Alah Bisa Karena Biasa dalam Berbahasa

Pelajaran bahasa Indonesia sering dipandang sebelah mata di masa sekolah. Rasanya dulu lebih banyak yang takut dengan pelajaran matematika dari pada pelajaran bahasa Indonesia. Padahal, buat saya, belajar bahasa itu bisa lebih sulit daripada matematika.

Untuk sebagian orang, mungkin mereka memang sudah terlatih menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sejak kecil. Tapi saya termasuk yang merasa kurang mengerti dengan penggunaan kata-kata yang terlalu baku. Saya masih merasa perlu terus menerus belajar dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Baik secara lisan maupun tulisan.

Lanjutkan membaca “Alah Bisa Karena Biasa dalam Berbahasa”

Every Life Has a Story

Kemarin aku berulang tahun, umur udah banyak, tapi ya jiwa masih muda, tentunya lebih bijaksana juga sampai lansia nantinya (I wish).

Entah mulai dari mana dan entah siapa yang memulai, di salah satu WAG yg kuikuti jadi pada bercerita tentang kenangan melahirkan. 

Ada berbagai peristiwa melahirkan yang wow banget. Benar-benar setiap kehidupan ada ceritanya masing-masing. Dan setiap kehidupan mulai dari lahir sampai meninggal nantinya pasti akan membutuhkan orang lain.

Aku mau tuliskan di sini kisah-kisah yang kubaca kemarin tanpa menyebutkan nama-namanya, untuk menjaga privasi dari masing-masing (tapi aku tau, kalau kamu baca ini, bisa jadi salah satu cerita di sini akan mirip dengan ceritamu sendiri).

Lanjutkan membaca “Every Life Has a Story”

Menjadi Lansia itu Istimewa

Banyak yang bilang menolak tua dan ingin selalu muda, tapi di tulisan ini saya ingin menuliskan kalau mempunyai umur panjang alias menjadi lansia (lanjut usia) itu merupakan hal yang istimewa.

Harapan semua orang adalah mempunyai umur panjang dan bisa menikmati hari tua dengan bahagia. Seperti halnya setiap tahapan dalam kehidupan kita, kita juga perlu mempersiapkan diri menjelang lansia. Apa saja sih yang kira-kira Anda pikirkan perlu dipersiapkan menjelang lansia?

Lanjutkan membaca “Menjadi Lansia itu Istimewa”

Kenapa Kita Butuh Tujuan dari Diri Sendiri

Tulisan hari ini semi curcol, diawali dengan perasaan kekaguman dengan seorang paman saya yang ternyata selama ini sudah mengumpulkan berbagai tulisan dalam bentuk blog. Kalau saya sepertinya punya banyak blog, paman saya ini punya lebih banyak lagi.

Walau ada banyak, blognya bukan blog random seperti saya. Semuanya ada tema dan topiknya yang menggambarkan dengan jelas apa sih motivasi/ tujuan/ dan harapannya dari setiap blog yang dikerjakan tersebut.

Dengan keterbatasan waktu, tenaga, maupun koneksi internet yang ada, paman saya mengumpulkan berbagai informasi yang menurutnya berharga untuk didokumentasikan dan dilestarikan. Mungkin ada yang berpikir mengumpulkan itu mudah. Tapi menurut saya, mengumpulkan informasi lalu menyajikannya kembali bukan pekerjaan mudah untuk seseorang yang memulai kegiatan tersebut saat sudah di atas 50 tahun.

Dari berbagai blog paman saya itu, dengan jelas terlihat apa yang membuat dia tetap melakukannya. Walaupun mungkin tidak selalu ada yang memberikan semangat, tapi paman saya tetap melakukan apa yang memang dia melakukan.

Oh ya cerita apa saja yang dilakukan paman saya bisa dibaca di tulisan sepupu saya DIP ini ya.

Berikut ini kesimpulan saya dari melihat hasil pekerjaan paman saya yang pastinya punya tujuan dari dirinya sendiri.

Lanjutkan membaca “Kenapa Kita Butuh Tujuan dari Diri Sendiri”

Perdamaian Itu Dilakukan

Saya baru tahu, kalau tanggal 21 September itu setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Perdamaian Internsional. Hari ini ditetapkan di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 1981.

Sudah 40 tahun ya, dan saya baru tahu sekarang. Terimakasih untuk Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP) yang membuat tema ini menjadi tantangan buat dituliskan minggu ini.

tema menulis perdamaian
Tema Tantangan Menulis: Hidup Bersama Dengan Damai
Lanjutkan membaca “Perdamaian Itu Dilakukan”

3 Hari 2 Malam: Chiang Mai – Bangkok – Chiang Mai

Sudah beberapa hari ini nulisnya draft doang. Sebenarnya ada banyak sekali yang ingin diceritakan, sampai tidak tahu mau mulai cerita dari mana. Ibaratnya kalau kejadiannya adalah cerita dalam drama, semua terasa ingin dituliskan secara detail.

Banyak cerita, sedikit tenaga

Masalah terbesar kenapa akhirnya tidak dituliskan adalah, karena tenaga untuk menuliskannya tidak ada. Dengan begitu banyaknya hal yang terjadi dan ingin dituliskan, akhirnya malahan menuliskannya seadanya doang.

Tapi, kalau tidak dituliskan pasti nanti jadi lupa. Jadi, kalau ada yang gak ngerti juga nggak apa-apa, karena tulisan ini sekedar catatan buat kami tentang perjalanan yang baru dilakukan dalam 3 hari 2 malam kemarin.

Lanjutkan membaca “3 Hari 2 Malam: Chiang Mai – Bangkok – Chiang Mai”

Potong Rambut di Masa Pandemi

Setelah sempat menikmati masa new normal, Thailand kembali mengalami gelombang baru dari pandemi Covid-19. Dengan adanya varian Delta, akhirnya Thailand pun mengalami peningkatan infeksi yang masih cukup tinggi beberapa bulan terakhir ini.

Saat ini, angka total pasien baru di Indonesia sudah menurut di bawah 10ribu kasus per hari, di Thailand masih di kisaran belasan ribu per hari. Padahal total area dan penduduk Thailand jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Indonesia.

Rambut anak-anak yang sudah semakin panjang mau tak mau tetap harus dirapihkan. Hari Minggu kemarin, kami membawa anak-anak ke tukang cukur tentunya dengan memperhatikan beberapa hal.

Lanjutkan membaca “Potong Rambut di Masa Pandemi”