Antara WordPress dan Blogspot

Banyak blogger pemula yang bertanya lebih baik membuat blog di WordPress atau Blogspot? Kalau dulu mungkin saya akan menjawab sama saja. Karena memang sebelum kami memakai wordpress di blog ini, saya cukup lama memakai blogspot.

Tapi, setelah sekian lama tidak menggunakan editor blogger.com nya si blogspot dan hari ini menggunakannya kembali, jawaban saya sebelumnya akan saya ubah.

Untuk blogger pemula, saran saya pakailah wordpress untuk menghindari rasa frustasi dan jadi malas ngeblog. Ini benar-benar perasaan saya setelah ngebatik format di blogspot dan hasilnya tetap saja tidak sesuai dengan harapan.

Mungkin akan ada yang bilang, tapi wordpress berbayar itu harus bayar hosting selain domain, sedangkan untuk si blogspot cukup bayar domain saja.

Untuk blogger pemula, jangan langsung beli domain sih, mending belajar dulu membiasakan diri berlatih menulis di blog. Nantinya kalau memang sudah yakin mau terjun ke dunia blogger, baru deh bayar-bayar dengan domain dan hosting.

Blok Editor di WordPress Juara!

Alasan saya kenapa wordpress jauh lebih baik, terutama dengan adanya editor blok di WordPress. Tampilan dari editornya juga kurang lebih terlihat seperti apa yang akan tampil nantinya di halaman blog kita.

Berbeda sekali dengan editor blogspot, sering kali gambar yang terlihat di editor terpotong, padahal ternyata ketika dilihat di halaman preview, gambarnya tidak terpotong.

Satu masalah lain lagi adalah, ketika saya menuliskan draft di Google Doc, biasanya saya sudah format semua heading dan termasuk tautan jika ada. Ketika saya menyalin dari Google Doc ke editor wordpress, semua akan terbawa dan saya tidak perlu melakukan apapun lagi. Tulisan siap untuk publish.

Menyalin di Blogspot sebagai Plain Text?

Berbeda halnya dengan editor blogspot. Seorang teman mengatakan kalau untuk menyalin draft ke blogspot sebaiknya salin sebagai plain text. Artinya, semua pemformatan jangan dibawa, karena kalau dibawa akan membawa kode html yang tidak diperlukan.

Demikianlah setelah menyalin draft sebagai plain text, saya harus memformat ulang tulisan saya (yang kalau di wordpress sudah tinggal salin dan terbitkan), di blogspot yang mana hasilnya menurut mata saya sih kurang lebih sama dengan menyalin utuh dari draft Google Doc.

Mungkin lain kali saya tidak akan menyalin sebagai plain text dan biarkan saja editornya blogspot membawa kode html yang tidak diperlukan, yang penting buat saya kan apa yang terlihat, bukan apa yang tidak terlihat, hehehe.

Ketika saya sudah menerbitkan tulisan saya dan ingin menyunting kembali tulisan di blogspot, beberapa kali halamannya tidak pernah termuat dan berhenti di bagian gambar. Padahal saya membukanya menggunakan Chrome. Benar-benar bikin frustasi!

Fitur Penghitung Kata

Satu fitur yang saya perlukan juga selama mengikuti Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP) adalah, menghitung jumlah kata dalam sebuah tulisan. Fitur ini sudah tersedia di dalam wordpress, sedangkan di blogspot tidak ada.

Waktu fitur penghitung kata di wordpress bermasalah, rasanya saya jari repot sekali karena harus menyalin teks ke situs lain untuk menghitung jumlah katanya terlebih dahulu. Untungnya fitur ini cepat diperbaharui.

Jadi sekali lagi, pemenangnya adalah WordPress untuk kemudahan dalam hidup ini, hehehe.

Penutup

Mungkin juga saya sudah terlalu dimanjakan oleh editor wordpress yang dilengkapi dengan berbagai plugin juga. Bertahun-tahun menggunakan wordpress , saya bahkan tidak merasakan masalah berarti untu transisi dari editor classic ke editor blok.

Malah sekarang saya tidak tahan dengan editor klasik, karena mengingatkan saya pada editor blogspot. Terasa banget memang kalau si blogspot itu sudah tidak terlalu diperhatikan/dikembangkan oleh Google.

Oke kesimpulannya, kalau kamu masih bingung antara blogspot dan wordpress, saran saya pilih wordpress. Mahal di hosting? ada harga ada rupa katanya, hehehe. Pilih-pilih saja hosting sesuai dengan gaya menulis masing-masing.

3 thoughts on “Antara WordPress dan Blogspot”

  1. hallo pak dari kelas 1 smk 2017 akhir beberapa kali baca blog ini, baru kesampaian maaen ctf di tahun ini (sebagai maba) mohon trus update yang blog nya pak, bermanfaat banget buat saya dan memotivasi banget, semoga bisa mengikuti jejak bapak kelak (sehat sehat pak)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.