Belajar Canva

Sudah pada tau Canva belum? Saya termasuk baru tahu belakangan ini dari teman-teman di KLIP dan DrakorClass.

Dari dulu saya tidak terlalu bisa urusan desain, ini salah satu alasan kenapa males main instagram walaupun udah banyak banget fitur stiker tinggal pilih tersedia di sana.

Saya pernah mencoba instal aplikasi Canva di HP beberapa bulan lalu, hasilnya ya ampun susahnya memakainya. Cuma ingin menyusun gambar jadi kolase aja mengerjakannya lama minta ampun. Lalu, saya putuskan untuk tidak melihat aplikasi itu lagi.

Asal mula tertarik dengan Canva

Waktu persiapan presentasi DrakorClass pertama kali, saya akhirnya melihat Canva in action, kali ini saya melihatnya yang versi web dari Canva.com.

Canva memang bukan seperti aplikasi desain yang banyak sekali menunya sampai bingung memilihnya. Satu-satunya yang banyak di Canva itu template yang sudah jadi, sampai saya. jadi bingung mau milih template saja.

Canva populer karena mudah digunakan dan menyediakan template dengan berbagai ukuran untuk berbagai sosial media, sampai untuk slide presentasi. Fitur untuk yang versi gratisnya pun sudah lebih dari cukup membuat pemula seperi saya keasikan memilih gambar latar belakang, jenis huruf, ganti warna sampai urusan bikin gradasi warna.

Belajar dari kelas Canva gratis

Setelah sekian lama menolak untuk belajar Canva, akhirnya ketika ada kelas gratis beberapa waktu lalu, saya mencoba ikutan. Ternyata, kelas gratis itu bukan kelas yang mengajarkan step by step.

Mereka memberi video materi untuk belajar, lalu saya diminta menirukan. Waktu itu, saya tidak menyelesaikan tugas yang diberikan. Tapi dari situ, akhirnya saya mulai semakin mengenali Canva dari penjelasan dan menyimak jawaban pertanyaan dari peserta lainnya.

Kemarin (dan hari ini) saya mengikuti kelas belajar Canva secara gratis lainnya dari mbak Novianti Purnama Sari. Iya, maunya yang gratis-gratis saja dulu ya.

Canva membuat semua orang bisa desain

Dari dulu saya merasa tidak kreatif untuk urusan desain grafis. Memilih huruf dan komposisi warna saja bisa ganti ratusan kali dan tetap tidak merasa bagus hasilnya.

Padahal katanya sih kalau mau belajar begini itu ada 2 kuncinya: 1. sering-sering mencoba, 2. meniru hasil kerjaan orang lain.

Dari hasil pelajaran Canva kemarin, saya iseng aja deh bikin kumpulan quote dari drakor. Di Instagram sudah sering banget melihat kumpulan quote begini.

Ada banyak sih cara menampilkan quote dari drakor. Umumnya akan ada potongan scene-nya, dan kata-kata yang diucapkan oleh siapa dalam drakor mana.

Memakai Canva di komputer lebih baik daripada di ponsel

Ternyata, tips untuk belajar Canva itu adalah: langsung coba di komputer lebih baik dan harus sering latihan.

Karena hasil mencoba di ponsel biasanya jelek dan menggeser-gesernya juga lebih sulit. Kalau mengerjakan di komputer, selain lebih jelas terlihat mata, lebih gampang juga menggeser dan memilih objek yang diinginkan.

Kalau sudah jagoan dan terbiasa, mengedit Canva di ponsel juga bukan hal mustahil dan tetap mudah dilakukan.

Semua kutipan drakor di atas sengaja ya bikin untuk ukuran instagram. Saya bisa melihat masih ada banyak yang harus diperbaiki, tapi untuk hari ini pelajarannya cukup dulu.

Canva bisa untuk video animasi sederhana

Oh ya, ada lagi tugas membuat video singkat di Canva. Sebenarnya Canva bukan mengedit videonya, tapi lebih ke membuat animasi kumpulan gambar, atau desain yg kita buat di Canva.

Daripada pusing memikirkan pilih huruf dan gambar lagi, untuk tugas membuat video saya menggunakan kumpulan quote yang sudah ada.

Sederhana sekali sebenarnya, saya hanya menganimasikan gambarnya, menambahkan stiker bergerak, dan memilih musik gratis yang tersedia di Canva. Hasilnya bisa dilihat di bawah ya.

Hasil dar Canva bisa juga dijadikan video singkat

Kalau yang ini belajar memberikan bingkai dan tulisan menggunakan Canva untuk video yang sudah ada.

video diberi frame/ bingkai

Belajar secara bertahap

Materi pelajaran melalui WhatsApp diberikan bertahap menggunakan video singkat. Tugasnya juga diberikan bertahap dan dikumpulkan langsung di grup.

Setiap tugas yang masuk diperiksa oleh mbak Novianti dan diberikan komentar dan saran. Saya jadi bisa melihat hasil karya teman-teman yang lain dan terkadang jadi bertanya-tanya gimana membuat ini dan itu.

Dari kelas ini saya dapat banyak tips-tips selain contoh yang bisa ditiru juga. Senang sih rasanya jadi bisa mengenal fitur-fitur Canva yang sebelumnya saya tinggalkan.

Sekarang jadi merasa ada mainan baru deh ngedit gambar dan video di Canva.

Penutup

Hari ini ceritanya segitu dulu. Mudah-mudahan saja jadi rajin buat ngedit gambar ya, supaya blog ini mulai ada gambarnya tiap posting, hehehe.

Kalian bagaimana pengalamannya dengan Canva? Ada yang seperti saya, yang merasa tidak bisa desain tapi jadi lebih percaya diri dengan adanya Canva?

Satu tanggapan pada “Belajar Canva”

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.