Donat Kentang, Bakwan dan Pie Susu pakai Teflon

Beberapa hari ini, timeline Facebook dan WhatsApp Group (WAG) saya penuh dengan 3 jenis cemilan tersebut. Sekitar 3 hari lalu, kakak saya bercerita kalau dia masak donat kentang. Kakak saya yang satu lagi jadi ikutan dan mencoba masak donat kentang juga.

Dulu mama saya memang sering masak donat kentang, tapi saya lebih suka makan daripada masak sendiri. Masak donat kentang itu ribet, kentang direbus lalu diulek/dibenyek. Lalu dicampurkan ke adonan tepung dan ragi dan dikembangkan. Setelah adonan mengembang, harus digiling dan dicetak supaya berbentuk cincin. Setelah dicetak, dikembangkan lagi sebelum digoreng. Setelah digoreng dikasih gula halus atau mentega dan meses baru bisa dinikmati. Terlalu panjang prosesnya, jadi saya tidak terpikir untuk ikut-ikutan masak donat kentang.

donat kentang bertabur gula halus buatan kakak saya

Lalu 2 hari lalu, di WAG yang saya ikuti ada beberapa orang yang membagikan kalau dia sedang masak donat ataupun memesan donat. Di timeline FB saya juga ada beberapa orang lain yang memamerkan foto donat. Saya sampai terpikir: ada apa dengan donat? Kenapa semua orang sepertinya jadi kangen makan donat?

Belum terjawab pertanyaan ada apa dengan donat, kemarin timeline saya diramaikan dengan bakwan alias bala-bala. Bukan hanya 1 atau 2 orang, ada lebih dari 3 orang yang gak janjian tapi malah jadi kompakan masak bakwan.

Nah, kebetulan kalau bakwan ini saya punya semua bahan dan termasuk cepat mempersiapkan sampai memasak. Kebetulan di kulkas sudah ada kol dan wortel yang sudah diiris sebelumnya. Saya tinggal iris daun bawang dan masukkan bumbu bawang putih, merica dan garam. Tambahkan tepung dan air secukupnya, aduk-aduk dan goreng deh.

Bakwan alias bala-bala buat cemilan sore

Duluuuu, sebelum tinggal di Chiang Mai, gak pernah kepikiran untuk masak bakwan sendiri. Kalau mau makan gorengan, tinggal beli aja ke ujung gang dekat rumah, jadi ngapain repot masak sendiri. Tapi berhubung di sini tidak ada yang jual, akhirnya belajar bikin sendiri.

Memasak bakwan ini merupakan makanan Indonesia pertama yang saya pelajari dari mertua selain bikin tempe dari kedelai. Ternyata masak bakwan itu gampang, lebih gampang masak sendiri (dan tentunya lebih murah) daripada jalan pergi membeli kalau memang bahannya ada di rumah.

Karena banyak yang masak bakwan, pertanyaan hari kemarin ada apa dengan donat, bertambah lagi dengan ada apa dengan bakwan. Lalu hari ini, salah seorang teman di WAG memberi info, ternyata ada perlombaan foto bakwan sebagai cemilan praktis dan sehat selama di rumah aja. Saya tidak kasih link nya di sini, soalnya saya tidak ikutan. Bakwan yang dimasak sudah habis, dan kemarin fotonya juga seadanya, dan syarat lainnya harus upload di Instagram dan tag orang-orang. Tetap tidak suka jenis lomba yang memaksa tagging orang hehehe.

Tapi sepertinya, beberapa teman yang masak bakwan kemarin juga tidak tahu informasi soal lomba foto dan resep bakwan itu. Jadi gak bisa bilang juga kalau lomba foto itu bikin banyak foto bakwan beredar di FB saya.

Hari ini, giliran pie susu yang menghiasi timeline saya. Nah kalau yang ini agak lebih jelas kenapa tiba-tiba populer. Ada beberapa instagram dan tiktok yang memposting resep sederhana masak pie susu menggunakan teflon dan bahannya juga cuma tepung, mentega, susu kental manis, telur dan maizena.

Memang kalau dilihat video yang cuma beberapa detik itu, sepertinya gampang sekali memasaknya, dan rasanya pasti manis dan digemari anak-anak. Teman di WAG bilang, dia sudah 2 kali bikin dan selalu berhasil, tapi ada juga teman yang di FB bilang, dia masaknya gagal dan lebih bisa masak pie pake oven saja.

Nah untuk ini, saya belum bisa ikut-ikutan. Sudah lama tidak punya susu kental manis di rumah. Tepung Maizena juga tidak pernah beli lagi, karena setiap beli akhirnya lebih banyak terbuang karena biasanya dipakai sedikit saja, lalu tidak pernah dipakai sampai kadaluarsa. Mungkin kalau lagi belanja keluar dan ingat, saya akan beli susu kental manis dan tepung maizena untuk mencoba membikin pie susu ini.

Saya pikir-pikir lagi, banyaknya beredar foto makanan akhir-akhir ini disebabkan semua orang di rumah saja. Anak-anak yang selalu mencari cemilan dan para ibu yang harus atur pengeluaran supaya tidak selalu membeli. Berbagai foto dan resep yang terlihat di timeline, jadi inspirasi untuk dipelajari.

Ibu-ibu yang biasanya bekerja dan terjebak macet di jalan, jadi punya waktu untuk mencoba resep yang butuh waktu lama seperti donat, atau mencoba cemilan ala cafe seperti pie susu dan sesekali variasi dengan cemilan asin seperti bakwan. Ibu-ibu yang biasanya di rumah saja, menambah keahlian dengan mencoba resep yang baru.

Besok kira-kira makanan apa lagi yang akan jadi trend di timeline saya ya. Efek di rumah saja, jadi pada rajin makan cemilan eh maksudnya masak cemilan hehehe.

Ayo ngaku, siapa yang makan donat, bakwan atau pie susu dalam beberapa hari ini selama di rumah saja?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.