Paket Harta Karun Berikutnya

Berhubung belum juga bisa pulang ke Indonesia, dan persediaan harta karun yang datang bulan Agustus lalu sudah habis, kami meminta untuk adik di Jakarta mengirimkan pesanan yang isinya kurang lebih sama dengan paket sebelumnya. Ada paket utama dan ada paket ekstra.

Paket Utama

Mangkoknya udah berisi lagi sekarang

Paket utamanya masih sama, Indomie Kari Ayam dan Meses Ceres buat roti. Walaupun segitu banyak mi instan di Thailand, baik yang lokal maupun yang dari Korea sekalipun, Indomie Kari Ayam masih tetap paling favorit.

Lanjutkan membaca “Paket Harta Karun Berikutnya”

Pizza Daun Ganja (Cannabis) di Thailand

Kemarin akhirnya kami mencoba memesan Pizza dengan Ganja (Cannabis) dari Pizza1112. Sejak bulan Januari 2021, Thailand sudah melegalkan menggunakan Cannabis untuk dicampur ke makanan ataupun minuman (selain kabarnya bisa untuk obat dan juga kosmetik). Beberapa kali kami berencana mencobanya, tapi tertunda-tunda dan baru jadi sekarang.

Menurut berita, sejak bulan Maret tahun ini, setiap rumah di Thailand diijinkan untuk menanam maksimum 6 pohon cannabis. yang bisa digunakan untuk menjadi sumber penghasilan tambahan. Hasil dari pohon cannabis tersebut bisa dijual ke rumah sakit ataupun toko yang menjual makanan dengan campuran cannabis dan atau keperluan kosmetik.

Lanjutkan membaca “Pizza Daun Ganja (Cannabis) di Thailand”

Loy Kratong dan Musim Dingin 2021 di Chiang Mai

Tahun ini, perayaan Loy Kratong dirayakan di Thailand sejak hari Jumat, 19 November 2021 sampai dengan hari Sabtu 20 November 2021. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kami tidak ikut menghanyutkan kratong ke sungai Ping. Alasannya tentu saja karena masih tingginya kasus Covid di Thailand, khususnya Chiang Mai. Pinggiran sungai Ping di dekat rumah tidak dipersiapkan seperti biasanya, dan kami terlalu malas untuk pergi ke tempat lain.

Loy Kratong 2021 di Chiang Mai

Walaupun di dekat rumah tidak disediakan tempat menghanyutkan kratong, akan tetapi kemarin saya liat ada juga 2 meja yang berjualan kratong. Pastinya lebih sepi kalau dibandingkan Loy Kratong tahun- tahun sebelumnya.

Jualan kratong di sungai dekat rumah

Sebenarnya kalau mau usaha, di beberapa tempat di kota tua Chiang Mai, bisa terlihat hiasan menyambut Loy Kratong dan ada beberapa kratong besar yang akan dilayarkan di sekeliling kota tua.

Lanjutkan membaca “Loy Kratong dan Musim Dingin 2021 di Chiang Mai”

Bear Hug Cafe Chiang Mai

Di Chiang Mai, ada banyak warung kopi alias coffee shop/cafe. Tempatnya tidak selalu besar, ada yang benar-benar cuma menyediakan kopi dan kue saja, tapi ada juga yang menyediakan beberapa jenis makanan yang bisa sekalian untuk makan siang/sore. Kalau ditanya soal rasa, sejauh ini sih semuanya masih sesuai dengan selera kami, makanya saya tulis di sini sebagai rekomendasi.

Bear Hug Cafe ini salah satu tempat yang sudah beberapa kali kami datangi. Misalnya saja ketika Jonathan ulang tahun ke-9, dan juga valentine di tahun 2021. Kemarin, sepulang dari Chiang Mai Zoo, kami juga memutuskan untuk mampir ke tempat ini untuk minum kopi dan juga makan sore.

Selain faktor rasa dan tempat dan penyajian makanan yang unik, ada beberapa hal lain yang membuat kami memutuskan untuk datang lagi ke sebuah tempat makan/warung kopi. Yuk baca sampai selesai kalau penasaran.

Lanjutkan membaca “Bear Hug Cafe Chiang Mai”

Chiang Mai Zoo 2021

Gara-gara pandemi, lama juga nggak main ke Chiang Mai Zoo, dan kali ini ternyata ada banyak perubahan lagi. Secara umum sih jadi mirip dengan Night Safari, tapi bisa dilakukan dari pagi hingga sore hari, dengan harga tiket yang lebih murah dan ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan anak-anak kalau kuat seharian, hehehe.

Sejak pandemi, kami sudah beberapa kali ke Night Safari dan malah belum pernah ke Chiang Mai Zoo lagi. Kartu keanggotaan yang dibuat tahun 2018 lalu juga sudah habis masa berlakunya. Kami belum membuat kartu anggota lagi, karena belum tau apakah masih akan sering jalan-jalan di masa pandemi ini ke Chiang mai Zoo.

Di setiap titik berhenti akan ada peta seperti ini
Lanjutkan membaca “Chiang Mai Zoo 2021”

Website bertenaga matahari

Sudah ada beberapa orang yang membuat website bertenaga surya. Maksudnya website bertenaga surya di sini adalah menjalankan sebuah device (seperti Raspberry Pi atau Single Board Computer lain) dengan energi dari panel surya. Single Board Computer tersebut menjalankan web server, dan tentunya perlu terkoneksi ke Internet.

Jonathan ingin ikut membantu

Website yang pertama saya baca adalah Low Tech Magazine dan yang kedua adalah We are now Solar Powered. Ketika membaca artikel kedua, matahari sedang bersinar terik. Saya jadi terpikir: kalau membuat sesuatu seperti itu di sini apakah sulit dan mahal? Saya cek di Shopee, dan ternyata sudah ada paket: panel surya 50W, batere 12V 5AH, dan charge controller ternyata tidak terlalu mahal, kurang dari 40 USD, jadi saya putuskan untuk membelinya.

Jika kita ingin memakai listrik AC (alternating current), maka kita perlu punya inverter DC ke AC. Tapi karena saya hanya inggin menggunakan device USB yang memakai DC (direct current), saya tidak membeli inverter.

Saya tidak mengubah website ini jadi bertenaga surya, saya mensetup website baru. Website ini sudah terlalu besar (database, dan segala konten medianya sudah puluhan gigabyte, maklum website ini sudah dari 2004) dan pengunjungnya sudah terlalu banyak.

Alamat website eksperimental saya: https://solar.yohanes.mobi/

Lanjutkan membaca “Website bertenaga matahari”

11 Tahun, Waktunya ke Hogwarts?

Hari ini Jonathan sudah 11 tahun, karena dia sudah membaca Harry Potter kami ajak dia bercanda kalau ini waktunya dia dikirim ke Hogwarts. Jonathan bilang, nggak bisa karena di sini tidak ada platform kereta apinya.

Jadi teringat dengan tulisan What If yang saya tulis kemarin. Jadilah saya pengen iseng menuliskan cerita bagaimana kalau misalnya diandai-andaikan saja semua anak 11 tahun harus dikirim ke sekolah berasrama seperti Harry Potter dan teman-temannya.

Lanjutkan membaca “11 Tahun, Waktunya ke Hogwarts?”