Antara Drakor “Hello, Me!” dan “Sisyphus: The Myth”

Beberapa waktu lalu, pada waktu bersamaan, Netflix memulai drakor Hello, Me! dan Sisyphus: The Myth. Kedua drakor ini punya tema perjalanan waktu, walaupun genre nya jauh berbeda. Kemarin malam, karena keduanya sama-sama berjumlah 16 episode, dramanya pun berakhir dengan bersamaan.

Awalnya, saya sempat bingung memilih mau nonton drakor yang mana. Apalagi nama besar aktor dan aktris di Sisyphus lebih sering saya dengar dibandingkan pemeran Hello, Me!

Lanjutkan membaca “Antara Drakor “Hello, Me!” dan “Sisyphus: The Myth””

Mengumpulkan Kutipan Motivasi dari Buku dan Drama Korea

Belakangan ini, bisa dibilang selain menulis saya sering mencari quote/kutipan untuk dibagikan. Baik itu kutipan untuk menyemangati membaca dan menulis untuk grup KLIP dan kutipan dari drama Korea yang ditonton untuk dibagikan di media sosial drakorclass.

Menurut WIKIPEDIA: Kutipan adalah pengulangan satu ekspresi sebagai bagian dari yang lain, biasanya ekspresi yang dikutip itu terkenal dan ditandai dengan tanda kutip. Sebuah kutipan dapat merujuk pada penggunaan berulang dari karya seni seperti lukisan, adegan film, bagian komposisi musik maupun buku.

Buat saya sendiri kutipan ini biasanya berupa kalimat yang ketika saya membacanya membuat saya berpikir ulang.

Lanjutkan membaca “Mengumpulkan Kutipan Motivasi dari Buku dan Drama Korea”

3 Alasan Berhenti Nonton Mr.Queen

Annyeong,

Sesekali menulis review drakor lagi di blog ini. Kalau biasanya nulis drakor yang direkomendasikan, kali ini saya mau menuliskan drakor yang bikin saya berhenti menontonnya. Saya tidak sedang mengajak berhenti nonton loh ya, tapi cuma cerita saja kenapa saya memutuskan berhenti menontonnya walaupun rating drama yang sudah 8 episode ditayangkan ini semakin tinggi setiap episodenya.

Namanya selera tontonan, beda itu biasa. Jadi kalau kamu termasuk yang suka banget sama drakor ini, mungkin tidak usah meneruskan membaca tulisan saya.

Tentang Drama Mr. Queen

poster drakor mr queen
Poster drakor Mr. Queen (Sumber: tvN)
Lanjutkan membaca “3 Alasan Berhenti Nonton Mr.Queen”

Hobi Nonton? Yuk Menulis

Hari ini, saya mau membahas tentang seringnya saya membaca atau mendapatkan komentar negatif tentang penonton drama Korea. Beberapa komentarnya antara lain mencibir kalau artis Korea terlihat cantik karena operasi plastik, menyebutkan kalau penonton drama Korea umumnya kerjanya bergadang sehingga di siang hari terkantuk-kantuk sepanjang hari. Lalu ada lagi komentar kalau cerita drama Korea yang katanya terlalu membikin penontonnya menjadi halusinasi dan tidak bisa membedakan dunia nyata dan dunia fantasi.

Lanjutkan membaca “Hobi Nonton? Yuk Menulis”

Drakor Class: Kelas Belajar Kami

Hari ini Drakor Class berumur 2 bulan. Dalam 2 bulan ini ada banyak sekali pelajaran yang sudah kami dapatkan sebagai komunitas. Hari ini, kami mendapatkan hadiah istimewa. Hasil dari ketemu daring komunitas Hallyu Indonesia yang kami lakukan secara dadakan akhir November lalu berbuah diajak untuk mengisi acara Korean Culture Center Indonesia (KCCI) dalam rangka Korean Culture Day edisi bulan Desember. Acaranya tentu saja ngomongin apalagi kalau bukan K-Drama alias yang dikenal dengan sebutan drakor oleh orang Indonesia.

Lanjutkan membaca “Drakor Class: Kelas Belajar Kami”

Ternyata Komunitas Hallyu di Indonesia Banyak dan Keren

Tadi malam, seorang teman sekelas di Drakor Class memberi tahu kalau ada acara pertemuan dalam jaringan untuk komunitas hallyu (bukan halu) yang cinta dengan kebudayaan Korea. Acara ini diselenggarakan oleh Korean Cultural Center Indonesia (@kcc.id) yang berlokasi di Jakarta dalam rangka Korean Cultural Day.

Kegiatan KCC.ID ini ada banyak yang online sekarang ini gara-gara pandemi. Beberapa minggu lalu juga saya ikutan belajar bahasa Korea melalui drama Korea secara gratis. Tapi, belum sempat diceritakan saja di blog ini hehehe.

Pengumuman acara daring ketemu komunitas hallyu
Lanjutkan membaca “Ternyata Komunitas Hallyu di Indonesia Banyak dan Keren”

Belajar Podcast

Tidak pernah terpikir sebelumnya kalau saya akan mencoba membuat podcast. Dulu saya pernah mendengar podcast Grammar Girl dan podcast belajar bahasa Thai. Lalu belakangan saya juga mendengarkan podcast belajar bahasa Korea. Tapi setelah sekian lama saya berhenti mendengar podcast karena pada akhirnya sulit juga membagi konsentrasi antara mendengar topik pelajaran bahasa sambil mengerjakan sesuatu.

Belakangan ini, saya kembali lagi mencari tahu tentang podcast. Alasan utamanya tentu saja karena teman-teman drakorclass yang kalau sudah punya ide itu seringnya bersemangat tinggi dan impulsif. Baru diobrolin, dalam hitungan hari sudah ada yang mengeksekusi.

drakorclass.com sekarang punya podcast juga loh
Lanjutkan membaca “Belajar Podcast”