Tantangan Flare On

Di posting ini saya ingin memperkenalkan kompetisi Flare On untuk para reverse engineer sekaligus mengajak ikutan buat yang belum ikutan. Flare On adalah tantangan dalam bentuk CTF (silakan baca tulisan saya ini untuk yang belum tahu apa itu CTF) khusus di bidang reverse engineering yang diadakan oleh Fireye. Tantangannya 6 minggu, semua peserta yang bisa menyelesaikan semua tantangan akan dianggap pemenang dan dapat hadiah. Ini bisa dibandingkan dengan lari Marathon (lama, butuh stamina, tingkat kesulitannya bisa sangat tinggi, semua yang selesai dianggap sebagai finisher), dan kebanyakan CTF lain bisa dibandingkan dengan lari sprint (biasanya hanya 2 hari, kesulitan soal dibatasi supaya bisa selesai dalam hitungan jam) .

Reverse Engineering (RE)

Saya sudah menulis soal pengenalan reverse engineering dan tulisan pengantar jika ingin memulai reverse engineering. Inti reverse engineering adalah: membongkar/memahami kode (terutama kode biner, tapi tidak selalu biner). Contoh kode biner yang perlu dipahami:

  • Software yang dibeli atau download (tanpa source code)
  • Malware
  • Kode exploit

Contoh penggunaan reverse engineering:

  • Software dari Hacking Team (untuk menghack orang, software ini banyak dibeli oleh beberapa pemerintah dunia) ternyata ada backdoornya.
  • Berbagai file yang kena ransomware berhasil didekrip karena ada kelemahan dalam enkripsinya, dan ini ditemukan dengan reverse engineering (dan tentunya ilmu kriptografi)
  • Malware yang sangat spesifik (misalnya yang digunakan untuk hacking Bank Sentral Bangladesh) harus dianalisis khusus, tidak akan ketemu oleh antivirus biasa
  • Malware yang tertarget (via email/web) untuk perusahaan tertentu juga perlu dianalisis secara khusus
  • Berbagai software legal ternyata menginstall rootkit (kasus terbaru saat ini di game Street Fighter)
  • Untuk melakukan pentesting secara benar untuk aplikasi mobile
  • Berbagai router dan benda IOT perlu direverse engineer untuk mengetahui cara kerjanya
  • Berbagai exploit disebarkan via halaman web (via Javascript yang diobfuscate, memanfaatkan kelamahan Flash/Java/IE, lalu mengandung kode biner berisi shell code)

Lanjutkan membaca “Tantangan Flare On”