Catatan Apps: Android

Sejak jaman dulu saya suka memakai HP yang bisa diinstall aplikasi. Saya dulu bahkan membeli SL45i, HP pertama dengan J2ME.  Sejak jaman dulu sudah ada banyak aplikasi saya coba baik itu di J2ME, Symbian, Blakcberry, iOS, Windows Mobile maupun Android. Tidak seperti aplikasi PC yang mudah sekali untuk kembali bernostalgia  dengan DOSBox, VirtualBox dan aplikasi sejenis lainnya, agak sulit kembali mengenang aplikasi mobile yang dipakai jaman dulu. Jadi seri posting ini hanya sekedar jadi catatan aplikasi yang saya pakai sekarang untuk dikenang di masa depan.

Screenshot_2016-06-14-15-55-22

Dulu saya sangat rajin mengoprek Android, tapi sekarang lebih berfokus ke bagian securitynya (terutama pentesting, atau kadang iseng membongkar exploit seperti ini). Ngoprek yang saya maksud mulai dari mengcompile ulang kernel, mengcompile ulang aplikasi open source (dengan modifikasi saya), sampai mengcompile seluruh ROM juga (waktu dulu masih memakai Nexus).

Sekarang ini HP Android yang saya pakai ada dua: Samsung Note 4 (HP Utama), dan Android One (IQ Mobile II) untuk dioprek (misalnya bisa untuk beta test Android N).

Saya sempat mencoba beberapa aplikasi launcher, tapi akhirnya saya memilih Google Now. Meski orang mengkhawatirkan aspek privasinya, saya tidak terlalu peduli karena kegunaannya jauh lebih banyak.

Screenshot_20160609-145321

Sejak mengembangkan aplikasi Alkitab dari sejak Symbian, saya selalu menginstall bible reader di semua HP saya. Saat ini yang saya pakai di Android adalah Alkitab dari Sabda (sama dengan yang dari Yuku, bisa double karena dulu account Yuku pernah bermasalah).

Di Samsung Note 4, aplikasi bawaan S Note sering saya pakai untuk mencatat dengan pena bawan Note 4. Aplikasi bawaan lain yang sering dipakai adalah Peel smart remote karena sering sekali malas mencari di mana remote TV/AC. Salah satu alasan masih memakai Samsung Note 4 dan tidak mengupgrade ke Samsung Note 5 adalah karena fitur IR Blaster dihapus dari Note 5 (semoga dikembalikan di Note 6).

Selain remote menggunakan hardware IR Blaster di Note 4, saya juga memakai Kore untuk remote Kodi, dan Remote Mouse untuk meremote Mac Mini yang saat ini jadi media center (demi NetFlix, karena nggak bisa dari Raspberry Pi).

Aplikasi sosial media yang saya pakai: Facebook. Kadang saya memakai Twitter (walaupun jarang sekali). Aplikasi Facebook Android memakan resource yang besar (bahkan internalnya menyeramkan dari sisi teknis), jadi hanya di handphone utama yang saya install versi full, di yang lain versi lite saja. Sebagian Anggota keluarga dan teman memakai Path dan Instagram jadi saya install juga, walau hanya untuk membaca timelinenya saja.

Ada beberapa aplikasi hanya untuk berkomunikasi: Telegram (favorit saya), WhatsApp (karena banyak yang belum move on ke Telegram), Line (karena semua orang pakai Line di Thailand), BBM (masih ada juga yang memakai ini), Slack (group CTF saya memakai ini untuk kolaborasi).

emacs

Untuk koneksi SSH yang saya pakai adalah Juice SSH. Dulunya saya memakai ConnectBot, tapi Juice SSH lebih user friendly dan terasa lebih modern. Dulu saya bahkan mengcompile sendiri ConnectBot supaya lebih nyaman dipakai di Acer BeTouch E130 (yang punya keyboard fisik).

Browser yang saya pakai adalah Chrome, tapi saya juga menginstall browser yang lain (Firefox, Opera), karena kadang ada saja website yang tidak kompatibel. Contohnya seeedstudio.

