Dunia Nyata dan Dunia Maya

Beberapa hari yang lalu saya dikejutkan dengan berita seorang ibu rumahtangga di penjara karena mengeluh melalui e-mail yang kemudian ternyata di kirimkan ke suara pemabaca oleh orang ke -N yang menerima e-mail tersebut. Hari ini saya membaca berita yang serupa tapi tak sama, orang yang dituntut karena mengirimkan komplain ke sebuah media massa. Saya jadi bertanya-tanya, masih bolehkah kita mengeluarkan komplain?

Banyak yang mungkin akan berkata: ya boleh saja asalkan keluhannya berada di jalur yang tepat bla bla bla yadda yadaa yadaa. Baru beberapa waktu lalu saya mengeluh dengan kelakukan orang-orang yang tidak wajar di facebook. Baru beberapa waktu lalu saya komplain di salah satu milis yang saya ikuti karena orang-orang suka main forward sembarangan tanpa memeriksa kebenaran berita. Baru beberapa waktu lalu saya kuatir UU ITE akan membuat blogger kehilangan kebebasan berekspresi, dan ternyata memang dunia maya sudah terkait erat dengan dunia nyata.

Internet itu sebuah teknologi yang sangat berguna kalau digunakan dengan benar dan baik, sayangnya masih banyak orang yang menggunakan internet tanpa paham etika berinternet. Semoga kejadian-kejadia yang terjadi sekarang ini ada hikmahnya untuk kemudian hari, karena tidak bisa dielakkan bahwa dunia internet yang dulu disebut dunia maya sudah tidak maya lagi. Kita harus siap untuk mempertanggungjawabkan semua tindak tanduk kita di internet ini baik berupa e-mail, blog, ataupun sosial networking lainnya di dunia nyata.

Jangan forward e-mail sembarangan juga, karena untuk kasus ibu yang e-mailnya membuat dia susah itu juga akibat dari orang-orang yang rajin memforward e-mail dan ada yang kerajinan juga memuat e-mailnya ke suara pembaca. Harusnya mungkin orang yang mengirimkan ke suara pembaca itu yang dituntut bukan ibu yang mengeluh.

Jangan copy paste isi blog orang lain sembarangan juga, karena siapa tau isi blognya berisi sesuatu yang menyinggung orang lain, salah-salah Anda kena sasaran juga karena menyebarkan berita yang tidak menyenangkan untuk pihak-pihak tertentu.

Ah saya tidak ingin menuliskan banyak, semoga tulisan saya tidak dijadikan senjata makan tuan. Jujur saja, walaupun saya tidak merasa melakukan kesalahan apapun atau bersengaja membuat pencemaran nama baik kepada pihak tertentu, akan tetapi peristiwa-peristiwa yang terjadi membuat saya merasa agak takut buat sering-sering ngeblog. Jangan-jangan tanpa sadar saya melanggar hak orang lain. Jangan-jangan…jangan-jangan… untuk lebih amannya lebih baik kembali ke anonimity dalam tulisan.

4 thoughts on “Dunia Nyata dan Dunia Maya”

  1. iya setuju, kayaknya emang etika ber internet harus disosialisasikan.
    Soalnya aku tergabung ke suatu milist, salah satu membernya sering mem-fwd-kan email yang pada umumnya adalah hoax.

    Waktu itu email yang dia forwardkan itu hoax ttg lipstik yg mengandung merkuri (?? lupa). Sebetulnya berita ttg lipstik itu ada versi yang benernya, tp yang dia forwardkan versi hoax-nya, jd ada tambahan info2 yang salah.

    Trus setelah itu saya sarankan, mendingan sebelum forward email, periksa dulu kebenaran berita tersebut, kl hoax ya jgn diforward. Eh taunya saya malah dimarahin ama member2 yang laen, katanya mau hoax ato bukan kan bisa bikin orang jd jaga2. (*Sigh*) Ya jadinya aku diemin aja, drpada dikeroyok dimilist :p.

    1. kalau ini sih selalu kesel, tulisan joe di compactbyte.info tentang wolfram alpha waktu itu ga sampe seminggu dah ada yang copas lagi (doh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *