAsia memang murah, apalagi kalau dipesan jauh-jauh hari, tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika Anda memesan tiket airasia. Tips-tips ini saya tuliskan berdasarkan pengalaman kami terbang bersama airasia. Memang kalau mau bayar murah Anda harus bersabar.

1. Pastikan pada hari keberangkatan Anda, Anda tidak ada urusan lain, karena dengan berbagai alasan, Airasia bisa mengubah jadwal dari sore ke pagi hari, atau bahkan ditunda sampai keesokan harinya. Pengalaman penundaan pesawat ini bukan baru sekali, pada saat kami menikah, jadwal terbang keluarga Joe diubah seenak-enaknya oleh AirAsia. Berhubung yang memesan itu saya dan Joe, bayangkan saya di pelaminan pada saat hari H (untungnya setelah selesai pemberkatan), kami sibuk menerima telpon dan sms dari Air Asia. Continue reading “Tips Terbang bersama (Indonesia) Air Asia”

Menembus Blocking Youtube

Youtube pernah diblok di Thailand, dan sekarang diblok di Indonesia (setidaknya oleh beberapa ISP, menurut adik saya, dari ISP tertentu masih bisa). Nah apa solusinya buat orang yang pengen nonton Youtube di negara di mana youtube dilarang?. Ada beberapa solusi, yang pertama adalah “Youtube Proxy”, search aja di Google kata-kata “youtube proxy” (tanpa tanda kutip). Anda akan menemukan beberapa situs, misalnya http://www.youtubeproxy.co.uk, Anda tinggal mengunjungi situsnya dan bisa kembali menikmati tayangan video youtube. Cara pertama ini bisa dipakai untuk browsing youtube dan melihat video youtube.

Cara berikutnya bisa dipakai jika Anda sudah tahu URL video youtube. Mungkin Anda dapat URL nya dari email, dari messenger, atau dari source halaman web yang Anda kunjungi. Jika Anda mengunjungi sebuah blog yang mengambil video youtube, Anda bisa mendapatkan URL-nya dengan melihat source halaman webnya. Anda bisa mencari google dengan kata kunci “Youtube Converter” (tanpa tanda kutip), Anda akan mendapatkan beberapa link, misalnya: http://convertyoutube.com/.

Untuk bisa browsing youtube (browsing dalam arti melihat-lihat video yang ada, agar bisa didownload dengan metode 2), Anda bisa menggunakan proxy online yang memakai protokol HTTPS. Proxy HTTPS akan sulit diblok, karena isi data terenkripsi. Contoh proxy yang memakai HTTPS adalah https://vtunnel.com/.
Continue reading “Menembus Blocking Youtube”