Screenshot_2016-06-10-06-42-06.png

 

Saya juga menginstall OpenVPN Connect untuk melakukan koneksi VPN ke server saya (untuk alasan keamanan atau menembus blokir). Kalau sedang memakai mobile data dan terasa lambat, saya kadang memakai VPN Opera Max

Untuk hiburan atau membuang waktu, aplikasi yang saya install adalah Imgur (official app) dan Sync  (reddit reader). Kadang saya juga membaca buku dengan aplikasi Amazon Kindle dan Google Play Books. Kindle enak karena bisa sinkronisasi dengan semua device lain (termasuk juga Kindle reader e-ink), Play Books enak untuk membaca file EPUB (biasanya dari Humble Bundle dan buku gratis dari PacktPub).

Pengisi waktu yang lain adalah Feedly (RSS Reader) dan Pocket (aplikasi jenis “Read Later”). Keduanya saya pilih karena bisa diakses juga dari desktop/browser.

Utility system yang saya pakai: ES File Explorer. Aplikasi ini begitu berguna, dan karena merasa sudah banyak membantu saya, saya beli yang Pro. Aplikasi lain adalah QR Droid (perlu untuk scan QR Code).

Untuk urusan keyboard, saya menginstall dua ekstra: Swiftkey (karena mendukung autocomplete otomatis Inggris dan Indonesia tanpa perlu switch bahasa) dan Hacker’s Keyboard (untuk SSH, DOSBox yang butuh tombol khusus).

Untuk pekerjaan pentesting, saya menginstall beberapa aplikasi, tujuannya supaya bisa melakukan pengecekan singkat. Pengecekan yang lebih menyeluruh saya lakukan di PC. Aplikasi pertama untuk pentest adalah Packet Capture untuk menangkap paket yang lewat. Menurut saya ini sangat terbatas (misalnya tidak ada fitur search, filter). Berikutnya saya menginstall juga Activity Launcher untuk menjalankan Activity yang tersembunyi.

Saya juga menginstall DEXplorer untuk melihat struktur file APK (tidak sampai dekompilasi). Beberapa decompiler yang saya coba di device lebih sering crash, jadi proses dekompilasi saya lakukan di PC karena lebih mudah juga untuk membaca kode di PC (search/browse identifier).

Beberapa aplikasi saya install tapi sangat jarang dipakai, misalnya SpeedTest.net yang hanya sesekali untuk mengecek kecepatan Internet (dari PC lebih akurat). Untuk mengecek nilai tukar, saya menggunakan aplikasi XE Currency. Saya menginstall FreeBasics walau jarang dipakai, hanya untuk jaga-jaga karena bisa dipakai untuk browsing jika paket data habis.

speedtest-june-2016

Untuk melihat dokumen yang dikirim ke saya, saya menginstall Word, Excel, Powerpoint Mobile, plus Adobe Acrobat (karena kadang ada saja PDF yang tidak tampil dengan benar di PDF reader lain). Saya jarang mengedit dokumen, dan meski aplikasi dari Microsoft bisa mengedit dokumen, saya lebih memilih Google Docs jika ingin membuat sesuatu untuk diteruskan nanti ketika online.

Aplikasi belanja yang saya install saat ini adalah AliExpress yang sering saya pakai karena sering ada promo mobile.  Saya juga menginstall Ebay, dan Banggood tapi jarang saya pakai.  Untuk belanja di tempat lain, menggunakan browser di PC lebih nyaman, lebih jelas (dan belanja via mobile sering tidak menambah diskon, tidak seperti AliExpress).

Dulu saya banyak menginstall app non play store, seperti F-Droid, Ad Blocker, XPosed Framework. Tapi sekarang ini banyak fungsi yang sudah built in, jadi menurut saya nggak terlalu butuh lagi (untuk Ad Blocker: saya block di level router saya).

Untuk kategori game, saya tidak punya game favorit. Saya suka memainkan satu game, dan setelah agak lama bosan. Contoh game yang pernah dimainkan: Cut the Rope, Angry Birds, dsb. Sekarang ini saya menginstall beberapa game yang selalu diinginkan Jonathan:Daniel Tiger Grr-ific Feelings dan Daniel Tiger’s Day & Night (yang ini ada timer untuk sikat gigi).

Di posting lain saya mungkin akan posting aplikasi Windows dan/atau iOS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *