Ah klise! Tapi Kok jadi Baper yak?

Setelah menonton sekian banyak drama Korea, ada kalanya saya merasa sok tau menebak-nebak kelanjutan dari ceritanya. Lalu sering juga saya merasa: “loh ini kayak ada daftar formula yang dipakai penulis untuk membuat pemirsa ikut terbawa perasaan.” Adegan-adegan ataupun plot yang klise dan hampir ada di setiap drama, tapi tetap aja membawa pemirsa terbawa suasana.

Klise menurut Wikipedia

Dari pengamatan saya, hal-hal ini hampir selalu terjadi dalam drama bergenre romantis, kadang mereka memborong beberapa scene dalam sebuah drama.

Here we go…

  1. Cinta bersegi segi

Dalam Kdrama, kalau ada 2 pria dan 1 wanita, maka pada akhirnya 1 pria akan tersingkir. Terkadang, akan ada 2 tokoh pria dan 2 tokoh wanita, yang pasti berakhir bahagia pastilah one true pair (OTP) alias pemeran utamanya. Dalam proses menuju kebahagiaan akhir, bisa ada beberapa kemungkinan sih, tapi dalam beberapa drama,  pemirsa pun bakal ada yang memihak dengan tokoh pria yang jadi pesaing. Kalau ga bersegi segi gak seru kali ya ceritanya. 

Peran pesaingnya biasanya terlihat lebih berkualitas ataupun jauh lebih rela berkorban buat si wanita. Pokoknya pemirsa akan ikut sedih waktu si pesaingnya patah hati.

  1. Tinggal serumah/ tetanggaan 

Dengan berbagai alasan, baik yang masuk akal sampai yang dicari-cari, akan ada beberapa drama yang tokohnya akan tinggal serumah, atau minimal tetanggaan di komplek atau gedung apartemen yang sama. 

Pokoknya harus ada jalan membuat mereka sering bertemu yang awalnya tak sengaja lalu jadi dicari-cari atau saling menunggu, dan tidak salah kata orangtua dulu: “nyari jodoh ga usah jauh-jauh, biasanya jodoh itu adalah orang yang ada di sekitar kita.” Dan ya apalagi kalau sudah tinggal serumah, pasti deh jadi ga bisa pencitraan lagilah. 

Dan mengenal seseorang apa adanya itulah biasanya jadi terbit bibit-bibit cinta #aish.

  1. Benci jadi cinta

Tokoh pria dan wanita pada awalnya saling membenci, karena kesalahpahaman atau karena salah satunya emang pada dasarnya ngeselin, lalu karena situasi, mereka berubah jadi saling suka. Ini juga udah jadi salah satu resep pembuatan kdrama sepertinya.

  1. Kalau kau jatuh akan kutangkap

Ada scene jatuh dari tangga atau kursi atau dari manapun dan si pria reflek menolong si wanita, lalu scene-nya di freeze beberapa detik, hehehe. Pemirsa ikut freeze melihatnya karena ekspresi berikutnya tokohnya tatap-tatapan dalam jarak dekat.

Lalu bersambung ke episode selanjutnya. Maka pemirsa pun menantikan apakah kelanjutannya? Scene ini biasanya juga akan muncul terbayang-bayang kalau udah ada yang mulai galau alias mulai suka.

  1. Sebel tapi ditolongin juga

Ada beberapa peristiwa walau si pria sebel sama si wanita atau sebaliknya, tapi secara kebetulan berada pada waktu dan tempat yang tepat untuk menolong. Pertolongan kecil-kecil yang bikin tokohnya mulai jadi terbayang-bayang nan galau, hahaha.

Atau ada scene salah satu tokoh sakit, dan tokoh yang lainnya merawat karena yang sakit gak mau di bawa ke dokter. Dirawat lengkap sampai dimasakin makanan. 

Atau versi lain, kalau salah satu masuk rumah sakit, yang lain nungguin sambil ngomong sendiri dan biasanya sih mulai deh kegalauan yang bikin penonton ikutan galau alias terbawa perasaan.

  1. Bukan pertemuan pertama

Tokoh utama wanita dan pria sudah pernah ketemu sebelumnya di masa mudanya. Tapi mereka tidak menyadari langsung kalau mereka pernah bertemu sebelumnya. Mungkin ini faktor jodoh pasti bertemu namanya ya.

Atau kadang ditunjukkan kalau mereka sebenarnya sudah sering berada di tempat yang sama pada waktu yang sama, tapi belum mulai menyadari keberadaan masing-masing. Nah, setelah beberapa saat, barulah mereka mulai berinteraksi dan makin sering, dan ya kemanapun pergi ketemunya dia lagi dia lagi.

  1. Gendong belakang

Ada scene si wanita digendong sama si pria. Alasannya bisa macam-macam, paling sering karena wanitanya mabuk. Penting banget ya buat tokoh wanita di drama Korea menjaga berat badan tetap ringan, biar bisa digendong kalau mabuk, hahaha.

