Resensi Film

Belakangan ini gw agak sering ke bioskop 😛 selain karena emang banyak film bagus, kadang karena bioskop penuh untuk film tertentu yang pengen gw tonton, daripada ga jadi nonton ya udah deh gw nonton film yang lain. Untuk mengingat beberapa hal dari film itu, gw coba untuk membuat resensi dan sedikit pro dan kontra yang ada dalam pikiran gw ketika menonton. Well kadang2 kalau udah terlalu banyak hal yang harus gw inget, fakta2 yang terjadi di film ini menjadi salah satu hal yang duluan hilang dari ingatan gw :P. Resensi ini gw tuliskan berdasarkan urutan film mulai dari yang paling lama sampai yang paling baru gw tonton: Van Helsing, Out of time, The Day After Tomorrow, Bone Snatcher, Troy dan Gothika


1. Van Helsing

Rating yang gw kasih untuk film ini : Imaginasi pengarangnya bagus, Visual Efeknya keren, kategori film yang lebih enak di tonton di layar lebar.
Film Van Helsing ini menggabungkan cerita drakula, manusia serigala,dr.Jekyl & Mr.Hyde dan juga Frankeistein dalam satu jaman. Setting cerita mengambil suatu masa di jaman dahulu kala, teknologi yang digunakan untuk jaman dahulu kala cukup sesuai, gedung2nya juga di gambarkan cukup sesuai.

Van Helsing adalah seorang tokoh pahlawan yang bertugas menangkap mahkluk jadi2an seperti dr.Jekyl & Mr.Hyde ataupun Drakula, tapi dia seorang yang tidak mempunyai masa lalu, dia tidak ingat bagaimana masa lalunya, layaknya tokoh jagoan dia emang agak terlalu jago :P, aksinya bolehlah. Singkat cerita karena dia cukup jago maka namanya sudah cukup dikenal oleh seluruh dunia sebagai tokoh yang disegani di rimba persilatan (loh kok jadi ngelantur :P). Cerita film ga seru kalo ga ada kisah cinta, di film ini tokoh Van Helsing ‘tertarik’ dengan seorang gadis dari keturunan yang bersumpah memberantas drakula (too bad, gw lupa nama cewe itu :P). Jadilah ceritanya mereka bahu membahu untuk memberantas drakula. Disini diceritakan bagaimana legenda tentang menghancurkan raja drakula dsb. Gw ga tau benar atau nggak tapi kreatif juga membuat cerita bahwa drakula hanya bisa dibunuh oleh manusia serigala. Hmm..terlalu membosankan kalo gw cerita detail disini, mungkin cerita Van Helsing ini agak ‘biasa’ saja, tapi cara menyajikan cerita dan ide cerita menggabungkan ini cukup kreatiflah kata gw, walaupun ada beberapa hal yang masih jadi pertanyaan antara gw dan Joe, Gw bilang masa lalu Van Helsing adalah manusia serigala, kata Joe, Van Helsing membunuh si raja drakula itu dulu waktu sama-sama manusia. Ga tau juga deh, soalnya kadang2 ada fakta2 yang terlalu cepat disebutkan dan ga sempat gw cerna, mungkin kalo gw tonton ulang gw bisa coba meneliti persisnya ceritanya gimana


2. Out of Time

Rating yang gw kasih untuk film ini : Agak membosankan di awal, cukup menarik jalan ceritanya, kategori film yang cukup ditonton di rumah saja (tapi gw nontonnnya di bioskop :P).
Film ini lebih ke arah drama daripada aksi, cerita tentang perselingkuhan yang di gunakan untuk menipu seorang kepala polisi (malu banget yah, kepala polisi bisa-bisanya ditipu :P, jadi inget kapolsek yang hp nya di copet di krl depok). Well..penipuan ini melibatkan uang yang ga sedikit jumlahnya. Gw ga komentar banyak, pesan moral dari cerita ini adalah : walaupun kamu sedang jatuh
cinta, masalah tugas dan tanggung jawab pekerjaan terutama yang menyangkut duit yang besar, jangan sampai tertipu oleh wanita, apalagi kalau wanita itu adalah wanita yang selingkuh dari suaminya :P. Umm..mungkin lebih baik lagi adalah : jangan selingkuh deh 😛

