Night Safari Chiang Mai (Dulu dan Masa Pandemi)

Ternyata punya draft ini sejak tahun 2018 dan belum jadi juga dituliskan. Padahal, Chiang Mai Night Safari ini salah satu tempat yang selalu saya rekomendasikan untuk dikunjungi oleh setiap yang datang atau bertanya tentang Chiang Mai.

chiang mai night safari
Chiang Mai Night Safari di sore hari

Sejak kami tinggal di Chiang Mai, ada berbagai pendapat yang kadang sangat berbeda tentang tempat ini, terutama karena ada harga yang berbeda untuk orang lokal dan orang asing. Sekarang saya paham kenapa bisa pendapatnya berbeda-beda, karena tempat ini pun mengalami perubahan/perbaikan, tapi kadang kala beberapa tempat tutup agak lama renovasinya.

Tapi sejak kami selalu dapat harga lokal dan bahkan pernah punya kartu member, tempat ini jadi tempat yang sering kami kunjungi. Kami juga selalu membawa setiap keluarga atau siapapun yang datang mengunjungi kami ke tempat ini.

Dulu

Pertama kali saya tahu tempat ini dari teman-teman co-op homeschooling ketika Jonathan masih kecil dan Joshua belum ada. Waktu itu, saya diberitahu kalau kita bisa membuat kartu anggota dengan membayar 500 Baht, kita mendapat akses bebas masuk setiap hari selama 6 bulan. Pada masa itu, Jonathan tingginya belum sampai 100 cm, jadi dia masih tidak perlu bayar.

Awalnya, kami membuat kartu member untuk saya saja, karena seringnya saya sendiri yang membawa Jonathan main ke sana. Lalu belakangan, Joe juga bikin kartu anggota, supaya kami bisa pergi sama-sama di akhir pekan. Sampai ada Joshua dan Jonathan tingginya lebih dari 100 cm, kami pernah bikin 3 kartu anggota (Joshua gratis).

playground night safari chiang mai
playground ini sudah tutup entah berapa tahun karena renovasi dan pandemi

Penawaran kartu anggota ini sangat menarik, karena sebagai orang asing, harga normalnya itu sekali datang 800 baht untuk dapat mengunjungi semua zona dan pertunjukan. Jadi, waktu itu saya langsung membuat kartu anggota dan tentunya memanfaatkannya untuk sering-sering ajak Jonathan main ke sana.

Sampai Joshua lahir, kami masih membuat kartu anggota, paling tidak setahun sekali kami membuat slot 6 bulan di musim dingin. Kegiatan yang sering dilakukan ya cuma sekedar main di playground dan jalan keliling Jaguar Trail zone (zona berjalan), lalu diakhiri dengan makan nasi telur dadar atau sate dengan nasi ketan.

Joshua sudah mengunjungi tempat ini sejak dia umur 40 hari dan saya gendong-gendong, sampai akhirnya dia bisa berlari-lari sendiri dan kami harus sigap mengejar. Ada kalanya juga dia tertidur di stroller. Tempat ini sangat sering kami kunjungi, dan setiap kali ke sana, anak-anak tetap happy karena tempatnya luas dan bisa berlarian bebas.

Di night safari ada banyak kegiatan yang kalau diikuti semua butuh waktu 5 jam di sana. Kita bisa jalan keliling di walking zone sekitar 1 jam, makan, kalau ada waktu ekstra naik tram keliling 1 jam, menonton beberapa tarian dan animal shows (tiger show 30 menit dan night predator show 30 menit). Diantara waktu tunggu show dan jadwal tram anak-anak bisa main di Playground.

Setiap ada yang mengunjungi kami, pasti juga kami ajak ke sana. Dengan kemampuan saya berbahasa Thai, dan adanya kartu member, kami bisa mendapatkan harga lokal dan diskon 30 persen. Total harganya jadinya tidak mahal untuk pengalaman yang menyenangkan.

Beberapa Tahun Terakhir

Kami mulai jarang ke sana dan lebih sering ke Royal Flora Rajapreuk, tentunya juga karena ada kartu anggota di sana (yang sayangnya hanya berlangsung setahun). Kami juga tidak lagi membuat kartu anggota, karena toh kami sudah jarang ke sana. Kalaupun kami ingin masuk ke sana, kami bisa mendapatkan harga lokal, dan umumnya kami hanya ke walking zone dan melihat tari-tarian dan air mancur saja.

Tempat ini mengalami renovasi besar-besaran. Hampir seluruh tempat ini sudah didesain mempermudah pengunjung yang menggunakan kursi roda, ataupun membawa anak dengan stroller.

