Piknik ke Rumah Soekarno di Chiang Mai

Beberapa tahun tinggal di Chiang Mai, baru hari ini berkesempatan piknik ke taman hutan yang tak jauh dari kota dan memiliki sebuah rumah bernama Soekarno House. Letaknya sangat dekat dengan Kuil Suthep yang berada di Doi Suthep (gunung Suthep), yang terlihat dari kota Chiang mai.

Rumah tersebut memang merujuk ke nama Presiden pertama RI. Jadi, ketika mengetahui ada rumah Soekarno dan tempatnya bisa asik untuk piknik, kami pun menyetujui ajakan piknik dari beberapa teman Indonesia yang punya anak kecil dan sudah beberapa lama tinggal si kota ini.

Hari Sabtu, 4 Desember 2021, cuacanya juga mulai lebih dingin dari biasanya. Musim dingin mulai semakin terasa. Matahari bersinar cerah, tapi udaranya dingin. Kombinasi yang baik untuk jalan-jalan ke alam terbuka.

Suhu Chiang Mai mulai dingin
Lanjutkan membaca “Piknik ke Rumah Soekarno di Chiang Mai”

Menulis Blog vs Menulis Buku

Akhirnya selesai juga mengumpulkan tulisan yang dituliskan sepanjang tahun 2021 tentang apa yang ingin diingat seputar Chiang Mai. Tulisan lengkapnya bisa diunduh dalam bentuk pdf di sini. Kalau bukan karena tugas dari KLIP, rasanya saya tidak akan pernah mengumpulkan tulisan di blog menjadi buku begini.

Kumpulan tulisan tentang Chiang Mai 2021

Sebenarnya tulisan sepanjang tahun 2021 ada banyak sekali, semuanya ada tersebar di blog ini, selain blog Risna.info dan juga di blog komunitas lainnya. Tapi, sepertinya dari sekian banyak tulisan yang dituliskan, saya lebih ingin mengumpulkan cerita sepanjang 2021 tentang kehidupan kami dalam satu e-book.

Lanjutkan membaca “Menulis Blog vs Menulis Buku”

Tantangan Bebras 2021

Setelah kemarin menuliskan tentang ucapan syukur di tahun 2021, beberapa hari lalu dapat beberapa hal lagi yang perlu disyukuri. Tantangan Bebras yang diikuti Jonathan di hari ulang tahunnya sudah keluar hasilnya, dan Jonathan mendapatkan full score alias nilai 100 dari 100. Dari sekitar 5 ribu peserta untuk kelas 4-6 SD, hanya ada 64 orang yang mendapat nilai penuh.

Tantangan Tahunan

Tahun ini merupakan tahun ke-3 Jonathan mengikuti kegiatan Bebras Challenge secara online. Sayangnya, di tahun pertama, kegiatannya masih belum tertata baik dan sepertinya saya terlewat pengumumannya.

Saya menuliskan juga tentang kegiatan Tantangan Bebras tahun 2020 lalu, dan hasilnya Jonathan menjadi juara harapan ke-2. Mungkin karena semangat yang sedang berulang tahun, atau ya namanya juga sudah lebih besar, Jonathan ternyata bisa mendapatkan nilai sempurna di kesempatan kali ini.

Sungguh hal yang patut disyukuri, dan hadiah ulang tahun ke-11 yang semoga jadi pemacu semangat untuk tahun-tahun ke depan untuk Jonathan. Papa dan mama ya tentu saja ikut bangga.

Yang juga membahagiakan adalah, Omanya Jona ikut memberi hadiah tambahan untuk Jonathan. Tahun lalu juga Oma kasih hadiah, bukan karena menang, tapi karena Jonathan bersemangat tetap ikut tantangan Bebras ini. Tahun ini hadiahnya sekalian buat hadiah ulang tahun. Terimakasih Oma.

Lanjutkan membaca “Tantangan Bebras 2021”

Tetap Bersyukur di 2021

Tahun 2021 belum habis, masih akan ada bulan Desember. Tapi, karena Tema Tantangan Menulis di KLIP minta catatannya sekarang, ya sekalian deh dituliskan saja sekarang.

Sebenarnya cerita tentang hal-hal yang dipelajari di tahun 2021, dalam arti belajar keahlian baru, sudah dituliskan di awal bulan ini. Tepatnya catatan belajar dan berkarya di tahun 2021. Jadi saya tidak akan mengulanginya lagi.

