Setelah ramai kasus Diknas yang menampilkan data 36 juta siswa di Internet, sekarang giliran panitia pemilu luar negeri di beberapa negara berbuat hal yang sama. Kali pertama saya menyadari hal ini adalah ketika di milis IndoBangkok ramai membicarakan data pemilih yang dipajang di Internet di situs http://www.pplnbangkok.net/http://www.kbri-bangkok.com/, dan saya menemukan bahwa situs resmi Pemilu 2009 bangkok adalah http://www.pplnbangkok.net/ (Panitia Pemilihan Luar Negeri Bangkok 2009/PPLN Bangkok 2009). Data-data ini cukup penting, meliputi: Nomor Paspor, Nama, Tempat Tanggal Lahir, Jenis Kelamin, Alamat di Indonesia, dan Alamat di Thailand. Akhirnya setelah diprotes, data ini diturunkan dari Internet (meskipun selama beberapa hari masih dapat dicache via Google), dan pejabat yang berkait sudah meminta maaf di milis.
Saya segera berpikir bahwa nama domain yang aneh (pplnbangkok.net) menunjukkan bahwa tidak ada koordinasi antar PPLN, karena jika ada seharusnya nama domainnya hanya satu, dengan sub domain masing-masing negara/tempat PPLN. Jika memang tidak ada koordinasi, maka pasti kesalahan yang sama akan dilakukan oleh PPLN di negara lain. dengan mencari ‘data pemilih 2009 filetype:pdf‘ dan ‘daftar pemilih 2009 filetype:pdf‘ saya menemukan banyak data lain. Misalnya dari Iran (Nama, Jenis Kelamin, Paspor, Nama Kota, Pekerjaan), Seoul (Nama, Tempat Tanggal Lahir, Paspor), Toronto (Nama, No Paspor, Kota, Kode Pos) , Moskow (Paspor, Nama, Tempat Tanggal Lahir, Alamat di Rusia), Singapore (Nama dan Paspor), dan Brunei (Nama, Paspor, Tempat Tanggal Lahir, Pekerjaan, Alamat di Brunei, Alamat di Indonesia). Mungkin masih ada data lain dari PPLN luar negeri, silakan dicari sendiri. Dari semua itu, mungkin hanya Singapore yang paling aman (hanya menampilkan Nama dan Paspor) dan Brunei yang paling parah (meskipun sepertinya data dari Brunei tidak dirilis oleh PPLN, tapi oleh Perhimpunan Masyarakat Indonesia di Brunei Darussalam).
Saya sudah mengetahui fakta ini selama beberapa hari, tapi karena saya punya kemampuan mengendalikan ruang dan waktu, saya berpindah ke Bangkok sebelum data diupload, dan saya sudah menghapus data saya sehingga tidak muncul di file PDF yang dirilis oleh PPLN data saya tidak muncul di daftar pemilih di Bangkok, saya kurang peduli (dan masih sangat sibuk dengan pekerjaan). Saya belum menghubungi pihak-pihak yang berkait. Mungkin hari ini, saat makan siang akan saya lakukan, akhir pekan ini saya harus bekerje mengejar deadline, dan saya harus buru-buru berangkat.
Bagi Anda yang di luar negeri: Tolong cek data di PPLN negara Anda.
Related posts:
- TI di pemilu Sekarang pihak KPU gak bisa mungkir lagi kalo sistem TI...
- Internet via GPRS di PC Gw ga dibayar sepeserpun oleh Nokia dan Satelindo, tapi rasanya...
- Tips menghemat volume data Buat yang berinternet dengan menggunakan hitungan volume data (per kb...
- Menginstall Internet Explorer ….. di Linux Sudah menjadi masalah bagi banyak orang bahwa masih ada saja...
- Setting Internet Menggunakan HP CDMA Nokia 6585 (CDMA) di Windows XP Nokia 6585 merupakan handphone CDMA dual band yang bisa untuk...






Mungkin selain pdf, filetype:xls bisa memberikan data lebih banyak juga
Pingback: Data Pemilih 2010 ‘Bocor’ di Internet « ISU HOT MASA KINI
blog ini dimuat juga di detik
http://www.detikinet.com/read/2008/10/20/172418/1022942/323/giliran-data-pemilih-yang-bocor-di-internet
Rizqi
lapor…
ppln uk-ir lebih aman dari sin, karena sama sekali nggak menampilkan paspor. data yang keluar: nama, kota, kode pos, region. (bahkan alamat lengkap pun tidak keluar). horeee! ^_^
Maaf mas tolong direvisi :
“Kali pertama saya menyadari hal ini adalah ketika di milis IndoBangkok ramai membicarakan data pemilih yang dipajang di Internet di situs http://www.pplnbangkok.net/ (Panitia Pemilihan Luar Negeri Bangkok 2009/PPLN Bangkok 2009).
tetapi dari situs http://www.kbri-bangkok.com
terima kasih
soleh
apakah masih ada koordinasi di negeri ini?