Joshua dan Jonathan memprogram dengan Scratch

Ini sekedar catatan kehidupan, sebulan terakhir ini Joshua (sudah hampir 7 tahun) sedang senang sekali memprogram dengan Scratch (seperti dibahas Risna di posting ini). Semangatnya ini sekarang ditularkan juga ke Jonathan.

Tadinya Joshua tidak pernah mau menyimpan program buatannya di komputer lokal, tapi sekitar awal bulan ini (tanggal 6 Mei) saya membuatkan account Scratch online. Kami pergi ke Bangkok Seminggu (selama libur tidak memprogram Scratch), dan dua hari yang lalu saya cek ternyata dia sudah menshare 45 Project. Ketika saya menuliskan ini, dia sudah menshare 71 project.

Gaya belajar Joshua adalah belajar mandiri, tidak mau diajari. Dia membaca sendiri buku Scratch dan melihat video di Youtube. Dia akan merewind video berkali-kali jika masih belum paham bagian tertentu.

Belajar dengan membaca sendiri
Lanjutkan membaca “Joshua dan Jonathan memprogram dengan Scratch”

Joshua Belajar Scratch dan Edit Image

Beberapa hari belakangan ini, Joshua tiba-tiba rajin sekali mencoba Scratch. Sebenarnya, sudah sejak lama dia sepertinya penasaran dengan mainan yang juga sekaligus bisa digunakan untuk belajar pemrograman untuk anak-anak ini.

Dari dulu, dia bisa berkali-kali memperhatikan tutorial menggunakan Scratch, tapi ya karena belum mengerti, dia belum bisa mengerjakan. Tapi belakangan ini, dia sepertinya tiba-tiba jadi mengerti lebih banyak, dan jadilah dia semakin penasaran untuk bisa menggunakan Scratch.

Bermula dari mencoba-coba perintah yang ada
Lanjutkan membaca “Joshua Belajar Scratch dan Edit Image”

Penyerahan Hadiah Bebras Challenge 2021

Beberapa hari yang lalu, saya mendapat undangan untuk mengikuti kegiatan penyerahan Hadiah Bebras Challengen 2021 lewat daring yang diselenggarakan oleh Biro Bebras Uniiversitas Kristen Maranatha. Acara ini merupakan acara yang sama seperti tahun 2021 yang lalu. Pengumuman sekaligus penyerahan hadiah ini tujuannya untuk mendokumentasikan anak-anak yang mendapatkan sertifikat dan medali untuk foto bareng.

Pandemi membuat kami yang jauh di Chiang Mai masih bisa menghadiri acara seperti ini. Kebayang kalau harus hadir secara langsung, perjalanannya jauh banget buat sampai di sana. Walaupun pastinya kalau bertemu langsung, saya bisa bayangkan ramainya anak-anak. yang tadi hadir di zoom saja sepertinya tak sabar ingin ngobrol di ruang chat.

Lanjutkan membaca “Penyerahan Hadiah Bebras Challenge 2021”

Tantangan Bebras 2021

Setelah kemarin menuliskan tentang ucapan syukur di tahun 2021, beberapa hari lalu dapat beberapa hal lagi yang perlu disyukuri. Tantangan Bebras yang diikuti Jonathan di hari ulang tahunnya sudah keluar hasilnya, dan Jonathan mendapatkan full score alias nilai 100 dari 100. Dari sekitar 5 ribu peserta untuk kelas 4-6 SD, hanya ada 64 orang yang mendapat nilai penuh.

Tantangan Tahunan

Tahun ini merupakan tahun ke-3 Jonathan mengikuti kegiatan Bebras Challenge secara online. Sayangnya, di tahun pertama, kegiatannya masih belum tertata baik dan sepertinya saya terlewat pengumumannya.

Saya menuliskan juga tentang kegiatan Tantangan Bebras tahun 2020 lalu, dan hasilnya Jonathan menjadi juara harapan ke-2. Mungkin karena semangat yang sedang berulang tahun, atau ya namanya juga sudah lebih besar, Jonathan ternyata bisa mendapatkan nilai sempurna di kesempatan kali ini.

Sungguh hal yang patut disyukuri, dan hadiah ulang tahun ke-11 yang semoga jadi pemacu semangat untuk tahun-tahun ke depan untuk Jonathan. Papa dan mama ya tentu saja ikut bangga.

Yang juga membahagiakan adalah, Omanya Jona ikut memberi hadiah tambahan untuk Jonathan. Tahun lalu juga Oma kasih hadiah, bukan karena menang, tapi karena Jonathan bersemangat tetap ikut tantangan Bebras ini. Tahun ini hadiahnya sekalian buat hadiah ulang tahun. Terimakasih Oma.

Lanjutkan membaca “Tantangan Bebras 2021”

Joshua Jadi Guru

Sejak kecil, Joshua suka sekali menulis di papan tulis. Dari mulai tulisannya masih besar-besar dan selalu hanya menulis alfabet, sampai sekarang di umur 6 tahun, dia bisa menulis kecil dan juga menggambarkan hal-hal yang katanya sih desain sesuatu.

Dari mengisi buku pelajaran matematikanya, dia juga suka membuat pertanyaan yang sama dituliskan di papan tulis. Kemudian dia akan meminta saya atau papanya mengisinya.

Lanjutkan membaca “Joshua Jadi Guru”

Kegiatan Belajar Joshua

Joshua sudah 6 tahun, sudah waktunya belajar lebih terstruktur. Buku pelajaran yang sudah dibeli sejak tahun lalu akhirnya mulai diberikan.

Tapi, karena Joshua ini sudah tahu banyak dibandingkan apa yang ada di buku, terkadang terpikir untuk tidak harus mengerjakan bukunya secara berurutan dan langsung ke bagian. yang dia belum tahu.

Bermain sambil belajar atau belajar sambil bermain?
Lanjutkan membaca “Kegiatan Belajar Joshua”

Joshua, Mewarnai dan Dadu Emosi

Beberapa hari ini, salah satu kegiatan Joshua di pagi hari adalah mewarnai. Buku yang dipakai buku bergambar dari cerita Alkitab. Joshua mewarnai, saya membaca ceritanya sambil mengarahkan supaya dia mewarnai. Joshua tidak terlalu suka mewarnai, tapi sebenarnya kalau menemukan caranya, dia bisa mewarnai dengan cukup cepat dan mulai rapi.

Hari ini saya menemukan dadu emosi yang pernah dia kerjakan di kelas global art. Saya mencoba menggunakan cara baru untuk membuat dia lebih bersemangat mewarnainya.

Lanjutkan membaca “Joshua, Mewarnai dan Dadu Emosi”