Cerita Natal 2021 dari Chiang Mai

Tulisan ini sekedar catatan singkat tentang Natal 2021, masa di mana pandemi masih belum juga usai dan kami belum bisa mudik. Tetap bersyukur walaupun belum bisa mudik, tapi salah satu adik Joe menyempatkan diri untuk mampir di akhir pekan ke Chiang Mai di tengah tugas pekerjaan ke Bangkok.

Lanjutkan membaca “Cerita Natal 2021 dari Chiang Mai”

Sebulan Jalan Pagi Bareng Pikmin Bloom

Hari ini 13 Desember 2021, genap 1 bulan kami rutin jalan pagi setiap hari. Awalnya karena Joe dan Jona main game Pikmin Bloom dan permainan ini seperti menanam bunga dengan berdasarkan jumlah langkah. Lama-lama Joe menggebah saya dan Joshua buat ikut jalan paginya. Eh akhirnya kami semua jadi sekalian ikut main Pikmin Bloom deh.

Hari pertama 13 Nov 2021
Lanjutkan membaca “Sebulan Jalan Pagi Bareng Pikmin Bloom”

Kami sudah Vaksin Booster (dosis ke-3)

Sekedar catatan singkat, setelah sekitar 4 bulan lalu kami berbarengan vaksin 1 dan 2 Sinopharm, ternyata sudah waktunya untuk vaksin booster dosis ke-3. Ada beberapa pilihan yang bisa diambil, antara lain Moderna dan Pfizer selain Aztra. Tapi akhirnya kami memilih mengambil Pfizer saja.

Joe sudah vaksin duluan hari Rabu, tanggal 8 Desember 2021. Saya vaksin 2 hari kemudian, hari Jumat, tanggal 10 Desember 2021. Kami divaksin di hari yang berbeda karena tadinya saya sempat berpikir untuk mengambil Moderna saja. Tapi, setelah melihat efek samping Pfizer di Joe yang cukup ringan, saya pikir saya sekalian saja ambil Pfizer supaya jarak vaksinasi kami tidak terlalu lama.

Lanjutkan membaca “Kami sudah Vaksin Booster (dosis ke-3)”

Tetap Bersyukur di 2021

Tahun 2021 belum habis, masih akan ada bulan Desember. Tapi, karena Tema Tantangan Menulis di KLIP minta catatannya sekarang, ya sekalian deh dituliskan saja sekarang.

Sebenarnya cerita tentang hal-hal yang dipelajari di tahun 2021, dalam arti belajar keahlian baru, sudah dituliskan di awal bulan ini. Tepatnya catatan belajar dan berkarya di tahun 2021. Jadi saya tidak akan mengulanginya lagi.

Rasa syukur terbesar adalah, karena saya tetap menuliskan hal-hal yang memang saya ingin ingat, sehingga untuk menuliskan catatan ini saya jadi kembali membaca tulisan-tulisan lama saya.

Ada banyak hal yang ingin disyukuri, tapi kalau saya tuliskan ulang di sini, nanti yang baca pasti mengeluh kepanjangan. Tapi, kalau saya bilang baca saja sendiri semua tulisan saya dari Januari sampai November ini, pasti. yang baca makin mengeluh lagi. Jadi, saya akan menuliskan poin-poin hal yang patut disyukuri di tahun 2021 ini, yang tentunya boleh terjadi atas ijin Tuhan semata.

Lanjutkan membaca “Tetap Bersyukur di 2021”

Paket Harta Karun Berikutnya

Berhubung belum juga bisa pulang ke Indonesia, dan persediaan harta karun yang datang bulan Agustus lalu sudah habis, kami meminta untuk adik di Jakarta mengirimkan pesanan yang isinya kurang lebih sama dengan paket sebelumnya. Ada paket utama dan ada paket ekstra.

Paket Utama

Mangkoknya udah berisi lagi sekarang

Paket utamanya masih sama, Indomie Kari Ayam dan Meses Ceres buat roti. Walaupun segitu banyak mi instan di Thailand, baik yang lokal maupun yang dari Korea sekalipun, Indomie Kari Ayam masih tetap paling favorit.

Lanjutkan membaca “Paket Harta Karun Berikutnya”

Potong Rambut di Masa Pandemi

Setelah sempat menikmati masa new normal, Thailand kembali mengalami gelombang baru dari pandemi Covid-19. Dengan adanya varian Delta, akhirnya Thailand pun mengalami peningkatan infeksi yang masih cukup tinggi beberapa bulan terakhir ini.

Saat ini, angka total pasien baru di Indonesia sudah menurut di bawah 10ribu kasus per hari, di Thailand masih di kisaran belasan ribu per hari. Padahal total area dan penduduk Thailand jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Indonesia.

Rambut anak-anak yang sudah semakin panjang mau tak mau tetap harus dirapihkan. Hari Minggu kemarin, kami membawa anak-anak ke tukang cukur tentunya dengan memperhatikan beberapa hal.

Lanjutkan membaca “Potong Rambut di Masa Pandemi”

Joshua Jadi Guru

Sejak kecil, Joshua suka sekali menulis di papan tulis. Dari mulai tulisannya masih besar-besar dan selalu hanya menulis alfabet, sampai sekarang di umur 6 tahun, dia bisa menulis kecil dan juga menggambarkan hal-hal yang katanya sih desain sesuatu.

Dari mengisi buku pelajaran matematikanya, dia juga suka membuat pertanyaan yang sama dituliskan di papan tulis. Kemudian dia akan meminta saya atau papanya mengisinya.

Lanjutkan membaca “Joshua Jadi Guru”