Konsonan Ganda dalam bahasa Thai (4)

Tulisan ini merupakan bagian terakhir tentang pembahasan konsonan ganda dalam bahasa Thai. Untuk mengingat kembali, saya akan tuliskan resume dari 3 bagian pertama.

  1. aksonnaam อักษรนำ dimana aturan membaca silabel konsonan ke-2 tergantung dari jenis konsonan pertamanya (leading konsonan). Lebih lengkapnya baca lagi di bagian 1.
  2. อ นำ ย (o nam yo) dan หอนำ (honam). Walaupun ada 2 konsonan, kata yang dihasilkan hanya memiliki 1 silabel. Tanda baca yang ada di atas konsonan ke-2 mengikuti aturan baca dari kelas konsonan pertama. Lengkapnya baca di bagian 2.
  3. กษรควบแท้ atau akson khuap thee dan อักษรควบไม่แท้ atau akson khuap mai thee. Di bagian ini hanya ada 1 silabel yang dihasilkan oleh konsonan ganda. Lengkapnya baca di bagian 3.

Nah di bagian terakhir ini, saya hanya menambahkan beberapa contoh lain. Salah satu kesulitan dalam membaca tulisan Thai, setelah mengingat sekian banyak bentuk, harus ingat juga aturan membacanya. Kalau dalam bahasa Indonesia konsonan ganda itu biasanya akan dibunyikan bersama-sama, tapi dalam bahasa Thai tidak begitu.

Jadi jangan heran kalau membaca tulisan Thai yang tidak ada spasi dan konsonan semua beruntun ya hehehe. Menurut teman-teman yang asli Thai, setelah sering berlatih kita akan hapal dengan ejaan dari kata-kata tersebut.

Konsonan Ganda sebagai Silabel Lengkap

Masih ingat dengan vokal yang berubah bentuk? Vokal o pendek (โ-ะ) yang tidak dituliskan juga menyebabkan kita harus membaca 2 konsonan yang berurutan dengan menyisipkan bunyi o diantaranya. Konsonan pertama menjadi konsonan awal dan konsonan kedua menjadi konsonan akhir dan bunyi o pendek diantara konsonan awal dan akhir. Konsonan ganda ini tidak termasuk cluster, tapi saya tuliskan di sini karena yang terlihat oleh pembaca 2 huruf konsonan.

Berikut ini contohnya:

กบkop (nada rendah)
รสrot (nada tinggi)
ผลphon (nada naik)
ส่งsong (nada rendah)

Konsonan ganda di mana ada huruf o yang tidak dituliskan ini ada banyak sekali contoh lainnya, dan kadangkala bukan berupa 1 kata lengkap tapi menjadi bagian silabel dari kata lain.

Konsonan ganda รร yang bukan berbunyi r

Beberapa kata serapan dari sanskrit biasanya akan memiliki konsonan ganda รร yang dikenal dengan sebutan รอ หัน (ro han).

Kalau bukan bunyi r jadi bunyinya apa dong? bisa jadi bunyinya ‘an’ kalau di akhir silabel, atau ‘a’ pendek kalau ditengah-tengah 2 konsonan. Loh kok jadi jauh banget ya? Ya ini namanya kasus khusus.

Ada banyak kasus khusus dalam bahasa Thai terutama untuk penggunaan huruf ร ini, dan satu-satunya cara untuk ingat ya dihapalkan.

Untuk lebih lengkapnya saya akan tuliskan lain kali hehe. Sekarang ini saya akan memberi beberapa contoh kata dan membacanya saja ya.

Setelah belajar mengenai berbagai bentuk konsonan ganda dalam tulisan Thai, jangan heran kalau menemukan teks dengan beberapa huruf konsonan beruntun tanpa vokal sama sekali. Karena walau tidak tuliskan, di sana sini bisa jadi ada huruf vokal yang kita ketahui setelah belajar bagian konsonan ganda ini. Selain itu, kadang-kadang ada juga konsonan yang walau dituliskan tapi tidak perlu di baca. Kapan-kapan saya lanjutkan mengenai huruf yang tidak di baca dan juga mengenai kasus khusus lainnya dalam bahasa Thai.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.