Membuat Mood Board di Canva

Hari ini mau berbagi sedikit tentang mood board dan cara mudah membuatnya di Canva. Tapi sebelumnya, saya mau bilang kalau saya juga baru tau ada yang namanya mood board. Kalau saya salah, tolong dikoreksi ya.

Menurut Wikipedia:

mood board is a type of visual presentation or ‘collage’ consisting of images, text, and samples of objects in a composition. It can be based on a set topic or can be any material chosen at random. A mood board can be used to convey a general idea or feeling about a particular topic. They may be physical or digital, and can be effective presentation tools.

Wikipedia

Secara singkat: mood boards ini berperan sebagai alat visual untuk menginformasikan ‘perasaan’ atau ‘ide’ kita.

Lanjutkan membaca “Membuat Mood Board di Canva”

Serba Serbi Publikasi Desain Canva Sebagai Website

Hari ini saya mau berbagi cerita tentang Canva lagi. Jadi, saya baru tahu kalau di Canva, kita bisa mempublikasikan desain kita sebagai website.

Selain itu, di dalam elemen desain, kita bisa membuat link yang bisa diklik seperti dalam website.

Nah, selain diterbitkan sebagai website, desain kita juga bisa diembed ke blog Wordpres, Medium dan beberapa blog lainnya.

Canva menyediakan kode HTML juga untuk menempelkan desain kita ke website yang tidak bisa mengunakan smart link.

Ini contohnya, desain bio links untuk situs drakorclass. Isinya tentu saja link ke website dan semua media sosial drakorclass.

drakorclass.com by Risna Nugroho

Kalau desain ini saya unduh berupa image, ya hasilnya begitu saja dan tidak bisa diklik. Tapi kalau saya unduh sebagai file pdf, semua link yang ada bisa diklik dari dalam file pdf.

Lanjutkan membaca “Serba Serbi Publikasi Desain Canva Sebagai Website”

Membuat Efek 3D dan Video dalam Frame di Canva

Sejak bulan Februari, saya ikut belajar desain Canva yang dimulai dengan digital painting. Kelasnya gratis waktu itu. Lalu saya jadi kecemplung makin kenal dengan Canva setelah memutuskan ikut kelas belajar yang berbayar (dan pada waktu itu bonus canva Pro).

Setelah mengenal Canva, saya memang udah pengen banget langganan Canva Pro. Bukan, saya bukan sedang promosi Canva, ini asli cerita pengalaman pribadi. Dengan Canva Pro, pilihan gambarnya lebih banyak, dan ada fitur yang tidak tersedia di Canva gratisan.

Di grup belajar Canva, saya bertemu banyak orang-orang kreatif dan tidak pelit ilmu. Terkadang ada saja yang datang dengan ilmu baru. Ketika ditanya bagaimana membuatnya, tak lama kemudian tutorial pun sudah tersedia. Aduhai, banyaknya tutorial bikin pengen mencoba semuanya.

Efek 3 dimensi

Tapi kadang-kadang ya tetap saja tidak bisa terus-terusan mencoba semua. Ini beberapa hasil kerjaan di Canva dari hasil niruin kerjaan teman-teman lain.

Lanjutkan membaca “Membuat Efek 3D dan Video dalam Frame di Canva”

Dari Canva jadi Animasi di Kinemaster

Kemarin seorang teman membagikan hasil pekerjaan edit Video di Kinemaster yang isinya menganimasikan truck dan beberapa hewan di peternakan. Saya langsung tertarik dan ingin belajar juga.

Saya langsung ingat dengan hasil tugas digital painting beberapa waktu lalu dengan tema outdoor.

Hasil Canva Digital Painting tema outdoor

Hari ini, tugas digital painting dengan tema outdoor menjadi inspirasi untuk dianimasikan.

Lanjutkan membaca “Dari Canva jadi Animasi di Kinemaster”

Cara Edit Video dalam Multi Frame di Canva

Hari ini mau berbagi tentang pelajaran baru dari mainan Canva.

Mungkin sebenarnya terlihat biasa, ketika melihat video dengan multi frame begini, yang terpikir adalah videonya diletakkan di layer bawah dari bingkai kosong.

Saya sempat juga berpikir kalau video seperti ini dibuat dengan Kinemaster. Jadi saya pikir lapisan atasnya dibuat dengan bingkai di mana ada bagian yang transparan, lalu videonya diletakan di layer bawahnya.

Tapi ternyata saya salah.

Video dalam multi frame yang berasal dari video yang sama.

Terus gimana dong membuatnya?

Lanjutkan membaca “Cara Edit Video dalam Multi Frame di Canva”

Tips Belajar Melalui Kelas WhatsApp Group (WAG)

Beberapa waktu lalu, saya menuliskan tentang banyaknya kelas online bertaburan saat ini. Sebagian berbayar, banyak yang gratis juga. Antara pilihan belajar via Zoom, IG Live dan WA Group, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kesamaanya tentunya pengajar tidak bisa langsung melihat hasil kerja kita, ketika ada kesulitan kita harus bisa mendeskripsikan apa masalahnya lewat kata-kata, foto, screen shoot dan video. Pengajar hanya bisa membantu dari jauh.

Berbeda sekali dengan kelas tatap muka, di mana kalau ada kesulitan, pengajar bisa langsung turun tangan melihat apa masalahnya dan menunjukkan apa yang perlu dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan.

Lanjutkan membaca “Tips Belajar Melalui Kelas WhatsApp Group (WAG)”

Happy Valentine 2021

Sebenarnya kami tidak merayakan Valentine secara khusus. Postingan ini mau berbagi hasil kerjaan desain Canva hehehe. Karena adanya foto-foto waktu kami makan siang, ya sekalian fotonya dipakai untuk masuk ke desain Canva.

Tadi pagi kami ke dokter gigi untuk saya dan Joe bersihkan gigi (valentine kok ke dokter gigi), nah pulangnya makan siang kami ke sebuah cafe yang relatif dekat dari rumah. Anggap saja mentraktir anak-anak karena sudah menunggu papa mamanya di dokter gigi selama 2 jam.

Karena kami di sini tidak ada yang bisa dititip anak-anak, kalau kami pergi ya memang anak-anak masih akan dibawa. Mereka juga masih belum cukup umur untuk ditinggal ber 2 saja di rumah.

Lanjutkan membaca “Happy Valentine 2021”