3. The Day After Tomorrow

Rating yang gw kasih untuk film ini : ide ceritanya kreatif, visual efeknya keren, jalan ceritanya mengharukan, kategori film yang lebih asik ditonton di bioskop, lebih asik lagi kalo bioskopnya dingin 😀

Film ini bercerita tentang bagaimana bila karena pemanasan global yang terjadi, iklim di bumi menjadi sangat dingin, terjadi badai, dan kemungkinan bumi akan kembali ke jaman es dalam waktu hitungan hari. Bagaimana jika kita bisa dengan sangat cepat membeku bila kita berada di luar ruangan. (belakangan ini bandung juga sangat dingin, semoga bukan karena pemanasan global seperti di film ini). Yang paling menyebalkan dalam kondisi yang udah mulai memburuk, orang2 pemerintahan masih ga mau mendengarkan ilmuwan, mereka menganggap ilmuwan itu mengada2, mungkin pelajaran yang perlu di ambil selain kita harus memikirkan bagaimana mengurangi pemanasan global juga kita harus perduli dengan hasil penelitian para ilmuwan, jangan mikirin politik dan ekonomi doang tapi ga mikirin tindakan kita terhadap lingkungan, jangan cuma nebangin pohon dan memperluas area aja tapi ga memikirkan reboisasi (lho kok gw jadi kampanye lingkungan hidup gini :P) . Di film ini digambarkan juga bagaimana model dan simulasi (salah satu mata kuliah di informatika :D) digunakan untuk memprediksi bagaimana kemungkinanan jalannya badai dalam beberapa waktu mendatang. Kalo gw liat sih tampilan softwarenya ga canggih2 amat, tapi kalo emang aplikasi seperti itu ada, well..kata gw keren jugalah, kita bisa memasukkan data dan mencobakan berbagai simulasi apa yang akan terjadi pada bumi, kalau kita tau efek kerusakannya (dan tentunya percaya akan hasil simulasi yang kemungkinan melesetnya sedikit) kita juga bisa siap2 untuk mencegah terjadinya kerusakan bumi yang lebih parah. Hihiihi setelah nonton film ini tiba2 gw jadi anggota gerakan lingkungan hidup deh 😀


4. Bone Snatcher

Film ini sebenernya bukan termasuk film yang gw tunggu2, kemaren rencananya mau nonton Troy, tapi antrian banyak banget, yah udah deh, akhirnya ngeliat Bone Snatcher. Tadinya gw mengharapkan film yang ‘seru’,’seram’ dan ‘menegangkan’. Well…film ini agak kurang ‘menegangkan’. Diawal efek yang diberikan udah cukup bagus, untuk pemandangan gurun pasir juga cukup bagus sih, tapi apa daya, gw tetep aja merasakan kurang. Tapi walau kurang dari visual efeknya, ide cerita film ini cukup menarik, ceritanya di gurun ada mahluk yang memangsa dengan sangat cepat dan menyisakan tulang belulang saja, bukan hanya itu, mahluk itu menggunakan tulang dari mangsanya menjadi rangka untuk berjalan. Dan tahukan mahluk apa itu sodara-sodara? ehhehehe…mahluk itu hanyalah semut , tapi bukan sembarang semut karena semut ini adalah semut pemakan daging dalam jumlah yang banyak :(. Jadi takut kalo liat semut, takut kalo semutnya bekerja sama dengan temen2nya terus memakan gw..oh..tidakkk….:((

5. Troy

Rating film ini : visual efeknya keren, sound efeknya juga cukup mendukung. Film perang yang tergolong film kolosal. Jalan cerita film ini agak lambat, walaupun mungkin tujuannya adalah supaya kita bisa menikmati pemandangan kota di jaman dahulu kala di jaman Achilles dan Hector hidup.

