Joshua Jadi Guru

Sejak kecil, Joshua suka sekali menulis di papan tulis. Dari mulai tulisannya masih besar-besar dan selalu hanya menulis alfabet, sampai sekarang di umur 6 tahun, dia bisa menulis kecil dan juga menggambarkan hal-hal yang katanya sih desain sesuatu.

Dari mengisi buku pelajaran matematikanya, dia juga suka membuat pertanyaan yang sama dituliskan di papan tulis. Kemudian dia akan meminta saya atau papanya mengisinya.

Joshua dan Matematika

Sekarang ini Joshua mengenal bentuk domino, sticks, dice, berbagai koin mata uang dollar. Dia suka membuat variasi pertanyaan dengan menggunakan apa yang sudah dia tahu, selain pertanyaan penjumlahan standar dan mengikuti garis putus-putus untuk digambar.

Joshua selalu bisa menemukan apa saja menjadi permainan. Berikut ini contoh-contoh yang dia tuliskan di papan tulis.

Diminta untuk mengisi tens dan ones dari domino di atas

Karena buku pelajaran yang kami gunakan menggunakan kurikulum Amerika, Joshua jadi belajar mengenal mata uang pecahan koin dollar berupa dime dan cent. Terkadang dia akan membuat pertanyaan dengan menggambar koin.

Pertanyaan lain terkadang sesederhana menggambarkan turus (stick). Selain hitung 5, ada juga beberapa hitungan yang sampai beberapa puluh.

Nah itu semua hanya contoh, masih banyak sih variasi lainnya. Dia tidak selalu meminta kami mengerjakan, terkadang dia menyelesaikan sendiri pertanyaan yang dia tulis, tapi dia meminta kami melihatnya ketika mengerjakannya.

Kreatifitas memodifikasi persoalan

Dia pernah juga membuat garis putus-putus untuk kemudian meminta saya atau papanya tracing garis tersebut membentuk angka atau bahkan huruf.

Untuk gambar di bawah ini, ketika papanya menulis angka 6 dari tanda X, Joshua mengoreksi papanya dan bilang, harusnya gambarnya berakhir di X.

Dia memang suka bikin aturan sendiri, hehehe.

Karena sempat bingung kenapa menggambar angka 6 terbalik, ternyata persoalan ini bukan sekedar angka 6 biasa. Di dalam gambar terdapat pohon. Garis putus-putus seperti jalan menuju ke lokasi yang ditandai X seperti yang ada di peta harta karun.

Setelah dijelaskan begitu, papanya yang tadinya tidak memperhatikan apa maksud dari pohon, jadi mengerti kalau Joshua sedang meniru menggambarkan peta harta karun.

Joshua ingin jadi guru

Karena dia senang sekali bergaya seperti guru, saya bertanya apakah dia mau menjadi guru? Dengan cepat dia menjawab kalau dia mau menjadi guru.

Menulis soal dan jawab sendiri

Dan sejak dia tahu apa itu guru dan siapa itu muridnya, dia makin rajin menulis di papan tulis dan variasi persoalannya juga makin banyak.

Selain mengerjakan persoalan matematika, ada juga gambar-gambar yang dia tiru dari game yang dia mainkan. Tapi sepertinya ceritanya akan saya tuliskan lain kali saja.

Setiap kali membuat variasi persoalan baru, dia akan mengerjakan bukan hanya 1 angka, tapi bebeberapa contoh soal yang sejenis. Dia juga sering meminta kami untuk mengambil foto sebelum dan sesudah pertanyaanya di isi.

Joshua juga suka sekali kalau saya membuatkan video catatan belajarnya dari kumpulan foto yang ada. Jadi sekalian deh hari ini saya sertakan videonya dalam tulisan ini.

Belum tahu apakah menjadi guru ini cita-cita atau panggilan, hehehe. Tapi memang, sepertinya dia senang sekali mencoba menjelaskan kembali, sambil mengulang berkali-kali hal-hal yang baru dia pelajari.

Siapa tahu catatan belajarnya kali ini menjadi inspirasi buat para ibu yang sedang bingung mengenalkan matematika untuk anaknya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.