30 Hari Mencari Ide Blog

Kalau dulu ada film 30 hari mencari cinta, sepanjang bulan November ini buat saya 30 hari mencari ide untuk menulis. Ikut tantangan menulis selama 30 hari sepanjang bulan November yang digagas dari grup ODOP. Hasilnya? walau kadang ide itu datangnya menjelang tengah malam, 29 dari 30 berhasil saya lakukan. Absen 1 hari karena ikut ketiduran pas nemenin Joshua tidur hahaha.

Awalnya saya sering diprotes ama Joe karena mulai jarang nulis blog. Dalam setahun kadang saya cuma nulis 3 post: menyambut tahun baru, mengingat betapa tahun di Chiang Mai dan ya kadang topik random. Berbagai alasan sih yang bikin berhenti ngeblog, diantaranya ya ga mood.

Beberapa bulan lalu, saya tergerak buat ikut ODOP99days. Walau namanya one day one post alias sehari 1 posting, tapi persyaratannya minimal 1 minggu 1 postingan 500 kata atau lebih dengan topik bebas. Saya pikir, ini pemanasan yang bagus buat saya. Targetnya ga muluk-muluk, asal terpenuhi syarat minimum aja udah bagus dong. Selama beberapa bulan saya berhasil menuliskan 1 blog 1 minggu. 

Akhir Oktober lalu, tercetuslah ide untuk tantangan untuk menulis setiap hari selama bulan November. Ada berbagai usulan apakah tantangannya termasuk mengikuti topik tertentu untuk 30 hari, tapi akhirnya disepakati tantangan ini untuk melatih diri masing-masing, jadi masing-masing boleh menentukan topik tulisan setiap harinya, dan tidak ada batasan minimum jumlah kata. Karena agak longgar persyaratannya, saya pikir, baiklah kita lihat apakah saya bisa menemukan ide setiap hari untuk ngeblog.

Saya berusaha menuliskan daftar topik untuk dituliskan selama 30 hari. Tapi karena saya ini penulis musiman dan mood-moodan, kadang-kadang sulit rasanya menuliskan sebuah topik yang tidak sedang dalam pikiran saya. Akhirnya, jadilah saya menuliskan blog post berdasarkan apa yang sedang terpikirkan di hari itu. Ada hari di mana saya tahu dengan pasti apa yang ingin saya tuliskan, tapi banyak juga hari-hari di mana saya kehilangan semangat menulis lagi. Tapi akhirnya dengan semangat dari teman-teman di group dan tentunya Joe yang menjadi pemberi ide dan pembaca pertama, jadi juga 30 hari dengan 29 blog post di bulan November ini.

Kesimpulan dari tantangan bulan ini adalah saya bisa kalau terpaksa. Dalam banyak hal, saya harus memaksakan diri melakukan apa yang sudah saya tetapkan menjadi komitmen saya. Komitmen bukan cuma sekedar niat itu lebih penting. Kadang-kadang tulisan saya berasa sangat jauh dari niat awal menulisnya, tapi tujuan menulis bulan ini memang untuk membuktikan kalau menulis tiap hari itu tidak mustahil. Kesibukan setiap harinya akan selalu ada, tapi menulis harus disempatkan.

Mungkin ada yang bosan membaca tulisan saya, karena terasa kurang bermutu dan penggunaan kosa kata yang campur-campur. Tapi buat saya menulis bulan ini lebih untuk diri sendiri. Kadang-kadang membaca tulisan yang lama, saya bisa ingat sesuatu yang saya lupa. Misalnya saja, karena menulis soal e-mail, ada tulisan lama terkait tentang g-mail dan ada fakta yang saya lupa tentang mendapatkan tiket nonton Shrek dari mengirimkan invitasi gmail. Saya lupa dari siapa saya dapat tiket nonton Shreknya hahaha. Tapi perasaan senangnya teringat kembali. Menulis itu mengabadikan momen untuk dibaca lagi. Mungikin saja, arsip blog ini dikemudian hari bakal dibaca oleh anak cucu kami. Kalau isinya semua tulisan teknisnya Joe, bisa-bisa mereka harus lulus Informatika dulu baru ngerti isi tulisannya. Jadi biarlah tulisan saya ini untuk mengimbangi beratnya pembahasan tulisan Joe hehehe.

Jadi, November berakhir hari ini. Apakah menulis blog nya berhenti sampai hari ini saja? Hmm.. saya belum bisa memutuskan. Ada keinginan untuk menuliskan di media lain yang tidak di share secara publik, tapi sebenernya menuliskan blog begini juga cukup menyenangkan juga. Mari kita putuskan besok hehehe. Yang pasti sih, masih mau ikutan challenge menulis tiap hari selama Desember juga, cuma ga tau aja mau di mana nulisnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.