Catatan Elektronik, Pokemon, dan Satellite Receiver

Posting ini sekedar catatan beberapa oprekan beberapa waktu terakhir ini. Topiknya: elektronik (beberapa komponen elektronik yang saya beli), Pokemon (baik versi lama maupun Pokemon Go), dan Satellite Receiver baru saya.

Kadang saya melihat posting lama di blog ini, kadang saya banyak menulis dan kadang jarang sekali menulis. Di bulan ketika jarang menulis, saya kadang lupa apa yang dikerjakan bulan itu, jadi sekarang saya coba rangkum beberapa minggu terakhir.

Elektronik

Saya kadang iseng menambah lampu atau mekanisme lain di mainan Jonathan. Menambahkan suara biasanya merupakan hal yang repot. Beberapa waktu lalu waktu iseng browsing AliExpress, saya menemukan bahwa ada banyak chip melodi, gonggongan anjing, sirine yang dijual dengan sangat murah (1.0-1.7 USD untuk 5-10 chip, jadi harga per chipnya cuma 0.1-0.2 USD). Penggunaan chip ini juga sangat mudah: butuh power (3.0-4.5 VDC), saklar (untuk mentrigger mematikan/menyalakan suara), speaker (langsung saja ke speaker 8 ohm, tanpa perlu sirkuit amplifier apapun). Sebagian chip perlu sebuah transistor tambahan sebagian hanya butuh sebuah resistor.

 

HTB1sgbMKpXXXXXkXpXXq6xXFXXXO

Saya sekalian mencoba memesan juga touch module. Sebenarnya komponen saklar merupakan salah satu komponen paling mudah dipakai, tapi saya sering malas menyoldernya, dan kadang susah menempelkan saklar kecil di satu tempat, jadi saya coba membeli touch module. Harganya relatif murah, bisa ditekan dari depan maupun belakang, dan ada indikator led ketika touch terdeteksi. Selain satu tombol, ada versi 4 tombol dan lebih.

IMG_1372

 

Setelah monitor kecil saya dipindahkan ke mobil supaya Joshua bisa nonton (dan tidak melihat ke samping terus ke layar kakaknya). Saya perlu membeli layar kecil lagi untuk testing berbagai SBC. Ketika Jonathan melihat layar kecil ini, dia malah ingin itu jadi jam di kamarnya. Jadi saya setup menjadi jam paw patrol (pake chrome kiosk mode + HTML/JS).

Jam ini jadinya mahal sekali, tapi nanti saya berencana menambahkan fitur lain.

20160811_070502 (1)
Gambarnya akan berubah tiap beberapa menit

Pokemon

Waktu kami liburan di Indonesia, Pokemon Go sudah ada di sana, tapi ternyata ketika sampai sini, bisa login, tapi belum ada apa-apa (semua mapnya blank). Saya confirm dengan membaca berita bahwa Pokemon Go sempat aktif di hari pertama, tapi kemudian dinonaktifkan di Thailand.

Saya teringat game Pokemon yang ada di Nintendo DSi saya, jadi saya coba ajari Jonathan Pokemon Diamond & Peal (tahun 2007). Dengan homebrew GBC emulator, saya juga tunjukkan Pokemon Yellow (tahun 1998). Ternyata Jonathan bisa enjoy game ini juga. Dia bisa cepat mengerti mekanisme gamenya.

IMG_1363

Seminggu yang lalu ketika kami sedang ke Bangkok untuk mengurus paspor Risna dan Jonathan, Pokemon Go akhirnya tersedia di Asia Tenggara. Saya dan Risna menginstall game ini di HP masing-masing. Sekarang ini kami jadi sering jalan-jalan ke luar untuk menangkap Pokemon dan menetaskan telurnya. Ketika kembali saya perlihatkan game pokemon yang lama, Jonathan segera mengenali nama-namanya, seperti Pidgey, Rattata, Magikarp, dsb.

