Cerita Liburan Phuket Hari ke-3: Rawai Kids Park dan Pantai Rawai

Hari Selasa 30 Juli 2019, merupakan hari ke 3 dan sekaligus hari terakhir kami untuk eksplorasi Phuket. Karena sekarang ini lagi musim hujan dan banyak warning mengenai air laut yang sedang agak naik, kami tidak merencanakan untuk naik boat (selain itu Joshua juga selalu menjawab tidak mau kalau diajak naik boat). Jadi rencana hari terakhir ini kami akan eksplorasi sekitar hotel saja.

Pagi hari kami sarapan dulu dan berenang di hotel. Selesai berenang, kami ambil shuttle dari hotel untuk ke Pantai Rawai. Sebelum berangkat, saya baca ada tempat bermain anak-anak di dekat pantai Rawai yang juga ada restorannya. Karena sudah waktunya makan siang, kami memutuskan untuk belok ke arah Rawai Park tersebut.

Shuttlenya lebih besar dari bajaj/tuktuk

Ibu-ibu yang membawa shuttlenya baik hati, kami diantar sampai ke kids park. Kalaupun jalan, dari pantai ke kids park ini ya sekitar 500 m lah.

jam buka dan petunjuk dilarang bawa makanan masuk

Biaya masuk kids park ini untuk hari biasa 200 baht/anak untuk main sepuasnya. Orang dewasa dikenakan biaya juga 100 baht/orang. Untuk weekend dan hari libur, biaya anak-anaknya 350 baht, sedangkan dewasa sepertinya tetap 100 baht. Tempat ini cukup murah kalau dibandingkan tempat bermain di mall di Chiang Mai ataupun di Jakarta. Biaya 200 baht/anak itu bisa akses ke waterpark, playground outdoor, sand area dan juga tempat bermain indoor yang ber AC.

Menu makanan di restorannya harganya juga tidak terlalu mahal. Kami makan ber-4 sekitar 500 baht (ini tentunya tergantung dari porsi makanan yang dipesan juga).

main pasir sebelum makan

Sambil menunggu makanan datang, anak-anak main pasir dulu. Lalu setelah makan, anak-anak main di playground outdoor. Karena kami sudah berenang di hotel, saya tidak membawa baju ganti untuk bermain di area waterparknya. Jonathan kepingin main di waterparknya, tapi ya, mataharinya juga sangat panas waktu itu. Waterparknya kolam dangkal dengan slide dan sesekali ada busa disemprotkan ke kolam. Mungkin lain kali kalau main ke sana bisa dari pagi karena kalau saya baca websitenya mereka menyediakan sarapan jam 7 pagi.

waterpark keliatan dari restoran, tapi anak-anak gak mainan ini lagi karena sudah berenang di hotel

Selesai makan, anak-anak main di playground di luar, setelah itu karena panas kami masuk ke playground indoor.

Khusus ruang bermain indoor wajib menggunakan kaus kaki. Kalau tidak membawa kaus kaki, kita bisa membeli seharga 40 baht sepasang. Ruangannya cukup luas dan ada banyak pilihan mainan. Setelah agak lelah bermain, kami istirahat dan makan eskrim di area bermain outdoor. Setelah itu, kami pikir anak-anak sudah akan minta pulang, eh ternyata mereka minta masuk ke dalam lagi.

Sekitar jam 4.30 sore, akhirnya kami memutuskan membawa anak-anak jalan ke pantai. Joshua sudah terlihat mengantuk dan kecapean. Kami beli susu di family mart di seberang pantai Rawai dan bermain sebentar di pantai.

Pantai Rawai ini lebih besar daripada pantai Yanui, tapi ada lebih banyak perahu yang sandar di sana. Kami tidak menjalani keseluruhan pantai, jadi tidak melihat di bagian mana kira-kira anak-anak bermain air. Karena Joshua mulai terlihat makin ngantuk, akhirnya kami memutuskan pulang ke hotel sekitar jam 5.

Karena Shuttle dari hotel hanya ada 1 arah ke pantai dan tidak sebaliknya, kami memanggil grab untuk pulang ke hotel. Sebenarnya kalau Joshua dalam kondisi tidak mengantuk, kemungkinan kami akan jalan pulang, karena jaraknya ke hotel hanya sekitar 1,3km dan jalannya biasa saja. Tapi gak mungkin menggendong Joshua sejauh itu, jadi kami naik Grab saja. Biaya Grab di Phuket tergolong mahal kalau dibandingkan dengan di Chiang Mai. Untuk sampai jarak tertentu sepertinya biaya minimumnya 370 baht.

Pulang ke hotel, Joshua masih melanjutkan tidurnya. Sepertinya dia benar-benar kehabisan tenaga setelah bermain berjam-jam di Rawai Park. Kami memutuskan untuk makan malam di hotel saja dan istirahat supaya perjalan pulang esoknya kami semua dalam keadaan segar.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.