Joshua dan Papanya

Waktu bayi, Joshua cuma nempel ke saya (mamanya). Jarang sekali dia mau berlama-lama sama papanya. Setelah agak besar, mungkin tepatnya setelah saya berhenti menyusuinya (sekitar umur 2 tahun), Joshua mulai nempel sama papanya. Sampai sekarang, Joshua senang sekali nempel sama papanya. Awalnya, dia tidak bolehin kalau papanya berbagi perhatian ke Jona juga, tapi sekarang dia senang kalau mereka melakukan sesuatu bersama bertiga. Tulisan hari ini sekedar catatan saja, supaya suatu hari nanti, Joshua bisa membaca kelakuannya di masa kecil seperti apa.

Nempel mulu sama papanya

Kemarin pagi, Joe dan Jonathan berkeliling naik sepeda. Joshua belum bisa naik sepeda, dan setiap kali kami tanyakan apakah dia mau belajar naik sepeda, dia tidak mau. Tapi dia ingin pergi keliling komplek juga, malahan dia yang harus menentukan rutenya, sambil melihat ini dan itu dan menjelaskan segala benda yang menarik perhatiannya.

Karena Joshua ingin pergi keliling komplek, akhirnya Jonathan sendiri yang bersepeda, sedangkan Joe mengikuti Joshua jalan keliling komplek. Ada kalanya Joshua berlari dan adakalanya dia akan berdiri lama memperhatikan sesuatu. Kemarin pagi malah dia ingin masuk ke kantor papanya, tapi akhirnya sih sore harinya mampir ke kantor papanya dan bukan pagi-pagi.

Hari ini, jadwal Jonathan pergi taekwondo di mall. Biasanya Joshua akan tinggal di rumah bersama saya, Joe pergi dengan Jonathan. Hari ini, Joshua mau ikut ke mall. Saya tanyain juga apa Joshua mau taekwondo juga seperti Jonathan, tapi dia tidak mau, dia cuma mau ikut ke mall saja.

Joshua bahkan tidak perduli ketika saya bilang kalau saya tidak akan ikut ke mall. Kalau sudah ada maunya, ya begitulah, sepertinya sudah ada yang dia rencanakan untuk lakukan di mall. Ternyata dia sudah berencana untuk makan mango sticky rice dan berkeliling saja di mall. Dia juga pingin main bareng Jonathan di tempat bermain yang ada di mall. Tapi ya tentunya tidak bisa bermain bareng, karena Jonathan kan harus ikut kelas taekwondo.

Oh ya, tadi akhirnya Joshua berkesempatan naik ke kereta api dalam mall yang sempat berhenti saat pandemi. Tapi sayangnya, keretanya tidak jalan lagi sore-sore, cuma naik doang deh dia tidur-tiduran di dalamnya.

Bersyukur kalau kasus Covid-19 di Thailand sudah terkendali, sehingga kami bisa berkegiatan dengan cukup normal.

Polusi di musim dingin sudah mulai datang, akhirnya ya pakai masker memang sudah jadi bagian dari keseharian, bahkan Joshua juga sudah biasa memakai masker setiap hari setiap keluar rumah. Eh tapi kalau jalan pagi-pagi di sekeliling komplek tidak pakai masker sih, karena kalau pagi-pagi jarang ketemu orang juga.

Tapi saya senang juga kalau Joshua sekarang nempel dengan papanya dan mau main bareng Jonathan. Ikatan antara papa dan anak laki-laki itu kan katanya penting dalam mendidik anak.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.