Honey Dispenser

Ini bukan iklan, tapi cuma mau cerita aja. Pernah gak di Facebook lihat video tentang benda-benda unik untuk keperluan sehari-hari atau di dapur. Saya sering melihatnya, dan kadang-kadang suka jadi pengen beli tapi ya ga selalu juga dibeli. Kagum dengan orang yang merancang sebuah benda untuk mempermudah mengupas buah misalnya. Nah honey dispenser ini juga masuk kategori seperti benda-benda unik tapi berguna itu, bedanya saya bukan tau dari video-video itu, melainkan dari salah seorang teman saya.

Ceritanya selama ini saya suka males minum madu karena setiap kali menuang ke sendok pasti deh belepotan atau lengket di tangan waktu menyentuh tutup madunya. Jadinya sering terasa malas memakai madu walaupun itu wadahnya yang model bisa tinggal pencet. Masalahnya setiap pegang tutupnya, pasti deh akan ada yang terasa lengket di tangan. Pernah beli madu sampai lama banget gak diminum juga, pernah juga membeli aneka jenis madu dengan kemasan yang sepertinya mudah dituang (tapi ternyata tetap terasa lengket setiap kali). Akhirnya lebih sering malas beli madu.

pake tempat madu, ga ada yang lengket di tangan

Beberapa waktu lalu, seorang teman memberi tahu soal honey dispenser ini. Awalnya saya pikir: ah bakal sama saja, tiap pakai madu bakal ada yang lengket. Saya pikir juga tempatnya terlalu kecil dan harus sering-sering diisi ulang, jadi bakal tetap repot dan sering lengket-lengket.

Ternyata setelah melihat cara kerjanya, saya berubah pikiran. Kapasitas tempat madu ini hampir 1/3 dari isi botol madu 1 literan. Isi dispenser madu ini bisa bertahan lebih dari seminggu (ya tergantung berapa banyak pemakaian madunya). Saya memakai madu sekitar 4 sendok sehari, dan baru perlu isi ulang tempat madunya 2 kali selama hampir sebulan sejak beli tempat madu ini. Dengan memakai tempat madu ini, tangan lengket kena madu itu terjadi hanya ketika mengisi tempat madunya.

cara kerja honey dispenser

Ketika mengisi madu ke tempatnya, kita pasang tutup karet di bawahnya. Untuk memakainya, tutup karet ini bisa dilepas saja. Madu tidak akan keluar karena dari sebelah dalam ada tutupan karetnya. Madu akan keluar kalau kita tekan bagian dekat tutup atas yang akan mengangkat tutup karet bagian dalam. Madu turun dari bagian bawah, dan tangan kita tidak perlu menyentuh apapun yang ada madunya. Setelah selesai, tempat madu tinggal diletakkan di gelas kecil plastik yang merupakan bagian dari honey dispensernya.

Buat kamu yang suka minum madu sesendok sehari dan tidak suka dengan efek lengket setiap memegang tutup botol madu, tempat madu seperti ini pasti akan sangat terasa berguna. Kemungkinan orang yang merancang tempat madu ini awalnya karena tidak suka dengan tangan lengket setiap kali minum madu seperti saya hehehe.

Saya beli dispenser madu ini dari Aliexpress, tapi teman saya beli dari Lazada. Saya tidak tahu apakah ada yang jual offline. Tapi lebih gampang beli online lah ya jaman sekarang ini hehehe. Harganya tidak sampai 100 rebu kalau dirupiahkan. Mahal? relatif, madu 1 liter di sini juga harganya lebih mahal dari harga honey dispensernya.

Awalnya saya berargumen: ah tinggal cuci tangan kalau lengket, malas amat sih. Tapi ternyata memang saya malas terasa lengketnya itu hahaha. Daripada beli madu lalu tidak diminum karena malas tangan lengket, lebih baik beli tempat madu begini supaya mengkonsumsi madu tanpa takut terasa lengket-lengket setiap kali (duh udah kayak iklan deh).

Katanya madu itu banyak khasiatnya dan dianjurkan minum madu 1 sendok setiap hari, tapi ya kalau saya sih seneng aja minum madu buat ganti gula untuk minum kopi ataupun dicampur ke alpukat dan susu (nyum nyum).

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.