Perayaan Hari Ayah di Thailand

Setiap tanggal 5 Desember diperingati sebagai hari Ayah di Thailand. Seperti halnya hari Anak dan hari Ibu versi Thailand, maka pada hari ini di banyak tempat akan diberikan tiket masuk gratis untuk sang Ayah. Artinya, hari tersebut merupakan hari wajib membawa anak jalan-jalan, mumpung ayahnya gratis, jadi tinggal bayar untuk ibu dan anak-anaknya saja.

Peringatan hari Ayah di Thailand ini didasarkan pada hari kelahiran Raja Thailand Rama IX, King Bhumibol Aduljadej. Beliau lahir pada tanggal 5 Desember 1927. Walaupun sekarang ini Raja Thailand sudah berganti sehubungan dengan wafatnya beliau di tanggal 13 Oktober 2016, hari Ayah di Thailand tetap diperingati pada tanggal 5 Desember setiap tahunnya karena beliau tetap dikenang sebagai Ayah dari bangsa Thailand.

ke night safari
Hari ini ke Night Safari lagi

Sejak Joshua masih di dalam perut, kami berusaha menjadikan kebiasaan merayakan hari Ayah ini ke Night Safari Chiang Mai, tetapi 2 tahun terakhir dengan berbagai alasan (kemungkinan antara malas, panas dan polusi) kami tidak pergi.

Biasanya, setiap tanggal 5 Desember, karena ditetap sebagai hari Ayah, maka hari itu akan dijadikan hari libur Nasional. Hari ini, kebetulan hari Sabtu, jadi ya libur juga. Kami memutuskan untuk pergi ke Night Safari lagi, mumpung anak-anak tadi tidur siang, artinya butuh kegiatan untuk menghabiskan energinya.

Berhubung udara di Chiang Mai juga sudah mulai berpolusi, kami memakai masker yang memiliki filter udara juga. Oh ya, beberapa hari terakhir ini juga mulai ada keresahan di Chiang Mai karena mulai ada lagi kasus Covid-19 yang dibawa oleh orang yang masuk ilegal dari perbatasan darat. Tapi, bisa jadi karena semua sudah terbiasa dengan memakai masker, hari ini di Night Safari saya perhatikan tetap banyak pengunjung yang datang memanfaatkan gratisan untuk sang Ayah.

Polusi telah tiba

Seperti biasa, kami hanya mengambil rute jalan kaki keliling saja. Lalu, melihat pertunjukan sedikit sambil makan nasi telur dan sate yang dijual di sana. Tadi, sebelum menuliskan tulisan ini, saya pikir saya sudah terlalu sering menulis soal hari Ayah ini, ternyata saya menuliskannya di Facebook. Nah, supaya memori nya terekam di blog ini juga, saya akan pindahkan beberapa foto dari Facebook dengan sedikit catatan.

Hari Ayah 2014

Tahun 2014, Joshua masih di dalam perut. Saya memilih duduk saja, sedangkan Jonathan dan Joe yang berjalan keliling Zona berjalan di Night Safari. Waktu itu, Jonathan juga masih gratis masuk Night Safari, soalnya tingginya belum 100 cm. Lumayan ya, saya sendiri yang bayar, hehehe.

Hari Ayah 2015

Tahun 2015, kami tidak ke Night Safari karena Jonathan ada undangan acara ulang tahun temannya. Joshua juga masih usia beberapa bulan. Karena acara ulang tahunnya itu juga anak teman kami, maka kami jadinya ikutan ke acara ulang tahun saja.

Hari Ayah 2016

Tahun 2016, kami merayakan hari Ayah ke Night Safari lagi. Saya ingat, tempat duduk ini merupakan lokasi untuk melihat Tiger Show. Aduh itu Joshua gondrong banget yah. Waktu itu pastinya Joshua masih belum bisa lari-larian seperti sekarang.

Hari Ayah 2017

Tahun 2017, Joshua sebenarnya sudah bisa jalan dan lari-larian dengan cepat, tapi kami masih membawa stroller supaya bisa membuat dia duduk dengan tenang ketika makan. Saya ingat, masa itu Joshua cuma mau makan nasi putih. Tapi sejak makan nasi putih dan telur dadar, Joshua jadi mulai bertambah pilihan makanannya. Sekarang ini, favoritnya ya masih nasi putih dan telur dadar selain sate muuping.

Tahun 2018 dan 2019 tidak ada catatannya di Facebook ataupun blog, jadi tidak ingat deh, kemungkinan paling ya ke mall atau di rumah saja.

Selamat hari Ayah Thailand untuk Joe, semoga tetap jadi ayah yang baik untuk anak-anak kita ya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.