Tempat ini juga menyediakan fasilitas kursi roda yang bisa dipakai secara gratis oleh pengunjung yang sudah berumur. Walaupun di hari biasa tempat ini terlihat sepi, tapi di akhir pekan atau di hari libur, tempat ini sangat ramai dikunjungi oleh turis dari luar Thailand.

night safari chiang mai
Jalan keliling jaguar trail, tetap pakai masker

Kemarin (Masa Pandemi)

Sejak pandemi terjadi, tempat ini tutup total. Sejak bulan Juli lalu, mulai dibuka lagi dan untuk menarik perhatian masyarakat setempat, semua orang boleh masuk gratis. Tapi tentu saja untuk bisa masuk gratis, harus mendaftar secara online terlebih dahulu dan setiap hari dibatasi jumlah pengunjungnya.

chiang mai
Hari yang cerah, sayang kalau di rumah saja

Kami tidak pernah kebagian tiket gratisnya, dan akhirnya saya menyerah untuk mencoba. Lalu, belakangan ini dikabarkan, kalau untuk ke zona berjalannya, bisa langsung datang tanpa harus mendaftar online. Maka, kemarin, di hari libur peringatan meninggalnya Raja Thailand ke-9, kami memutuskan untuk jalan-jalan ke Night Safari lagi. Mumpung hari cerah, udara bersih dan Thailand masih relatif aman dari infeksi Covid-19.

chiang mai night safari
Restoran dan area memberi makan hewan semua kosong

Kami berangkat dari rumah sekitar jam 4, memang sengaja agak sore karena namanya juga Night Safari, lebih seru kalau datangnya sore hari kan. Sampai di sana, kami harus menuliskan nama kontak dan umur berapa saja yang datang ke sana.

Biasanya, dari tempat parkir sebelum sampai ke tempat membeli tiket, ada restoran, warung kopi dan juga tempat anak-anak memberi makanan hewan (dengan membeli makanan hewan 20 baht/keranjang). Tapi kemarin tempat itu semua tutup termasuk restorannya.

Sebelum tempat membeli tiket, ada kamera lengkap dengan monitor untuk memeriksa suhu tubuh setiap orang. Selain itu, di banyak tempat juga tersedia hand sanitizer dan pengingat untuk menjaga jarak dan tetap memakai masker.

Saya membeli tiket untuk zona berjalan kaki saja, total untuk 2 dewasa dan 2 anak-anak 150 baht (dewasa 50 baht, anak 25 baht). Lalu, setelah menyerahkan tiket, kami diberitahu ke arah mana memulai perjalanan dan jam berapa tempat tersebut akan tutup. Kalau di masa sebelum pandemi, tempat ini tutup jam 10 malam, tapi sekarang jam 8 mereka sudah tutup.

Secara umum, tempatnya terlihat sepi walaupun hari itu hari libur. Ada sih kerumunan orang yang naik tram keliling ataupun yang melihat animal show, tapi tidak sebanyak di masa sebelum pandemi tentunya.

Kami lihat, playground yang dulunya ditutup sebagian, sekarang ditutup total. Sepertinya sedang dalam perbaikan dan mungkin untuk mengurangi pekerjaan membersihkan area tersebut.

chiang mai night safari
Jaguar trail Chiang Mai Night Safari

Di jaguar trail yang kami lewati, beberapa kandang juga ditutup. Tapi karena tujuan kami ke sana sebenarnya terutama supaya berjalan kaki agak jauh dengan melihat-lihat saja, kami tidak terlalu terganggu dengan beberapa kandang yang kosong.

Anak-anak sudah mengenal tempat ini dengan baik. Mereka sangat bersemangat berjalan mengelilingi Jaguar Trail. Sesekali mereka melihat hewan yang ada di kiri dan kanan tempat ini.

Setelah sekian lama tidak ke sana, rasanya lumayan lelah juga berjalan keliling walking zone nya. Kami beli makan di sana, supaya sampai rumah bisa langsung istirahat. Makanannya cuma sederhana saja dan tidak banyak pilihan, tapi justru mempermudah memilih makanan, hehehe.

Selesai makan, kami pulang ke rumah. Sekitar jam 7 malam, kami sudah sampai lagi di rumah. Sepertinya, walau tidak punya kartu anggota, kegiatan ke Night Safari untuk berjalan keliling walking zone bisa dilakukan rutin setiap akhir pekan. Hitung-hitung olahraga dan menghabiskan energi anak-anak di akhir pekan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.