Mereka Membuat Drama Korea Tambah Berkesan

Biasanya, ketika memilih drama untuk ditonton, saya memang melihat pemeran utama dan mengira-ngira jalan cerita dari judulnya. Kalau agak rajin, membaca resume cerita dan melihat trailernya. Tapi sebenarnya yang membuat drama cukup berkesan itu bukan hanya pemeran utama. Pemeran pendukung yang biasa jadi orang-orang di sekitar pemeran utama juga menentukan sebuah drama bisa semakin menarik atau tidak.

Tulisan kali ini, khusus membahas para pemain pendukung yang masuk kategori ahjumma dan ahjussi. Singkatnya sih mereka masuk golongan paruh baya dan bukan pemeran utama, walaupun mungkin umurnya tidak jauh berbeda dengan tokoh utama. Dari sekian banyak yang berkesan, saya hanya akan menuliskan 2 tokoh ahjumma yang menurut saya aktingnya selalu keren.

Walau sudah sering melihat aksi mereka, saya baru mencari tahu namanya sebelum menulis tulisan ini. Nasib pemeran pendukung ya, namanya tidak diingat seperti halnya pemeran utama. Tapi melalui tulisan ini, saya ingin mengacungkan jempol untuk akting mereka yang membuat drama di mana mereka terlibat di dalamnya menjadi lebih berkesan buat saya.

Kim Sun-young

Aktris Kim Sun-young ini sering memerankan tokoh yang agak nyentrik. Saya lupa pertama kali melihatnya di drama yang mana, tapi setelah beberapa kali melihatnya saya baru menyadari kalau dia sering membintangi drama yang cukup populer.

Ketika menerima penghargaan Baeksang Awards 2020 dari perannya di CLOY

Sebut saja drama Crash Landing on You yang sangat populer di awal tahun ini. Perannya sebagai salah satu ahjumma dari Korea Utara berhasil membuat dia mendapatkan piala citra, eh maksudnya Baeksang Art Award.

Terakhir saya melihat aktingnya di drama Backstreet Rookie yang baru berakhir minggu lalu. Aksen berbicaranya ketika menjadi ahjumma di Korea Utara, sepertinya cukup berguna untuk dipakai menjadi aksen bahasa Busan di drama terbarunya. Tapi bukan cuma aksen bicara sih, penjiwaannya sebagai ibu yang bekerja menjual asuransi juga cukup keren.

Walau ditunjukkan terkadang dia kasar dengan suami, tapi ketika menghadapi orang yang ngakunya ingin mendaftar asuransi padahal cuma ingin mendapatkan makan gratis saja, dia masih bisa cukup bersabar. Dia juga bisa menampilkan cara menahan emosi terhadap orang yang jelas-jelas sedang merendahkan harga dirinya. Dia seorang penjual asuransi yang profesional dan bisa memisahkan antara emosi dan pekerjaan.

Kiri sebagai ahjumma dari Korea Utara di CLOY, kanan: sebagai ibu direktur museum di HPL

Aktingnya di Her Private Life sebagai mantan ibu direktur dari museum yang dikelola tokoh utama dan ibu dari anak perempuan yang menjadi fangirl juga ditampilkan dengan berkesan. Kesan sebagai direktur nyentrik yang mengesalkan dan sebagai ibu yang tidak setuju anaknya menjadi fangirl bisa ditampilkan dengan cukup baik.

Dalam setiap perannya, Kim Sun-young seperti bertransformasi menjadi orang lain. Dia juga ikut menjadi pemeran pendukung di When Camelia Blooms, Romance is a Bonus Book, dan Vagabond. Sepertinya kalau melihat dari jadwal tayang drama-drama tersebut, ahjumma satu ini sangat sibuk sekali.

Kim Mi-kyung

Aktris Kim Mi-kyung ini seringnya berperan sebagai ibu. Ada banyak sekali dramanya yang saya ingat dia menjadi ibu, mulai dari The Heirs, Another Miss Oh, Go Back Couple, Her Private Life dan terakhir di Physco but Okay yang baru selesai minggu lalu.

Berbagai ekspresi Kim Mi-kyung dalam drama

Di dalam drama Psycho but Okay, selain menjadi ibu kantin yang bekerja di rumah sakit jiwa, dia menjadi ibu yang sangat bijaksana dan masakannya sudah tentu enak. Nasihat bijaknya dalam drama tersebut banyak berperan dalam proses memulihkan trauma masa kecil dari tokoh utamanya.

Kim Mi-kyung dan Seo Ye-ji dalam drama Psycho but Okay

Dalam drama Her Private life, dia menjadi ibu yang tidak suka kalau anaknya menjadi fangirl. Tapi sebagaimana semua ibu di drama Korea, dia digambarkan sangat jago masak. Ibu yang jago masak itu juga jago merajut. Dalam hampir setiap scenenya, dia ditunjukkan sedang merajut sesuatu. Termasuk merajut boneka Lion yang diberikan ke tokoh utama pria.

Lion hasil rajutan tokoh yang diperankan Kim Mi-kyung

Dari semua perannya walau dia sering jadi ibu, yang saya paling suka itu waktu melihat dia jadi hacker di drama Healer. Hacker yang merajut tepatnya hahaha. Sungguh karakter yang sangat unik. Jadi dia membantu tokoh utama Healer dalam misi nya dengan menghack berbagai sistem. Ketika tidak sibuk, dia akan merajut.

Kim Mi-kyung di Healer, jadi hacker yang membantu Ji Chang Wook dalam aksinya

Dari 2 drama yang menggambarkan dia merajut, saya jadi kepikiran kalau dia memang jago merajut. Hobi merajut memang bisa dibawa-bawa bahkan ketika syuting drama sekalipun, hehehe. Hebat lah si ibu satu ini, bisa multitasking.

Kalau mau tau cerita lain tentang ahjumma dan ahjussi yang membuat drama lebih berkesan, bisa baca juga tulisan teman-teman saya.

8 thoughts on “Mereka Membuat Drama Korea Tambah Berkesan”

  1. Ah iya dibikinin boneka lion ya di HPL terus dibawain apa tuh gimbap isi cabe trus si Ryan Gold kepedesan,wkwk

    1. aku terkesan dengan kegiatan merajutnya, karena aku bisa merajut tapi ya ga serajin dia juga, hahahhaa… nah klo gimbab isi cabe itu juga lucu banget, piknik di taman sambil makan gimbab, adem lihatnya, hehehhe

    1. iyaaa, aku terkesan sama dia sejak nonton Healer. karakter hacker, dandanan aneh, eeeh tau-tau merajut. terus dia pake baju sampe topi rajutan segala loh, tapi ya itu, dramanyna jadi makin berkesan gara2 karakternya hehehe

  2. Bener juga kalau Kim Sun-young selalu milih karakter yang nyentrik. Mungkin karena aksennya juga bisa berubah-ubah jadinya tokoh nyentrik selalu diperankan oleh beliau. Aku paling suka pas beliau main di Reply 1988, hehe

    1. aku belum nonton tuh Reply 1988, nonton 1 eps ga bertahan hahaha, tapi emang dia pintar ya pilih drama, lumayan sukses drama-dramanya

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.