13891860_10155222768478538_8049029765484130913_n

Sebagai programmer, saya cukup penasaran dengan API Pokemon Go-nya. Setelah API-nya sempat ditutup, para reverser berhasil membongkar Unknown6 dan membuat API-nya jalan lagi. Setelah membuat account baru, saya mencoba Pokemon Map. Lumayan juga untuk memutuskan apakah akan jalan-jalan ke Horizon Park atau Night Safari (di Horizon Park cuma ada satu Pokestop).

horizonpark
Horizon Park
night-safari
Night Safari

Saya juga menjalankan Pokemon Bot untuk sekedar menaikkan level dan mendapatkan Lure Module. Lure Module ini akan dipakai untuk menarik pokemon ke pokestop dan akan bisa dinikmati oleh account asli kami. Jadi niatannya pake bot nggak untuk take over PokeGym. Setelah melihat API-nya, bisa dilihat beberapa hal detail seperti misalnya bahwa foto tiap Pokestop akan didownload penuh (versi foto biasa/rectangle, bukan versi bulat yang muncul di App-nya)

pokebot

Membaca source botnya juga cukup menarik. Hanya dalam beberapa minggu mereka sudah mempelajari berbagai batasan Pokemon Go (misalnya berapa kecepatan maksimum berjalan untuk menetaskan telur) dan mengimplementasikan berbagai fitur menarik (berjalan mengikuti path tertentu, berbagai nilai random untuk mensimulasikan behavior manusia).

Dari API dan protokol Pokemon ini, bisa diketahui bahwa: kita tidak perlu mengirimkan foto dari kamera (bahkan mode AR juga bisa dimatikan di app resminya, jadi jika kita tutup kameranya dengan lakban pun pokemon ini masih bisa dimainkan). Aplikasi ini memang mengirimkan koordinat kita, tapi hanya ketika berjalan di foregound, masih masuk akal (dibandingkan Google Now yang selalu memonitor posisi kita, termasuk di mana kita parkir terakhir kali).

Sattelite Receiver

Kami memasanga antenna parabola ketika orang tua saya akan datang ke sini, supaya mereka bisa melihat siaran Indonesia. Antena ini dipasang dengan paket dekoder standar. Setelah itu TV ini jarang dipakai. Kami sempat merekam cukup banyak episode Paw Patrol bahasa Indonesia supaya Jonathan bisa belajar Bahasa Indonesia, tapi kemudian Global TV selalu mengulang siarannya, jadi kami tidak merekam lagi.

TV ini jarang kami akses salah satunya karena harus berada di depan TV di ruang tamu, plus harus switch input HDMI dulu. Jadi saya membeli dekoder baru (di Aliexpress) yang mendukung streaming langsung. Sekarang kami bisa menikmati TV Indonesia dari Android maupun PC, serta bisa juga langsung diakses dari Kodi.

IMG_0997

Di Android, aplikasi DreamPlayer bisa dipakai, di desktop bisa memakai VLC yang cross platform. Sesekali jika ada teman yang bilang: ada sesuatu yang menarik di TV, saya bisa mengaksesnya dengan mudah.

 

2016-08-10
“Google Maps”, “Pokemen”

Sistem operasi yang dipakai adalah Linux (OpenATV), jadi bisa dicustomize. Saya juga bisa menjalankan dvbsnoop untuk melihat paket data raw yang diterima oleh satelit ini. Tapi sampai saat ini saya belum ngoprek lebih jauh.

dvbsnoop

Lain-lain

Setelah dulu saya mencoba beli helikopter seharga 0.99 USD karena beruntung di Banggood.com (walau “keberuntungan” nya dibantu oleh skrip), saya membeli quad copter kecil. Sebenarnya saya belum akan banyak memainkan ini (masih cukup bahaya ketika dipegang Jonathan, bisa menabrak atap, masuk ke halaman orang, dsb), tapi ini saya beli sekarang karena khawatir Thailand akan memperketat import quadcopter di kemudian hari

20160812_074606.jpg

Waktu di Don Muang ketika kembali ke Chiang Mai, saya coba RTL SDR dan lucu juga dapet nama flight TEST1234

bandara-donmuang

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *