Digital Painting dengan Canva

Hari ini mau berbagi cerita pelajaran digital painting dengan Canva. Belajar begini karena penasaran melihat hasil kerjaan teman-teman yang lain kok ya bagus-bagus gitu. Nah, kebetulan ada teman yang membagikan kalau dia sedang ikut kelas belajar gratis begini, belajarnya juga lewat WhatsApp Grup. Di grup kita dibagikan materi berupa video, lalu kita diberi tugas untuk mencoba sendiri dan setor untuk minta saran apakah sudah cukup bagus atau belum hasilnya.

Cara belajar begini ini cocok buat saya daripada kelas Zoom yang terikat waktu. Contohnya juga diberikan menggunakan aplikasi Canva di ponsel dan menggunakan Canva gratisan saja. Sebenarnya, dari dulu saya tidak cukup sabar mengerjakan Canva di ponsel, tapi karena penasaran tadi malam saya bikin tugas untuk ilustrasi indoor menggunakan Canva di ponsel.

Sebenarnya ada 3 tugasnya, dan kelasnya sudah dibuka sejak 27 Januari yang lalu. Tapi berhubung saya baru mulai gabung 1 Februari, jadi termasuk sudah agak ketinggalan ya. Tapi belum terlambat sih, masih ada juga yang bergabung setelah saya masuk hehehe.

Tugas pertama: Living Room

Tugas pertama ini saya kerjakan di ponsel sebelum tidur. Saya berusaha menahan diri untuk tidak terjebak memilih terlalu lama. Masalahnya entah kenapa versi Canva yang saya pakai dan contoh yang di video berbeda menunya. Tapi karena sudah pernah belajar Canva beberapa kali, jadinya bisa dengan cepat mencari menu yang dibutuhkan. Kalau di video contoh disebut cari menu illustration, saya menggunakan menu element. Jadi setiap gambar yang ada ini berupa element yang dicari dengan kata kunci sofa, wall, window, bookshelf, dan coffee table.

Tanpa sengaja, ketemunya semua yang sedang membaca buku. Bahkan saya menemukan 1 element rak buku dengan beberapa anak masuk ke rak bukunya sambil asik membaca. Kesannya jadi seru banget ya.

Keluarga yang hobi membaca buku

Keluarga ini punya 4 anak yang umurnya berdekatan dan semua hobi membaca buku, termasuk ayah dan ibunya. Khusus untuk papa dan mama selain membaca buku juga senang minum minuman hangat, kemungkinan kopi, hehehe. Senang pastinya begini. Semua sibuk dengan buku masing-masing, anak terkecil dipangku papanya. Mamanya bisa tenang menikmati kopi sebelum membaca bukunya.

Oh ya, ini bukan foto keluarga kami, karena anak kami cuma 2 dan pemandangan yang terlihat di rumah kami bukan semua memegang buku, tapi memegang gadget/mainan, hehehe. Nanti kalau rajin dan menemukan gambaran orang-orang yang sibuk dengan gadget dan laptopnya, saya coba deh bikin gambaran keluarga kami. Kalau tidak ada gambar berikutnya berarti saya belum rajin, hehehe.

Tugas ke-2: Outdoor

Tugas ke-2 ini awalnya saya kerjakan di ponsel. Tapi kok ya rasanya lelah ya melihatnya kecil begitu. Belum lagi tiba-tiba desain saya hilang karena aplikasinya sempat hang. Untungnya Canva ini otomatis tersimpan di cloud. Jadi ketika saya buka di laptop, file saya masih ada dan bisa saya lanjutkan.

Hal yang agak sulit itu memikirkan perspektif jauh dekat, dan juga perspektif antara rumah dan gedung bertingkat. Contoh yang diberikan sebenarnya setting siang hari, tapi kok rasanya seru aja bikin versi sore hari, di saat bulan purnama bersinar dan orang-orang sedang di luar rumah. Ada yang bersantai di warung kopi, ada yang berolahraga, ada yang sedang berjalan pulang ke rumahnya.

Setting sore hari di luar rumah

Pastinya setting ini di saat tidak ada pandemi. Mungkin kalau dicari dengan teliti, sudah mulai ada ilustrasi orang yang menggunakan masker, hehehe. Ya namanya juga belajar Canva, angga saja semua situasi normal.

Salah satu hal yang saya perhatikan selalu dikomentari oleh pengajarnya adalah menambahkan framing ke gambar. Pohon besar yang terpotong itu menjadi frame dari gambar ini.

Penutup

Masih ada tugas ke-3 yang belum saya kerjakan. Masih ada hari besok untuk meneruskan belajarnya. Tapi ternyata belajar digital painting ini seru juga. Keren sekali ide dari orang yang memanfaatkan elemen ilustrasi yang sudah ada di Canva untuk dijadikan setting seperti ini. Yang jelas, semakin sering berlatih, semakin kita tahu ilustrasi mana yang ingin dipakai dan kita bisa mengurangi waktu berlama-lama memilih elemen yang ingin digunakan.

Yuk belajar yuk, ada banyak kok yang udah bikin tutorialnya, coba aja googling. Canva gratisan juga sudah cukup banyak pilihan kok. Tapi kalau pake yang pro memang lebih seru lagi hehehe.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.