Maling atau Tuyul?

Beberapa waktu lalu gue kehilangan duit di tempat kost gue. Ga cuma sekali, tapi 3 kali. Sempat merasa “apakah aku seceroboh itu?”. Terus… ternyata ada juga teman kost yang mengalami kehilangan duit, bedanya dia cuma sekali. Sempat mengira yang ngambil tuyul apa ya, soalnya yang diambil itu selalu dari tumpukan dan cuma 2 lembar. Misalnya duit di dompet ada 750 rebu (buat bayar kost), masa yang diambil cuma 50 rebu, kayaknya kalau orang kan tanggung ya ngambil segitu, tapi…apa iya ada tuyul di tempat kost? ah…padahal gue ga pernah nonton acara sejenis ghostbuster versi Indonesia deh. Kesimpulannya? kemungkinan besar sih ada maling di tempat kost. Hiiy…tempat kost mulai terasa ga aman deh…

Invisible

Pernah ga kalian merasa berada ditempat yang tidak diinginkan?. Pernah ga kalian merasa dianaktirikan dan diperlakukan berbeda? Berbeda kalau arti yang diperlakukan spesial mungkin menyenangkan ya, tapi disini dibeda-bedain seperti beda anak tiri dan anak kandung versi bawang putih bawang merah gitu.

Pernah ga kalian mengalami masalah di suatu tempat berkali-kali secara tidak sengaja. Orang lain tidak mengalaminya, tapi sialnya kalian selalu mengalami masalah-masalah kecil yang intinya membuat kalian merasa tidak exist ditempat itu. Pernah ga kalian merasa membenci SISTEM yang sangat tidak jelas sehingga kalian tidak tau kemana harus mencari informasi yang seharusnya kalian tau sebagai bagian dari sistem tak jelas itu?

Ya nasib ya nasib hidup dalam kerajaan kecil yang punya aturan sangat flexible. Flexible untuk anak emas dan sangat strictly untuk orang-orang yang tidak diinginkan.

Ada hak cipta untuk font

Font adalah sebuah karya seni yang memiliki hak cipta. Jadi rasanya aneh jika sebuah institusi pendidikan mengharuskan penggunaan font tertentu untuk laporan, tesis atau tugas. Font seperti Times New Roman, Courier New, dll bukanlah font yang gratis, dan pengguna sistem operasi gratis seperti BSD dan Linux tidak bisa menggunakannya (setidaknya tidak dengan mudah, lihat catatan di akhir tulisan ini).

Tentunya kewajiban memakai font tertentu adalah untuk membuat tampilan yang lebih seragam. Ada setidaknya beberapa cara untuk melakukan hal ini:
Continue reading “Ada hak cipta untuk font”

Jadi…kapan lu merit? ditunggu ya undangannya

Gue lagi males ngupdate blog. Lagi agak skeptis dengan dunia. Lagi sering menerima curhat dari berbagai penjuru kota dengan topik yang sama. Topik tentang betapa orang tua yang ingin anaknya segera menikah tapi lupa kalau menikah itu berbeda dengan lulus kuliah yang bisa diusahakan. Ada sih orang tua yang mengusahakan dengan mempertemukan anaknya dengan anak orang lain, sayangnya orangtua itu sendiri belum mengenal anak yang ingin dipertemukan itu. Topik tentang anak yang sudah bosan hidup sendiri dan ingin menemukan belahan jiwanya, pun karena memang terkadang merasa kesepian juga karena bosan di rongrong terus dengan pertanyaan yang sama oleh sekitarnya. Topik tentang : apakah mereka yakin menikah bisa membuat mereka lebih bahagia dari sekarang? karena tidak tau mungkin patut untuk dicoba. 😉

Februari dan November dan OS yang salah

Menurut KBBI, nama bulan yang benar adalah Februari (bukan Pebruari) dan November (bukan Nopember). Tapi tidak semua Sistem operasi benar menuliskan ini, berikut ini status 3 Sistem operasi yang saya pakai Windows (XP SP2), Linux (Fedora Core 4), dan Mac OS X 10.4.2 (Tiger): Nama bulan di Windows dan Linux sama-sama salah.

Kita Lihat aneka OS secara detail:

Microsoft Windows: Februari benar, November Salah

Bukti:
Februari Windows

November Windows

Belum komplain ke siapapun, nggak tau mau komplain ke mana. Ini benar-benar aneh, mestinya Microsoft punya informasi dengan sumber yang benar, karena pernah saya baca bahwa mereka bahkan punya peta timezone resmi dari PBB (menunjukkan keseriusan dalam hal ini). Terlebih lagi sudah pernah ada tim penerjemahan untuk membuat Windows berbahasa Indonesia, kenapa ya sampai Windows XP SP2 masih belum diperbaiki juga?
Continue reading “Februari dan November dan OS yang salah”