Pilih cantik atau jelek?

Beberapa waktu lalu Joe keranjingan baca VirusComix terus nunjukkin bagian komik yang judulnya Things They Don’t Tell You (But Should), A Guide to Life. Ya gue tau sih ini isinya cuma joke doang, tapi kadang-kadang kalau dipikir ada benarnya juga. Hal yang cukup menarik misalnya masalah cantik dan jelek.

Katanya :

Beauty

Kalau kamu seorang yang berwajah cantik, orang lain akan sebel melihatmu karena semua orang berpikir bahwa orang yang cantik selalu memanfaatkan wajahnya dalam hidup padahal isi kepalanya kosong. Kamu tidak akan mendapatkan simpati, karena semua orang berpikir hidupmu sempurna. Hasilnya kamu hidup dalam kepahitan dan kesepian.

Ugly

Kalau kamu seorang yang berwajah jelek, semua orang akan menyukaimu karena kamu lebih jelek dari mereka. Tapi, tidak seorangpun akan mencintaimu karna kamu lebih jelek dari mereka. Hasilnya kamu hidup dalam kepahitan dan kesepian.

Well, gue ngaku aja, kadang-kadang gue pikir juga wah kenapa ya si anu itu kok keliatannya hidupnya tidak bahagia, padahal dia cantik dsb dst bla bla bla. Tapi kadang mikir juga, kasian si anu itu, hidupnya tidak bahagia karena wajahnya jelek bla bla bla. Jadi memang wajah cantik dan jelek bukan parameter kebahagiaan. Demikian juga dengan orang kaya dan orang miskin, materi juga bukan ukuran kebahagiaan. Yang penting adalah mensyukuri berkat yang diberikan Tuhan menjadi bagian kita.

2 thoughts on “Pilih cantik atau jelek?”

  1. seperti lagu dangdut aja cin… “yang sedang-sedang sajaaaaa….” *goyang mode on* 😛

Leave a Reply to vera Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.