Seperti Api dalam Sekam

Saya yakin, kebanyakan yang baca ini sudah pernah dengar arti peribahasa “Seperti api dalam sekam”. Kemunginan besar juga sudah paham banget apa artinya. Tapi buat yang baru dengar atau belum mengerti artinya, baiklah saya akan kutip lagi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Arti dari seperti api dalam sekam adalah:

Peribahasa hal-hal tidak baik yang tidak tampak

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Saya sudah belajar peribahasa itu sejak SD, tapi baru beberapa tahun lalu saya mempertanyakan emang seperti apa sih api dalam sekam itu? Eh, jangan diketawain, karena saya memang dulunya gak pernah tau apa itu sekam dan seperti apa api dalam sekam.

Tulisan ini buat orang yang mungkin seperti saya beberapa tahun lalu. Jadi biar benar-benar paham, kenapa ada peribahasa seperti api dalam sekam itu.

Sekam

Sekam beras (sumber: wikipedia)

Mengutip dari wikipedia yang saya bahasakan sendiri, sekam adalah bagian dari bulir padi-padian yang kering, bersisik, dan tidak dapat dimakan. Contoh paling nyata itu pada padi, tapi sebenarnya juga dijumpai pada hampir semua jenis rumput-rumputan.

Sekam ini dalam pertanian dipakai sebagai campuran makanan ternak, alas kandang, menjadi pupuk, atau kalau dibakar arang sekam bisa dipakai menjadi media tanam. Buat yang hobi tanam menanam mungkin sudah sangat terbiasa melihat sekam dan arang sekam ya (tapi saya kebetulan tidak hobi bertanam, hehehe).

Membakar Sekam

Seperti disebutkan sebelumnya, arang sekam itu bisa dipakai untuk menjadi media tanam. Untuk menjadi arang, tentunya harus dibakar. Nah ketika membakarnya, biasanya dimulai dari tengah.

Jadi di tengah dari gundukan sekam diberi kawat, lalu api dinyalakan menggunakan sabut kelapa atau kertas. Api akan mulai dari tengah membakar seluruh gundukan. Setelah terbakar semua, maka disiram supaya tidak terbakar habis menjadi abu.

Api dalam sekam

Ketika membakarnya, digunakan kawat yang menjadi seperti cerobong untuk memastikan api mulai dari tengah. Sekilas yang terlihat adalah api hanya di tengah saja, tapi sebenarnya di dalam gundukan bisa jadi api sudah menyebar. Bahkan, kalau kita tidak membuat gundukan seperti itu, bisa saja apinya tidak terlihat di atasnya, tapi api sudah membakar sekam di bagian dalam.

Jangan bayangkan apa yang terjadi, kalau ada yang menginjak sekam yang ternyata tengah terbakar. Karena di luar sepertinya tidak ada apa-apa, tapi ternyata di dalam api sudah menjalar ke mana-mana.

Kalau bukan karena dibakar dengan sengaja, kita tahu sekam terbakar ketika semua menjadi abu. Tapi kalau memang disengaja membikin arang sekam, kita harus menghentikan proses terbakarnya ketika kira-kira mulai terlihat hitam permukaannya dengan menyiram air.

Penutup

Setelah saya tahu apa itu sekam dan bagaimana proses terbakarnya sekam, saya makin mengerti kenapa peribahasa bilang seperti api dalam sekam ketika ada hal-hal tidak baik yang tidak tampak.

Mudah-mudahan buat yang dulunya seperti saya tidak tahu apa itu sekam dan seperti apa sekam terbakar, jadi lebih dapat gambaran ya kenapa ada peribahasa tersebut dan kenapa artinya begitu.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.