Reuni IF ITB di Chiang Mai

Ceritanya minggu ini berkesempatan bertemu beberapa teman-teman masa kuliah di Informatika ITB dulu yang sedang datang ke Chiang Mai. Sebenarnya mereka datang ke sini dalam rangka “tugas negara”, tapi ya saya anggap ketemuan ini reuni kecil IF ITB multi angkatan. Jadi kami tidak ada yang seangkatan dengan teman-teman yang datang. Tapi ya pernah kerja bareng waktu kami masih sama-sama di kampus.

Hari Selasa siang teman-teman dari Bandung tiba di Chiang Mai. Karena Joe kerja, kami cuma sempat makan malam bersama dan ngobrol sebentar. Hari ini kami ada waktu untuk jalan-jalan sambil reuni sejenak menunggu pesawat mereka pulang di sore hari.

Untungnya beberapa hari ini polusinya sedikit mendingan walaupun pemandangan ke arah Doi Suthep masih terlihat berkabut. Kami jadi bisa mengajak teman-teman berjalan-jalan ke Royal Flora Rajapreuk.

menunggu shuttle berangkat

Jonathan dan Joshua senang kedatangan tamu teman-teman papa mamanya, soalnya sudah lama rasanya tidak ada yang datang mengunjungi kami di Chiang Mai. Sudah lama juga kami tidak ajak anak-anak berjalan-jalan ke taman bunga ini, tapi mereka masih tetap senang di ajak ke taman ini walaupun hari ini tidak mampir ke playgroundnya.

Sebelum memutuskan mampir ke titik mana saja, kami mengelilingi taman dengan naik shuttlenya. Lalu setelah itu memutuskan untuk berfoto di bagian tengah sebelum melanjutkan untuk melihat kebun anggrek. Sesi foto ini paling penting. Namanya kebun bunga, ya tentunya tujuannya foto-foto dengan bunga hehehe.

Ke Royal Flora Rajapreuk, tidak lengkap kalau tidak mampir ke Royal Pavilion. Bagian dalam Royal Pavilion baru selesai direnovasi dan dekorasinya jadi lebih indah lagi. Untungnya saat kami ke sana, tidak ada banyak pengunjung dan tidak ada yang sedang berdoa di dalam Royal Pavilion, jadi kami bisa santai dan serasa di rumah sendiri hehehe. Lumayan menikmati semilir angin sambil ngobrol-ngobrol beristirahat setelah jalan naik tangga di bawah terik matahari.

Berhubung masih musim dingin dan kemarin baru Valentine, ternyata ada banyak kegiatan berlangsung di Rajapreuk. Jadi selain berkesempatan melihat aneka bunga yang ditata dengan indah, kami juga berkesempatan melihat pameran bunga Mawar di sana. Ada banyak sekali jenis bunga mawar dengan aneka warna. Mawar merah? itu sih biasa, sekarang jamannya mawar itu berwarna putih, kuning atau orange dan pink.

Selain melihat aneka bunga mawar, kami juga mengunjungi kebun hidroponiknya (ini sih seperti biasa permintaannya Jonathan). Kebetulan tempatnya memang berdekatan, jadi ya sekalian deh.

Tujuan selanjutnya makan siang. Karena di Rajapreuk tidak ada restorannya, kami memutuskan untuk makan di sebuah Restoran Halal di dekat rumah. Menunya sebenarnya mirip-mirip dengan makanan di Indonesia, tapi ada yang berbeda dan pasti belum pernah di makan di Indonesia. Namanya Salad Jeruk Bali pakai udang. Cara makannya dibungkus dengan daun (tapi saya tidak tau nama daunnya). Rasanya gimana? manis sedikit asam dan sedikit pedas (aduh sambil nulis ini teringat lagi rasanya).

Selesai makan siang, awalnya saya mau ajak teman-teman melihat temple lain di old city Chiang Mai. Tapi ternyata katanya mereka sudah diajak ke sana dan lebih memilih mampir ke rumah. Jadi ya menunggu waktu untuk boarding, kami pulang ke rumah.

Di rumah, Joe berkesempatan untuk memamerkan kamar kerja yang penuh kabel, dan tak lupa menunjukkan koleksi buku Knuth yang hanya dimengerti oleh anak ajar bu Inge :). Jonathan dan Joshua juga nunjukkin mainan masing-masing (Code-a-pillar, Osmo, Program Fibbonaci menggunakan Scracth) hehehe. Saya? bagi-bagi kit kat dan bikin espresso saja hehehe.

Senang rasanya bertemu dengan teman-teman dari Bandung. Apalagi karena teman-teman kami ini sekarang semuanya aktif mengajar sebagai dosen di ITB. Jadi masih pada update berita seputar kampus selain ngobrolin mengenai ide-ide pemrograman untuk anak-anak. Sayangnya oma Inge tidak jadi ikutan hadir. Padahal kalau ikutan datang, pasti lebih seru lagi (dan jangan-jangan dikasih kuis dadakan hahahaha).

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.