Dinner Mate, Lebih Indah dari Cinta Pertama

Jumpa lagi dalam obrolan Kokoriyaan. Siapa yang udah selesai menonton drama Diner Mate? Kalau belum selesai dan tidak mau terpapar spoiler, silakan kembali lagi setelah selesai menontonnya. Tapi kalau tidak keberatan dengan spoiler, yuk mari sini saya ceritakan kisah Dinner Mate yang lebih indah dari kisah standar dan menjemukan tentang cinta pertama.

Mulanya dari sering makan bareng

Ceritanya

Cerita ini bermula dengan cerita untuk mewujudkan keinginan penonton CLOY di mana Seo Dan mendapat kesempatan ke-2 berpasangan dengan Alberto Gu. Eh, gak gitu juga ding, hehehe. Tapi pemerannya kebetulan memang pemeran Seo Dan dan Alberto Gu dijadikan berpasangan sejenak. Loh kenapa sejenak? Karena Seo Ji0-hye memang jadi pemeran utama tapi Kim Jung Hyun si pemeran Mr. Gu hanya menjadi cameo di drama Dinner Mate ini.

Tokoh pria di drama ini diperankan Seo Seung-heon, berprofesi sebagai psikiater yang menggunakan makanan sebagai bagian dari terapinya. Sedangkan tokoh wanitanya berprofesi sebagai produser acara konten digital (sejenis YouTube) yang sangat mengandalkan jumlah penonton dan like dari pemirsa.

Pertemuan pertama antara tokoh wanita dan pria ini bisa dibilang awalnya tidak sengaja, tapi kemudian berlanjut menjadi takdir (eh emangnya CLOY?). Jadi si tokoh wanita terbang ke Jeju Island untuk memberi kejutan ke kekasihnya, yang diperankan si Mr.Gu. Tokoh wanita ini juga berpikir kalau si pria akan melamarnya.

Di pesawat, tokoh wanita bertemu dengan tokoh pria, si psikiater yang akan makan bersama pasiennya di sebuah restoran. Ternyata, yang punya restoran ini adalah kekasih tokoh wanita. Nah, pada saat si wanita dengan sangat percaya diri bahwa kekasihnya akan melamarnya, ternyata… kekasihnya itu punya kekasih lain!

Aduh pokoknya rame deh restorannya seketika. Si wanita marah, dan meninggalkan kekasihnya itu. Pasien si pak dokter menyuruh pak dokter untuk membantu si wanita yang shock karena pacarnya selingkuh. Pasien pak dokter ini padahal sebelumnya juga punya masalah percintaan juga nih, pak dokter lagi kasih konsultasi lewat makanan gitu deh. Pasien pak dokter selera makan langsung kembali karena tahu si wanita patah hati akan mendapat bantuan dari pak dokter.

Bukan scene CLOY (Crash Landing on You)

Singkat cerita, pertemuan tidak disengaja antara tokoh pria dan wanita di Jeju Island ini yang dimulai dengan kesalahpahaman, berakhir dengan makan bareng. Karena, si pak dokter tadi belum sempat makan, eh disuruh kejar si tokoh wanita sama pasiennya. Dari situlah, cerita berlanjut sampai beberapa episode, di mana mereka bertemu hanya untuk makan bersama, tanpa mengetahui nama ataupun pekerjaan satu sama lain.

Karena mereka tidak saling tahu nama dan pekerjaan, ada perasaan lebih bebas menceritakan tentang diri masing-masing, termasuk tentang kisah cinta mereka yang sebelumnya. Tanpa disadari, pertemuan mereka yang tidak sengaja pada awalnya, memberi kesan tersendiri di hati masing-masing.

Pada saat mereka mulai merasa ketertarikan satu sama lain, di situlah para mantan yang merupakan cinta pertama mereka kembali ke kehidupan mereka. Padahal udah pakai acara kebawa mimpi segala loh, mimpinya pake scene ala-ala CLOY pula lengkap dengan musiknya, hehehe. Oh ya, cinta pertama si cewek bukan Mr.Gu, Mr. Gu ini benar-benar hanya cameo, hehehe.

First Love is Overrated!

Cinta pertama si tokoh cewek, kembali setelah beberapa tahun di Amerika. Kisahnya, dia meninggalkan si cewek ini juga tiba-tiba dan begitu saja. Si cewek udah move on, tapi si cowok ngotot bilang kalau hanya dialah yang mengerti si cewek itu. Waktu si cewek bilang, “eh, dulu itu aku udah nangis-nangis waktu kau tinggal, dan aku udah baik-baik saja tanpa dirimu, terus sekarang kau mau aku menerimamu kembali?, aku sudah tidak punya perasaan apa-apa tentangmu!” Tapi si cowok tetap ngotot bilang cinta pertama itu yang terindah dan segalanya dan segala rayuan gombal yang tetap saja sebenarnya sudah kadaluarsa!

