Laptop DPR dan Blog

Anggota DPR sebanyak 550 orang mau dibelikan laptop seharga 21 Juta Rupiah dari anggaran negara. Wheh… keren.., speknya apa yah? pasti keren lah. Kalau kita tanya dengan anak SD yang sudah belajar berhitung, sepertinya mereka juga tahu bahwa hasil perkalian itu akan menjadi jumlah yang tidak sedikit. Banyak mahasiswa informatika/komputer yang ngiler dan pengen banget biar laptopnya buat dia. Ada juga sih yang bilang mereka pantas mendapatkannya untuk mendukung produktifitas kerjanya. Dan menurut Angelina Sondakh, salah satu anggota DPR yang juga selebriti, semuanya itu sudah dipertimbangkan sebelum dianggarkan, dan mereka akan menggunakan laptop untuk lebih bertanggung jawab.

Well.. rasanya males sih memprotes kalau ga didengar. Masih ingat gimana anggota DPR diprotes waktu naik gajinya, dan tetap dilaksanakan. Percuma kan protes, buang-buang energi. Oh ya, tadinya sempat terpikir, gpp lah mereka dibeliin laptop, tapi laptopnya itu jangan dijadikan milik, tapi jadi aset pemerintah. Toh anggota DPR itu masa jabatannya ga penuh 5 tahun lagi, gimana kalau laptopnya dipulangkan kalau seandainya mereka di recall ataupun sudah habis masa jabatannya?. Tapi mengingat laptop itu akan ketinggalan jaman beberapa tahun lagi, pasti katanya sudah tidak layak pakai untuk anggota DPR berikutnya, repot juga yah.

Hmm… dipikir-pikir enak juga yah jadi wakil rakyat. Gaji lebih dari cukup, apa-apa masih dibeliin. Rumah tersedia, segala ditanggung, bahkan beli laptop (yang gue yakin bisa dibeli dari kocek sendiri) juga dibeliin. Mobil juga ada. Katanya kalau sering-sering diprotes bisa menghambat kerja mereka. Jadi.. mereka memang wakil rakyat, mereka mewakili rakyat banyak untuk menikmati segala fasilitas yang ada yang tersedia di negeri ini (makanya ga semua orang bisa menikmati, karena sudah diwakilkan).

Sebagai rakyat biasa, saya merasa serba salah. Memilih wakil rakyat tapi kok mengecewakan, ga milih katanya ga baik dan bukan warga negara yang baik. Tapi kenapa yah, kenapa mereka harus minta kita beliin laptop? coba hitung, dari 550 orang itu berapa orang lagi yang belum punya laptop, atau berapa orang yang anaknya ga punya laptop?. Kenapa ga beliin yang butuh atau yang ga punya saja sih daripada beliin semua? kalau setiap berganti anggota DPR selalu dibelikan, jangan-jangan kita bangkrut cuma buat ngasih fasilitas ke orang-orang yang mengambil keputusan di negeri ini.

Anyway, kalau setiap anggota DPR itu dikasih laptop, kira-kira mereka akan mengshare aktifitasnya melalui situs pribadi atau blog ga yah?. Positip thinking, mereka bisa jadi anggota dewan tentunya bukan orang bodoh, mereka pasti bisa memakai teknologi dengan cepat. Apakah mereka punya waktu buat ngashi tau ke rakyat apa masalah atau opininya tentang ini dan itu yang terjadi di ruang rapat?. Lalu kedepannya… apakah mereka bisa melakukan koordinasi melalui email dan chat, atau mungkinkah nanti mereka rapat paripurna melalui videoconfrence? supaya bandwith di negeri ini diperbaiki (walaupun awalnya untuk kepentingan mereka), lumayan kan mengurangi biaya rapat yang konon kabarnya setiap rapat mereka dibayar lebih dari cukup.

Well.. kayaknya mereka cukup sibuk untuk ngeblog. Liat saja blog Angelina Sondakh, jarang sekali di update. Padahal katanya mereka kan banyak kerjaan. Mbok ya diupdate gitu ke masyarakat. Atau sekalian mereka dibekalin handphone 3G lengkap dengan kameranya dengan kartu yang bisa akses internet (toh biaya komunikasi mereka dibayarin juga), terus misalkan sambil ngebantuin orang kena banjir, upload blog atau kalau perlu videocasting 😀 (kan ga perlu ngetik lagi). Let say, dana buat handphonenya umm… 10 juta rupiah. Sepertinya kalau mau meningkatkan produktifitas jangan tanggung-tanggung. Another 10 million rupiahs doesn’t hurt …

Sebagai penutup.., semoga gue ga dituntut karena menjadi rakyat yang kritis. Mohon maaf buat bapak dan ibu anggota DPR kalau tulisan saya ada yang salah dan menyinggung hati, tolong diklarifikasi untuk saya edit. Salam.. Merdeka!!!

Update 28 Maret 2007
Katanya DPR ga jadi beli Laptop, untuk penghematan. Semoga tidak berubah pikiran lagi dan tau-tau beli blackberry. Phew.. atau belum siap memasukin dunia blog kali ya 🙂

1 thought on “Laptop DPR dan Blog”

  1. Presiden, dikontrol rakyat & DPR.
    Malah DPR siap mengancam dgn impreachment.
    Kalo DPR, siapa yg ngontrol?
    Keputusan2 seenaknya penggunaan anggaran, siapa yg berwenang ngontrol DPR ya?

    Hi, salam kenal.
    ID ini bukan krn saya narsis tp OLIN itu nama ponakan saya (8 bln) yg lagi imut2nya.
    Saya baru nemu blog ini kemarin and lumayan suka.
    Have a nice day, God bless you 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *