Cara Streaming dari Zoom ke YouTube

Sekarang ini, setiap orang bisa siaran dengan mudah. Di Facebook dan Instagram,kita bisa siaran langsung dengan menekan 1 tombol dari aplikasi di ponsel berkamera.

Jaman pandemi, selain siaran di Facebook dan Instagram mulai ada banyak kelas dan seminar online melalui Zoom yang juga disiarkan ke YouTube. Setelah beberapa kali mengadakan Instagram Live bareng drakorclass, berikutnya jadi penasaran kalau YouTube live seperti apa ya. Rasanya seru kalau bisa ngobrol banyakan dan disiarin live di YouTube.

Mungkin ada yang punya pertanyaan seperti saya. Bagaimana caranya kita Live dari Zoom ke Youtube? Sebelumnya saya sudah menulis bagaimana caranya kita Streaming Zoom ke Facebook. Tentunya kita perlu mengatur untuk mengijinkan stream ke YouTube dari Zoomnya. Di tulisan ini saya akan menambahkan bagian pengaturan di YouTube.

Lanjutkan membaca “Cara Streaming dari Zoom ke YouTube”

Cara Streaming Zoom ke Facebook

Sejak 31 Desember kemarin, setelah selama pandemi beberapa bulan memakai Zoom gratisan, saya memutuskan untuk upgrade ke premium. Tujuannya sih supaya bisa tahun baruan bareng keluarga tanpa harus berkali-kali bikin room baru karena yang gratis biasa dibatasi 40 menit. Memang bisa saja video call dengan aplikasi lain, tapi yang saya tahu paling mudah untuk direkam itu hanya Zoom. Alasan lain sih, tentu saja nantinya bisa dipakai untuk berbagai keperluan Drakor Class atau ya, siapa tahu mau livestreaming kegiatan ngobrol bareng buat konten podcast, ataupun konten Video Youtube atau Facebook.

Untuk bisa streaming dari Zoom ke Youtube atau Facebook ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Pertama pastinya kita harus atur dari Zoom, kemudian kita perlu mengatur sedikit di Youtube atau di Facebooknya.

Langsung aja ikuti petunjuknya ya, semoga cukup jelas dan tidak ada yang terlewatkan.

Lanjutkan membaca “Cara Streaming Zoom ke Facebook”

Kagum sama Teknologi Internet

Hari ini, entah kenapa tiba-tiba saya memikirkan dan membayangkan bagaimana cepatnya kiriman data internet dari satu titik ke titik lain. Membandingkan masa mama saya dulu dan masa saya sekarang, lalu memikirkan bagaimana nanti masa anak-anak besar? Pastinya masih akan ada kelanjutannya, akankah saya masih bisa menikmati kemajuan teknologi internet berikutnya?

Jaman sekarang, teknologi internet sudah sangat maju dan masih terus berkembang dengan cepat. Adakah yang pernah membayangkan berapa cepat data suara dan video dari titik yang satu dikirimkan melalui apa yang kita kenal dengan nama jaringan internet untuk sampai ke titik penerima?

Lanjutkan membaca “Kagum sama Teknologi Internet”

Belajar Podcast

Tidak pernah terpikir sebelumnya kalau saya akan mencoba membuat podcast. Dulu saya pernah mendengar podcast Grammar Girl dan podcast belajar bahasa Thai. Lalu belakangan saya juga mendengarkan podcast belajar bahasa Korea. Tapi setelah sekian lama saya berhenti mendengar podcast karena pada akhirnya sulit juga membagi konsentrasi antara mendengar topik pelajaran bahasa sambil mengerjakan sesuatu.

Belakangan ini, saya kembali lagi mencari tahu tentang podcast. Alasan utamanya tentu saja karena teman-teman drakorclass yang kalau sudah punya ide itu seringnya bersemangat tinggi dan impulsif. Baru diobrolin, dalam hitungan hari sudah ada yang mengeksekusi.

drakorclass.com sekarang punya podcast juga loh
Lanjutkan membaca “Belajar Podcast”

Antara Facebook dan Instagram

Saya sudah menjadi pengguna Facebook sejak dulu, lalu sejak Instagram dibeli oleh Facebook juga saya mempunyai login ke Instagram. Tapi sejak dulu saya tidak terlalu suka mengisi Instagram saya, dan hanya sesekali membagikan apa yang saya pikirkan di Facebook saya.

drakorclass
Facebook Page DrakorClass

Hari ini saya mau menceritakan kesimpulan saya untuk masing-masing platform setelah beberapa hari ini mendapat kesempatan mengatur sosial media DrakorClass. Garis besarnya Facebook itu untuk komunikasi pertemanan, sedangkan Instagram itu untuk mencari pengikut/market promosi produk kita.

Lanjutkan membaca “Antara Facebook dan Instagram”

Google Photos dan Kebiasaan Foto Setiap Hari yang Berguna

Joe punya kebiasaan suka foto-foto aja iseng. Awalnya kebiasaan ini karena kami ingin punya kumpulan foto setiap hari dalam setahun yang dilakukan sejak tahun 2016. Harus diakui, mau kamera HP secanggih apapun, saya masih kalah rajin foto dibandingkan Joe. Nah, kebiasaan ini kali ini jadi berguna untuk menemukan misteri mencari di mana botol minum Joshua ketinggalan.

Hari Jumat kemarin, ketika waktunya menjemput, cuaca tiba-tiba berubah dari panas terik menjadi hujan deras. Saya memang sudah membaca berita kalau sejak Jumat sampai Minggu besok, akan ada badai Noul yang efeknya sampai ke sebagian besar wilayah Thailand, termasuk Chiang Mai.

Joe ikut menjemput Joshua dan menyetir mobil, saya kebagian turun dari mobil dan membantu Joshua untuk naik ke mobil. Saya ingat, waktu itu botol minum Joshua sudah saya bawa, tapi ketika sampai di rumah, saya cari-cari botol minum Joshua tidak ketemu juga.

Setiap Jumat sore, Joshua dan Jonathan ada kegiatan bersama, jadi saya pikir botol minumnya ketinggalan di tempat kegiatan bersama. Tapi, setelah saya melihat-lihat foto hari kemarin, saya baru menyadari kalau ternyata botol minum Joshua ketinggalan di tempat kegiatan Joshua yang pertama.

Lanjutkan membaca “Google Photos dan Kebiasaan Foto Setiap Hari yang Berguna”

Cerita Belanja Online

Jaman sekarang, belanja online sudah menjadi hal yang biasa dan semakin mudah dilakukan. Penjual tidak harus membangun aplikasinya sendiri karena sudah banyak tersedia marketplace yang yang memberikan subsidi dan berbagai penawaran untuk menarik pembeli menjadi pengguna layanannya.

Kalau dulu berbelanja online hanya bisa dilakukan dengan menggunakan kartu kredit, saat ini sudah ada banyak cara mudah membayar, bahkan ada pilihan untuk membayar ketika menerima barangnya. Kami juga termasuk salah satu yang sering dimanjakan dengan berbelanja online.

Hari ini saya mau cerita pengalaman baru-baru ini dengan seorang penjual di salah satu marketplace tersebut.

Lanjutkan membaca “Cerita Belanja Online”