Saya suka dengan cara si cewek menolak cinta pertamanya yang ngeyel ini. Tegas dan gak ada acara galau terkenang. Sungguh saya bosan dengan tema seperti Ada Apa Dengan Cinta 2, di mana seorang wanita meninggalkan kekasihnya hanya karena cinta pertamanya kembali setelah sekian lama tanpa kabar. Nggak banget deh tema begitu.

Cinta pertama si tokoh cowok juga meninggalkannya karena bosan. Alasannya karena si cowok selalu mengerti dan gak pernah marah sama dia. Alasan macam apa ini? Bukannya bersyukur ya punya cowok yang selalu mengerti, malah jadi bosan. Lalu setelah sekian lama, si cewek itu menyadari kalau cinta pertamanya ini jauh lebih baik dari pria manapun. Sayangnya dia sudah terlambat, hati si tokoh pria sudah terpaut ke wanita yang dia bahkan tidak tahu namanya.

Akhirnya…

Tentu saja bahagia, hahahaha. Ini cuplikan endingnya, spoiler banget ya saya. Gimana nasib para mantan? ya namanya juga mantan, lupakan saja. Memang ceritanya para mantan perannya sangat bagus untuk membuat pemirsa kesal, tapi yang penting tokoh utama tidak goyah dengan pilihan saat ini dan tidak hidup di masa lalu.

Spoiler alert! Romantis itu bukan selalu harus makan di restoran mewah.

Saya suka drama ini karena walaupun banyak kesan receh, scene klise, cerita ringan, tapi sebenarnya banyak membahas tentang hubungan pria dan wanita. Mereka mengenal satu sama lain yang dimulai dengan makan bersama. Ketika makan, mereka saling bertukar cerita. Makan itu penting, sehari 3 kali kita makan, orang yang menemani kita makan itu juga penting. Makanan sesederhana apapun, kalau dimakan dengan orang yang istimewa, akan terasa istimewa.

Saya juga suka, karakter dalam cerita ini sama kuatnya. Si pak dokter yang tau dengan apa yang dia mau dan selalu to the point. Si wanita ya wajar aja kalau kadang-kadang takut tersakiti lagi, apalagi ceritanya dia baru saja putus cinta ke-2 kali kan sebelum ketemu dengan pak dokter. Selain cerita tokoh utama, ada cerita tambahan dalam drama ini yang menjadi bahan hiburan untuk pemirsa.

Saya bisa relate dengan cerita ini juga, soalnya dulu awalnya mengenal Joe juga karena kami makan siang bareng berdua di bulan puasa. Teman-teman yang lain puasa, hanya kami berdua yang tidak puasa. Saat makan bareng, kami sering saling bercerita dan mulai saling mengenal. Eh, ternyata jadi ada ketertarikan, hehehe.

Kesimpulannya

Nah kan, hampir lupa bilang, tulisan ini sebenarnya awalnya mau bahas tentang tema drama Kokoriyaan. Kisah cinta pertama udah terlalu banyak dalam drama Korea, kebanyakan kisahnya juga agak dipaksakan. Terus terang, saya agak bosan dan merasa kisah cinta pertama itu mengada-ada. Apalagi kalau misalnya mereka bertemunya pertama waktu masih kecil seperti kisah What’s Wrong With Secretary Kim ataupun Her Private Life.

Nah, kisah yang move on seperti Dinner Mate ini lebih menarik buat saya. Apa yang kita rasakan saat ini tentunya lebih indah daripada kisah cinta yang sudah berlalu. Lagipula, cinta pertama bukan jaminan kebahagiaan. Yang terpenting itu perasaan di saat memutuskan untuk mengikat janji setia selamanya… aih jadi gombal deh.

Teman-teman saya punya cerita yang berbeda-beda tentang topik ini, jangan lupa kunjungi juga tulisan mereka ya.

3 thoughts on “Dinner Mate, Lebih Indah dari Cinta Pertama”

  1. Aah…aku sellau mikir, kisah cinta pertama itu unmature siih…
    Jadi kalau putus, ya memang begitu jalannya.
    Dari situ, belajar lagi, ditakdirkan bertemu orang lain lagi.
    Toh jodoh gak kemana..

    **jadi inget scene Pak Dokter waktu ditanya “Nanti kita ketemu di Seoul lagi dimana?”
    Wkkwkw….lalu dibisikin ama PD-Nim, bhuahahaha…ambyar~

    1. iya, beberapa drama agak memaksakan cinta pertama itu yang jadi lagi, padahal kayak di she was pretty, mendingan juga dia sama second lead daripada ngotot kisah cinta pertama.

      Eh itu scene yang mana ya? kok aku lupa? hehehehe

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.