Film ini mengingatkan gw akan tulisan gw tentang : Cinta kuat seperti maut. Film perang ini di angkat dari legenda Perang Troya, perang antara kerajaan Troy lawan Yunani karena Paris, pangeran dari Troya yang membawa lari Helen istri orang (tepatnya istri raja di Yunani). Well..siapa sih yang ga marah istrinya di bawa lari. Tapi sayangnya keadaan ini di manfaatkan oleh orang serakah yang memang dari dulu pengen perang dengan Troy. Alasan penghinaan karena istri di bawa lari di jadikan awal dari perang yang melibatkan seluruh Yunani (padahal ceritanya dulu di Yunani itu ada beberapa kerajaan kecil).

Di film ini ada seorang Achilles yang terlalu jago dalam berperang, di film ini juga digambarkan bagaimana orang mencari apa yang disebut ‘kemuliaan’ dan pengen namanya tetap di kenang (jadi inget pepatah manusia mati meninggalkan nama). Nah si Achilles ini juga salah satu orang yang hobi perang supaya namanya di kenang. Ada yang menarik dan pengen gw komentari dari film ini, ceritanya ada kuil dewa Apollo yang disembah oleh rakyat Troya, nah ketika kuil ini di serang ada pernyataan : kalau memang dewa Apollo marah, kenapa dia membiarkan kuilnya di serang. Disitu gw berpikir, seperti manusia sekarang, kita juga mungkin sering melakukan dosa dengan sengaja, terus kita sering membela diri kita dengan, loh kalo Tuhan emang tahu gw berdosa, kok gw ga dihukum langsung? (duh gw jadi kemana-mana deh). Singkat kata, film ini ‘enak dilihat’, tapi tetep pesan moralnya : jangan selingkuh 😛


6. Gothika

Ini film yang paling terakhir gw tonton, tadinya gw udah ga mau nonton mengingat 2 hari sebelumnya berturut2 gw udah nonton, tapi…setelah bertanya ke temen gw resensi pendeknya, akhirnya gw malah jadi nonton, dan…ga nyesel, film ini seru dan menegangkan!!, TOP deh. Cerita film ini jalannya cukup cepet, ketegangannya juga cukup membuat gw sering menahan napas, kejutan – kejutannya juga cukup bagus, sampai setengah film ini berjalan, gw belum tahu akhir film ini akan seperti apa. Intinya adalah seorang psikiater yang biasanya menjadi dokter buat orang gila, kemudian dituduh melakukan pembunuhan kepada suaminya, lalu dia dimasukkan ke rumah sakit itu menjadi orang gila..Kebayang ga sih, biasanya dia jadi dokter disitu, tau2 dia dituduh gila, belum lagi dia mendapat gambaran2 seperti halusinasi yang membuat dia berpikir apa iya dia gila. Gw ga mau cerita banyak tentang film ini, ntar ga seru lagi buat yang masih pengen nontonnya. Tapi buat yang suka film ‘hantu’ yang menegangkan dan seru, film ini layak buat ditonton. Umm..mengingat film ini agak gelap, mendingan nontonnya di bioskop,biar kesan seramnya semakin terasa hehehe, kemaren gw nonton banyak yang sama2 berteriak dan menahan napas di bioskop .. .hehhe … sampai pulang gw masih agak terbawa suasana :p

Walah udah banyak banget yah filmnya, tapi masih ada beberapa film yang pengen gw tonton, antara lain : Harry Potter 3 dan Kill Bill 2. Dari kemaren nungguin Kill Bill ga turun2 nih 🙁

5 thoughts on “Resensi Film”

  1. Kalo yg g tangkep seh dulu dia manusia srigala jg,makanya bs bunuh drakula. Tp ngak jelas juga seh bgmana tau2 drakulanya idup dan van helsingnya jd manusia. Byk yg ilang yaa

  2. thanx bgt bwt yg rajin bwt resensi film:smile:
    coz,ini ngebantu bwt tgs bahasa gw,,,:lol:

  3. saya suka blog kamu. Siapa tahu kita bisa bekerja sama di kemudian hari
    yang jadi cewe pembasmi vampir itu namanya kate beckinsale. Dia main di underworld 1 dan 2 dan click juga serendipity. Makasih banyak

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.