Mengumpulkan Kutipan Motivasi dari Buku dan Drama Korea

Belakangan ini, bisa dibilang selain menulis saya sering mencari quote/kutipan untuk dibagikan. Baik itu kutipan untuk menyemangati membaca dan menulis untuk grup KLIP dan kutipan dari drama Korea yang ditonton untuk dibagikan di media sosial drakorclass.

Menurut WIKIPEDIA: Kutipan adalah pengulangan satu ekspresi sebagai bagian dari yang lain, biasanya ekspresi yang dikutip itu terkenal dan ditandai dengan tanda kutip. Sebuah kutipan dapat merujuk pada penggunaan berulang dari karya seni seperti lukisan, adegan film, bagian komposisi musik maupun buku.

Buat saya sendiri kutipan ini biasanya berupa kalimat yang ketika saya membacanya membuat saya berpikir ulang.

Saya suka mencari kutipan yang memberikan motivasi walaupun terkadang kutipan itu terasa menyindir diri sendiri.

Kita bisa setuju atau tidak dengan sebuah kutipan, tapi biasanya sebuah kutipan menjadi terkenal karena banyak yang menyetujui kutipan tersebut, lalu menyebarkannya.

Misalnya kutipan untuk drakorclass dari drama Navillera yang masih tayang baru sampai 4 episode ini. Ketika menonton bagian yang berkesan saya langsung mencatat dalam hati kalau kutipan ini perlu untuk dibagikan sebagai pengingat diri sendiri.

Ketika mencari kutipan, terkadang tidak jelas sebuah kutipan itu siapa yang pertama kali menyebutkannya. Konon ada banyak kutipan yang diklaim sebagai kata-kata dari tokoh ternama, padahal hal tersebut terjadi hanya karena ada orang yang iseng memasang foto orang ternama untuk memberi kesan kata-kata dalam kutipan tersebut lebih bermakna lagi.

Masalah lain dengan kutipan adalah, karena bahasa yang digunakan bukan bahasa asli, terkadang akan ada kemungkinan kutipan yang serupa tapi tak sama dalam penterjemahannya. Atau bisa jadi juga ada yang salah tulis dan tetap disebarkan oleh orang yang mengutip tanpa memeriksa sumbernya.

Kemarin, saya mengalami kesulitan mencari kutipan untuk klub buku KLIP. Kata-kata dari confucius ini ada 2 versi dan saya tentu saya tidak bisa mencari sumber aslinya.

Tapi akhirnya, saya memutuskan mengutip versi yang ini dengan pertimbangan, kalimatnya lebih mudah dimengerti dan dari hasil pencarian di Google, saya lebih banyak menemukan versi yang ini.

Pengingat baca buku

Dari kegiatan mengumpulkan kutipan ini, ada beberapa hal yang selalu saya lakukan untuk mencegah memperbanyak menyebarkan kutipan yang tidak benar:

  1. Ketika mengutip sebuah kalimat bijaksana, cari tahu siapa yang pertama kali menuliskan atau menyebutkan kalimat tersebut. Caranya sih tentu menggunakan bantuan mesin pencarian. Terkadang kita akan menemukan nama yang sama kita tidak kenal, nah kalau kita menemukan nama seperti itu, pastikan misalnya nama Tom ini Tom yang mana dan dikenal sebagai apa.
  2. Jangan mengutip tanpa menyebutkan sumber kutipan, termasuk dalam drama Korea. Biasanya khusus mengutip dari film, saya akan mencari adegan di mana tokoh tersebut mengucapkan kata-kata yang saya kutip.
  3. Jika kutipan berasal dari tulisan di buku, sebaiknya dituliskan dengan jelas judul buku yang kita kutip.
  4. Kalau kutipannya dari acara sesuatu, yang disebutkan oleh orang ternama, ya sebaiknya disebutkan juga acaranya selain nama orangnya.

Sekarang segitu aja yang kepikiran, kalau nanti terpikirkan lagi akan ditambahkan cara supaya saya tidak ikutan menyebarkan kutipan yang salah.

Penulis: Risna

https://googleaja.com

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.