Rasa syukur terbesar adalah, karena saya tetap menuliskan hal-hal yang memang saya ingin ingat, sehingga untuk menuliskan catatan ini saya jadi kembali membaca tulisan-tulisan lama saya.

Ada banyak hal yang ingin disyukuri, tapi kalau saya tuliskan ulang di sini, nanti yang baca pasti mengeluh kepanjangan. Tapi, kalau saya bilang baca saja sendiri semua tulisan saya dari Januari sampai November ini, pasti. yang baca makin mengeluh lagi. Jadi, saya akan menuliskan poin-poin hal yang patut disyukuri di tahun 2021 ini, yang tentunya boleh terjadi atas ijin Tuhan semata.

Lanjutkan membaca “Tetap Bersyukur di 2021”

CentralPlaza Chiang Mai yang Terasa Berbeda di Nov 2021

Setelah sekian lama di rumah saja, kami akhirnya ke mall lagi hari ini. Bukan untuk merayakan sesuatu, tapi karena sepatu Joshua mulai kekecilan. Terakhir kali ke Mall itu beberapa bulan lalu, dan kala itu juga karena ada perlunya.

Tulisan ini sekedar catatan untuk mengingat perubahan-perubahan yang terjadi dengan mall CentralPlaza Chiang Mai Airport yang termasuk dekat dari rumah dan dulu sering kami kunjungi.

Kalau beberapa bulan lalu yang terasa berbeda itu tempat main anak-anak yang masih ditutup, dan choo choo train yang berhenti beroperasi. Termasuk tempat main lego dan juga tempat main gratisan yang biasa banyak di mall juga sudah tidak dibuka sejak beberapa bulan lalu.

Kali ini restoran Black Canyon, salah satu tempat kami makan siang dan atau sekedar ngopi ternyata sudah tidak ada lagi. Waktu beberapa bulan lalu sih ditulisnya sedang direnovasi, ternyata sepertinya mereka memutuskan untuk pindah saja.

Dekorasi pohon natal digantung terbalik
Lanjutkan membaca “CentralPlaza Chiang Mai yang Terasa Berbeda di Nov 2021”

Paket Harta Karun Berikutnya

Berhubung belum juga bisa pulang ke Indonesia, dan persediaan harta karun yang datang bulan Agustus lalu sudah habis, kami meminta untuk adik di Jakarta mengirimkan pesanan yang isinya kurang lebih sama dengan paket sebelumnya. Ada paket utama dan ada paket ekstra.

Paket Utama

Mangkoknya udah berisi lagi sekarang

Paket utamanya masih sama, Indomie Kari Ayam dan Meses Ceres buat roti. Walaupun segitu banyak mi instan di Thailand, baik yang lokal maupun yang dari Korea sekalipun, Indomie Kari Ayam masih tetap paling favorit.

Lanjutkan membaca “Paket Harta Karun Berikutnya”

Loy Kratong dan Musim Dingin 2021 di Chiang Mai

Tahun ini, perayaan Loy Kratong dirayakan di Thailand sejak hari Jumat, 19 November 2021 sampai dengan hari Sabtu 20 November 2021. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kami tidak ikut menghanyutkan kratong ke sungai Ping. Alasannya tentu saja karena masih tingginya kasus Covid di Thailand, khususnya Chiang Mai. Pinggiran sungai Ping di dekat rumah tidak dipersiapkan seperti biasanya, dan kami terlalu malas untuk pergi ke tempat lain.

Loy Kratong 2021 di Chiang Mai

Walaupun di dekat rumah tidak disediakan tempat menghanyutkan kratong, akan tetapi kemarin saya liat ada juga 2 meja yang berjualan kratong. Pastinya lebih sepi kalau dibandingkan Loy Kratong tahun- tahun sebelumnya.

Jualan kratong di sungai dekat rumah

Sebenarnya kalau mau usaha, di beberapa tempat di kota tua Chiang Mai, bisa terlihat hiasan menyambut Loy Kratong dan ada beberapa kratong besar yang akan dilayarkan di sekeliling kota tua.

Lanjutkan membaca “Loy Kratong dan Musim Dingin 2021 di Chiang Mai”