Lain di Tulis Lain di Hati

Tadinya mau minjem judul lagu Rano Karno yang ini, tapi ga jadi soalnya yang dibahas bukan apa yang keluar dari mulut tapi apa yang ditulis dari jari. Masih agak nyambung dengan tulisan sebelumnya. Pertanyaan saya adalah, kalau orang yang lain di bibir lain di hati ini masuk kategori bohong, kalau lain di tulis lain di hati termasuk kategori apa yah?

Hari ini, saya menerima banyak feed baru di Google Reader saya. Sebagian besar feed dari blog friendster yang baru diupgrade. Tulisan yang masuk sebenarnya tulisan-tulisan yang sudah lama. Tapi membaca kembali tulisan teman-teman saya, membuat saya ingat dengan beberapa hal yang terjadi yang terkait dengan tulisan mereka. Saya jadi teringat dengan percakapan saya dengan Joe. Joe pernah bilang, ada baiknya kita menuliskan apa yang benar-benar kita rasakan dalam tulisan kita (terutama saat-saat menyenangkan). Sebagai pasangan, mungkin akan ada masa-masa yang tidak terlalu menggembirakan, dan ketika kita membaca tulisan dari pasangan kita, bisa membuat hati lebih gembira. Setidaknya apa yang dituliskan saat itu adalah apa yang dirasakan dengan jujur.

Membaca postingan lama, bisa membuat teringat dengan peristiwa yang terjadi di masa tulisan itu dituliskan. Yang saya tidak mengerti, bagaimana kalau yang dituliskan itu berbeda dengan apa yang sebenernya dirasakan di hati saat menuliskan? Perasaan apa yang akan diingat ketika membaca tulisan yang berbeda dengan yang ada di hati?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.