  1. Mabuk = confession time

Ada scene melakukan kebodohan sewaktu kebanyakan minum-minum. Bagian minum-minum ini hampir selalu muncul dalam setiap drama korea, saya gak tau juga apakah memang di Korea sana semua orang terbiasa minum-minuman beralkohol.

Scene mabuk ini saya ga begitu suka, tapi dalam plot perkembangan cerita sering memegang peranan penting. Karena sepertinya mereka hanya berani jujur dengan perasaannya pas setengah tak sadarkan diri alias mabuk. 

  1. Menonton kembang api atau lampu kota berdua

Biasanya jalan berdua entah menyusuri jalan sepanjang sungai, atau pemandangan dari tempat tertentu di jam tertentu, Scene melihat fireworks berdua merupakan pengantar ke fase hubungan lebih lanjut.

Atau kalaupun ga ada kembang api, minimal lihat pemandangan lampu kota dari tempat yang agak tinggi.

  1. Kencan ke amusement park 

Bagian yang ini biasanya kalau sudah mulai jelas hubungannya. Atau yaaa udah ada yang mulai suka lah. Ini tuh scene manis-manis gimana gitu. Kalau perginya ramai-ramai, akan ada aja bagian berdua terpisah dari yang lain.

  1. Duduk sebelahan di angkutan umum

Berlanjut dengan salah satu ketiduran, atau yang satu ga sengaja terduduk dipangku sama yang lain.

  1. Tidur sandaran di bahu

Ini tuh kalau di drakor keliatan nya nyaman banget yak. Tapi coba deh yang pernah tidur sandaran ke orang lain, pegal leher yang bersandar dan pegal bahu yang disandarin ga sih, kecuali bahunya seluas samudera, eh.

  1. Outing/dinas/piknik ke luar kota 

Scene ini bisa jadi beramai-ramai dengan rekan kerja atau pergi berdua saja. Dengan berbagai alasan bisa jadi mereka akan terpaksa nginap di kamar yang sama. 

Pagi hari tau-tau yang satu udah nempel di yang lain serasa meluk guling. Terus pura-pura belum bangun deh karena malu. Atau yaaa awkward gitu deh, bikin pemirsa ikut senyum-senyum senang karena ada kemajuan jalan cerita.

  1. Hujan-hujanan bareng

Bisa jadi sepayung berdua, atau berteduh berdua setelah sebelumnya berlari di bawah jaket untuk menahan hujan. 

Sebagai pecinta hujan, sebenarnya saya tetap tidak suka kehujanan. Tapi, untuk drakor mah, scene hujan ini kelanjutannya biasanya manislah, walaupun beberapa scene hujan disertai dengan airmata juga. Pokoknya scene ini bikin kelanjutannya lebih bahagia, jadi yaaa gak apalah basah sejenak ya. 

  1. Kilas balik semua adegan klise di saat salah satu mulai galau

Biasanya, namanya perasaan suka dalam kdrama itu ga langsung berjalan mulus. Nah, ketika perasaan itu mulai tumbuh dan salah satu mulai terkenang hal-hal yang dilalui bersama, disitulah titik galau yang paling saya suka. Ceritanya berarti ada progress dan tidak jalan di tempat. Isinya biasanya rangkuman semua scene manis jambu, mulai dari pertemuan pertama sampai ke titik makin galau. 

Scene ini biasanya dilengkapi dengan adegan berlari tanpa henti sampai penonton ikut capek lihatnya atau kalau lagi nyetir patah balik seenaknya padahal bisa aja kecelakaan gitu loh! 

Kesimpulan

Masih ada banyak banget scene klise lainnya. Sebenarnya tidak semua menjadi favorit saya, tergantung cara menceritakan juga sih. Kalau ga masuk akal ya tetap saja rasanya jadi ga seru.

Nah dari sekian banyak scene klise, karena saya suka cerita happy ending, saya paling suka ketika mereka mulai menyadari perasaannya walaupun awalnya masih tidak dengan mudah menerima kenyataan. Karena biasanya setelah itu, kisah selanjutnya akan bahagia walau akan ada lagi naik turun plot menjelang akhir episode dan diakhiri dengan manis seperti drama Dinner Mate, CLoY, Don’t Dare to Dream, maupun Her Private Life.

Teman-teman saya punya cerita lain soal kisah klise ini, jangan lupa baca juga tulisan mereka ya.

3 thoughts on “Ah klise! Tapi Kok jadi Baper yak?”

  1. Bagian kilas balik ini siih..biasanya yang nyesek, terus memutuskan untuk mengejar cintanya yang hampir kandas.
    Heuehuue…
    Dalam kehidupan normal, bye aja kayanya…

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.