Chiang Mai Crafts Week 2020

Gak terasa, sudah setahun lalu ke acara Chiang Mai Crafts Week. Hari ini Kamis 6 Februari sampai hari Minggu tanggal 9 Februari 2020 berlangsung acara yang sama, Chiang Mai Crafts Week ke-5. Setelah membaca buku Show your Work, saya bisa lebih menghargai semangat acara crafts week ini. Apalagi teman-teman di komunitas merajut lokal ada yang ikut berjualan/pamer hasil karya di acara ini.

Acara tahun ini berbeda lokasinya dengan tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena semakin banyaknya peserta yang ikut pamer karya dan juga demi kenyamanan pengunjung, maka panitia mencari lokasi yang lebih besar dan lebih gampang untuk urusan parkir buat orang-orang yang ingin melihat-lihat. Acaranya diadakan di Promenada Mall. Sebuah mall yang biasanya sepi, tapi punya tempat parkir yang sangat luas.

Saya akan menuliskan mengenai booth teman-teman di komunitas yang saya kenal. Ada 3 orang yang berkolaborasi untuk buka tempat ini. Yang 1 orang membuat boneka kain, 1 orang membuat sabun yang dibungkus merino wool yang di felt, dan 1 orang punya kelebihan stock benang jadi dia jual dengan harga murah. Teman-teman komunitas datang untuk menyemangati dan tentunya membeli karya mereka. Selain itu tentunya sambil mengunjungi hasil karya dari booth lain.

Mereka bekerja sama untuk menghias tempatnya supaya terlihat menarik, tentunya dengan dekorasi hasil karya yang mereka pernah kerjakan. Berhubung anak-anak saya laki-laki dan tidak main boneka, dan stok benang masih banyak, saya tidak membeli 2 produk itu. Saya membeli sabun handmade yang dibungkus merino wool, selain untuk mendukung teman ya juga karena sabunnya wangi.

Komunitas merajut yang saya ikuti ini biasanya selalu berkumpul setiap hari kamis untuk duduk merajut bersama. Jadi hari ini juga, banyak yang datang untuk melihat-lihat acara crafts week dan dilanjutkan duduk merajut sambil ngopi dan ngobrol. Oh ya, sebenarnya komunitasnya tidak terbatas untuk yang merajut saja. Seperti biasa, namanya orang udah main benang, ada yang hobinya meluas selain rajutan juga sulaman dan jahitan. Intinya berkarya dan berkreasi.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ada banyak booth yang mengadakan workshop (tentunya dengan biaya tertentu). Tapi ada 1 booth yang menarik untuk anak-anak. Menempelkan kertas warna-warni yang sudah dibasahi ke gambar yang dicetak dikertas. Khusus booth ini, mereka memperbolehkan pengunjung untuk mencoba mengerjakannya dengan gratis. Tapi selain itu tentunya mereka menjual juga kertas warna-warni untuk dikerjakan dirumah.

Kerajinan tangan seperti ini baik untuk melatih konsentrasi anak-anak untuk menempelkan kertas berwarna ke lukisannya. Sekilas terlihat sederhana ya, tapi idenya menarik. Ini seperti mewarnai juga, tapi bukan menggunakan pensil warna ataupun cat, tapi menggunakan kertas yang dibasahi dan dihancurkan.

Salah satu booth yang menarik perhatian saya adalah booth yang menjual kain untuk quilting. Sepertinya saya ketularan Joshua, melihat kain dengan cetakan ABC saya langsung terpikir untuk membelinya. Padahal entahlah kapan mengerjakannya hehehe. Tapi ya ini untuk memotivasi diri sendiri juga, mesin jahit sudah diservis tahun lalu, waktunya untuk menantang diri sendiri menjahit selimut dengan kain ABC yang dibeli hari ini.

Ada begitu banyak yang menarik di kegiatan crafts week ini. Semua orang terlihat berbinar-binar matanya melihat hasil karya maupun material yang dijual di sana. Saya rasa ini salah satu contoh baik dari menjadikan apa yang kita sukai menjadi pekerjaan yang menghasilkan. Ini juga salah satu contoh tempat di mana ada banyak ide yang bisa dicuri dan mengajarkan apa yang kita tahu untuk orang lain.

Ini foto-foto dari beberapa booth yang saya foto hari ini.

Foto yang saya ambil hari ini belum semua dari booth yang ada di acara ini. Ada banyak yang terlewat saya foto karena saya ingin menikmati dengan mata saya juga.

Di lantai bagian atas dari acara ini juga ada acara lain yang isinya orang berjualan makanan dan ada challenge latte art untuk barista dari berbagai coffeshop di Chiang Mai. Jadi memang mengadakan acara seperti ini di mall itu bagusnya untuk pengunjung bisa melihat beberapa kegiatan sekaligus.

Saya senang acara tahun ini diadakan di mall. Selain gampang urusan parkir, gampang mencari makan siang, tempatnya tidak berdebu dan tidak panas karena dalam ruangan ber AC. Tempatnya juga cukup luas. Bagusnya lagi, pihak mall menyediakan gel cuci tangan di beberapa tempat yang dilewati pengunjung. Jadi tidak usah merasa kuatir dengan adanya berbagai virus yang sedang mewabah.

hand sanitizer dari mall

Beberapa pengunjung terlihat menggunakan masker, tapi sebenarnya lebih karena di Chiang Mai sedang ada polusi. Walaupun kegiatannya indoor, mall di chiang mai tidak memiliki filter udara, jadi ya udara dalam mall walau ber AC tetap memiliki kadar pm 2.5 seperti di luar juga. Tapi banyak juga kok yang tidak menggunakan masker (termasuk saya). Bukan tidak takut bahaya, tapi hari ini kadar polusinya tidak terlalu tinggi, jadi saya merasa aman untuk tidak menggunakan masker ketika di luar rumah.

Kalau ada yang tertarik untuk melihat acara ini, tahun depan bisa rencanakan datang ke Chiang Mai sekitar minggu ke-2 Februari (atau cek facebook kegiatan Chiang Mai Crafts Week ini untuk lebih pastinya). Karena selain acara hari ini, mulai besok juga akan ada festival bunga di Chiang Mai sampai hari minggu. Gimana dengan polusi tahun depan? yang ini saya tidak bisa pastikan. Selalu berharap masalah polusi ini bisa ada solusinya dan bukannya makin parah setiap tahunnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.