WIFI Witty ESP8266

Meskipun sudah memiliki beberapa board ESP8266 saya iseng memesan dua board WIFI Witty dengan harga 2.75 USD per boardnya. Saya tadinya berharap ini bisa jadi board super murah yang sangat bagus untuk memperkenalkan IOT. Bedanya dengan board lain, board ini memiliki: LDR (Light Dependent Resistor), tombol, dan LED RGB. Sayangnya ternyata pada dua board yang datang, LED RGB-nya tidak jalan (yang satu bahkan polaritasnya terbalik). Sepertinya saya harus mencari seller WIFI Witty yang lebih baik walau mungkin tidak akan semurah ini harganya.

Dengan adanya button dan LED built in, maka pemula tidak perlu sama sekali menyiapkan saklar dan kabel serta tidak perlu breadboard untuk menaruh saklarnya. Dengan skrip sederhana, kita bisa langsung membuat sesuatu seperti Amazon Dash button.

Dengan LED RGB (Andaikan ini bekerja), maka pemula juga tidak perlu menyiapkan kabel, resistor, boreadboard LED untuk membuat aplikasi sederhana seperti misalnya notifikasi email, notifikasi cuaca, dsb.

LDR juga bisa jadi input yang menarik, misalnya jika benda ditaruh di dalam lemari, maka ketika lemari dibuka dan cahaya masuk maka nilai resistansi akan berubah. Kita bisa memberikan notifikasi jika pintu lemari dibuka. LDR juga bisa digunakan untuk memonitor cahaya di sebuah ruangan (akan berubah jika cuaca cerah/mendung).

Sebenarnya board ini dijual oleh sebuah perusahaan China yang juga menyediakan SDK dan layanan cloud tapi karena kebanyakan dokumentasinya dalam bahasa China kebanyakan orang langsung memprogram saja dengan tools yang sudah ada (Lua/Python/C, dsb). Saya sendiri memakai Arduino IDE memakai profile NodeMCU versi 1.0.

Board ini terdiri dari dua bagian, bagian atas adalah ESP8266, dan bagian bawahnya adalah serial port to USB (CH340). Teorinya begini: jika kita ingin memprogram benda ini maka kita bisa menumpuk board serial adapter dan jika kita ingin memakai boardnya saja setelah selesai diprogram, kita bisa cabut bagian atasnya saja supaya ringkas.

20160921_055214

Kenyataannya ini merepotkan ketika development. Dalam kondisi tertumpuk dengan bagian bawahnya, maka semua GPIO tidak bisa saya hubungkan ke manapun. Jadi akhirnya prosesnya begini: develop, flash programnya, cabut flashernya (bagian bawahnya), colok lagi semua kabel GPIO, test, dan jika gagal maka lepaskan lagi kabelnya, pasang lagi flashernya, dst. Jadi untuk development masih lebih nyaman memakai board NodeMCU atau yang lain.

20160921_061849.jpg

Kesimpulannya: board ini cukup menarik tapi masih memiliki beberapa kekurangan. Andaikan saja ada board lain semurah ini untuk memperkenalkan IOT (tanpa perlu menyolder, tanpa perlu ekstra kabel/breadboard/resistor/LED). Board ini masih cukup menarik untuk deployment ESP8266. ESP-01 sangat murah tapi GPIO terbatas, NodeMCU fiturnya hampir sama tapi ukurannya lebih besar. Rencana saya: develop dengan NodeMCU, jika sudah selesai flash ke Witty WIFI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *