7 Tahun di Chiang Mai

Tanggal 2 Mei, 7 tahun yang lalu, saya dan Joe untuk pertama kalinya tiba di Chiang Mai. Kesan pertama kami kota ini adem dan sepi yang ternyata ga sepenuhnya benar. Tiap bulan Mei memang ada hujan di tengah musim panas. Terkadang hujannya juga dadakan dan deras lalu kembali berganti panas lagi. Walau dugaan kami ga sepenuhnya benar tapi kami ternyata betah di sini.

Dibandingkan dengan 7 tahun lalu, traffic lalu lintas di kota ini semakin padat. Mungkin juga karena banyak orang dari Bangkok dan dari selatan pindah ke sini akibat banjir ataupun kerusuhan yang sering terjadi di sana. Mall yang selama 6 tahun pertama cuma ada 1, sekarang sudah ada tambahan 3 mall yang lebih baru dalam setahun terakhir. Kami yang 5 tahun pertama betah di condo juga sudah pindah rumah 2 kali dalam 2 tahun terakhir (tapi kali ini beneran ga ada niat pindah kecuali kantor Joe pindah). Soal makanan kami sudah tidak terlalu kangen lagi dengan makanan Indonesia tapi tetap bahagia kalau bisa makan Indomie ataupun rendang. Kalau ditanya ada niat pulang ke Indonesia ga? Pertanyaan itu tetap belum bisa dijawab karena ga menemukan kota di Indonesia yang seperti Chiang Mai .

Apa sih yang lebih dari chiangmai ? Kalau dibandingkan dengan Bandung atau Jakarta atau Medan sebagai kota yang kami pernah tau, kota ini aman dan so far orang yang kami temui orang baik dan bisa dipercaya. Sebenernya ada juga kasus kriminal yang terjadi di Kota ini, tapi sangat jarang kami dengar beritanya (mungkin juga karena kami ga baca koran dan ga nonton TV lokal). Berikutnya jalanan juga relatif lancar dan kemana-mana bisa dicapai dalam waktu ga lebih dari sejam.

Hidup di Chiangmai sejauh ini sangat menyenangkan dan nyaman. Masih betah tinggal di sini, apalagi sejak semakin lancar berkomunikasi dalam bahasa Thai. Masih terus berusaha belajar baca tulisan cacing biar bisa semakin betah lagi.

4 thoughts on “7 Tahun di Chiang Mai”

  1. Hai mbak, selamat sore (waktu jakarta)

    menarik sekali tulisannya..
    kebetulan saya sedang mencari beberapa referensi baik transportasi dan juga tempat tinggal di chiang mai, karna kalau tidak ada halangan saya akan melanjutkan study di chiang mai awal agustus nanti.

    salam kenal ya mbak..

    1. Setuju dengan Ryan, tulisan-tulisan di blog ini menarik.
      Sama seperti Ryan saya juga berencana ke sana Agustus ini. mba Admin boleh share tips mencari tempat tinggal (kos/ apartemen) yang terjangkau oleh mahasiswa (beasiswa, harus pinter2 cari tempat murah) di Chiang Mai. Kalu tidak keberatan share lewat PM ya mba. [email protected]

      terimakasih sebelumnya

      @Ryan
      Ambil kuliah apa Ryan?
      Saya juga akan ke sana besok Agustus (semoga dilancarkan)

      1. halo beni, salam kenal juga. sepertinya lagi banyak yang berminat melanjutkan sekolah di chiang mai ya. Mencari tempat tinggal di sekitar kampus tergantung kampusnya, nanti saya kenalkan ama temen yang jadi mahasiswa ya, soalnya saya di sini tinggalnya gak di daerah kampus dan ga pengalaman jadi mahasiswa di sini hehee

    2. halo ryan, salam kenal juga. di sini nantinya akan kuliah di uni mana? secara umum kota ini nyaman buat ditinggali tapi sejauh ini transportasi umumnya tidak ada. kalau ga punya motor atau mobil ya kemana-mana perlu buat naik taksi yang sistem tawar (tuk tuk ataupun song thew). Kalau tempat tinggal dekat dengan kampus mungkin bisa juga naik sepeda. Nanti saya bisa kenalkan dengan teman yang kuliah di sini juga, mungkin mereka lebih bisa cerita soal kehidupan kampus dibanding saya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.