Joshua Belajar Scratch dan Edit Image

belajar scratch

Beberapa hari belakangan ini, Joshua tiba-tiba rajin sekali mencoba Scratch. Sebenarnya, sudah sejak lama dia sepertinya penasaran dengan mainan yang juga sekaligus bisa digunakan untuk belajar pemrograman untuk anak-anak ini.

Dari dulu, dia bisa berkali-kali memperhatikan tutorial menggunakan Scratch, tapi ya karena belum mengerti, dia belum bisa mengerjakan. Tapi belakangan ini, dia sepertinya tiba-tiba jadi mengerti lebih banyak, dan jadilah dia semakin penasaran untuk bisa menggunakan Scratch.

Bermula dari mencoba-coba perintah yang ada

Cara Belajar Joshua

Joshua sekarang hampir berumur 7 tahun. Dalam belajar segala sesuatu, dia lebih suka mencoba sendiri daripada ditunjukkan bagaimana cara mengerjakan sesuatu. Kadang-kadang, kalau kami berusaha memberi tahu, dia malah marah. Akhirnya yang bisa kami lakukan adalah memberikan buku Scratch yang dulu pernah dibeli untuk Jonathan, selain memberikan dia kesempatan untuk eksplorasi.

Kadang-kadang lucu melihatnya, dia berusaha melihat bagaimana menggerakkan sesuatu dengan mengubah koordinatnya secara vertikal atau horizontal. Kalau dia sudah mengerti sesuatu, kalau kami bertanya, dia akan menjelaskan seperti seorang guru.

Menjelaskan apa yang dilakukan untuk mengedit gambar

Misalnya hari ini dia mengedit tokoh nomor 3 dari karakter number blocks. Dia cukup detail mengingat warnanya, bentuk mata, mulut, tangan dan kakinya. Hebatnya dia bisa mengerti konsep untuk menyalin dan menempelkan lalu bagaimana menyusun supaya tangannya letakknya di belakang kotak kuning. Bahkan dia juga sudah mengerti kalau kita bisa mengubah arah untuk tangan kanan dan kiri. Itu semua dia belajar sendiri loh!

Suka mengedit Image sendiri

Selain menggunakan gambar latar atau objek-objek yang sudah ada, dia juga suka menambahkan sendiri. Misalnya saja tokoh yang mirip number blocks untuk nomor 3 ini.

Gimana, mirip kan numberblock nomor 3 hasil editan Joshua dengan aslinya

Awalnya, saya lihat dia banyak mengedit angka-angka saja, lalu belakangan dia mengedit bentuk dan termasuk gambar kursor tanda panah. Sudah banyak yang dia edit. Terkadang, dia juga suka mengubah warna pixel-pixel dari sebuah objek untuk memberi kesan tertentu.

Sayangnya, dia tidak suka kalau terlalu sering difoto, dan dia juga tidak selalu menyimpan pekerjaanya. Karena buat dia ekplorasi itu intinya dia bisa mengerti bagaimana menggunakan tools. Setelah dia mengerti, dia mencoba-coba berbagai hal, meniru dari permainan yang dia pernah liat sebelumnya.

Mencoba bikin game Pong

game pong
Memainkan game Pong

Salah satu game yang berusaha ditiru Joshua adalah permainan seperti game Pong. Permainan ini intinya hanya menggeser-geser sebuah garis lurus untuk menangkap bola yang memantul dan mengusahakan supaya bolanya tetap memantul.

Inspirasinya dari salah satu tutorial atau contoh yang ada di Scratch. Setelah mengikutinya, dia mencoba-coba mengubah sendiri. Lucu melihatnya serius sekali memperhatikan apa saja perubahan yang terjadi kalau ada perintah yang diubah.

Abis ini belajar apa lagi?

Kalau melihat Joshua yang dulu hanya suka menggambar angka dan huruf, sebenarnya sekarang ini dengan mencoba mengedit gambar dan juga membuat game menggunakan Scratch, artinya dia sudah mulai punya kesukaan yang lain. Mudah-mudahan saja kesukaannya belajar akan hal baru tidak berhenti dan terus ada.

Cara belajar Joshua sekarang ini mengingatkan Joe dengan dirinya yang dulu juga waktu baru kenal komputer dan mencoba setiap fungsi yang ada tanpa bisa menyimpan hasil pekerjaannya. Dan setiap kali berhasil melakukan sesuatu, semakin penasaran untuk belajar hal yang lain.

Apakah setelah belajar Scratch, Joshua akan belajar bahasa pemrograman lainnya? Sebenarnya yang penting dia punya ketertarikan untuk mencoba dan mempelajari hal-hal baru. Kalau dia mau jadi programmer, tentunya bisa lebih mudah mengajarinya. Tapi kita lihat saja nanti, apakah ini sekedar mainan saja buat Joshua, seperti beberapa mainan favorit nya yang umumnya bisa merancang sesuatu.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.