Imigrasi Chiang Mai 2019

Sebagai pendatang di negeri orang, dalam setahun ada beberapa kali kami harus ke imigrasi Thailand di Chiang Mai. Setiap tahun harus perbaharui ijin tinggal (Visa paling lama berlaku 1 tahun), lalu kalau mau pulang ke Indonesia atau keluar dari Thailand harus urus ijin masuk kembali (re-entry), setiap kembali dari luar negeri dalam waktu 1×24 jam harus lapor alamat (TM 30), dan kalau tinggal lebih dari 90 hari di Thailand tanpa keluar negeri, harus lapor diri masih berada di Thailand (notify 90 days report).

Urusan ke imigrasi ini, dulunya selalu bikin stress. Antriannya panjang dan lama, apalagi waktu punya anak kecil-kecil, saya sering memaksa Joe ikutan juga ke imigrasi karena beberapa hal gak bisa diwakilkan. Urusan fotokopi dokumen juga sering bikin sakit kepala, udah dapat nomor antrian, waktu pemeriksaan dokumen kalau ada yang kurang harus lari ke tukang fotokopi (yang letaknya tentu saja bukan di dalam gedung yang sama), dan kembali lagi menunggu untuk diperiksa lagi dokumennya.

Di komunitas orang asing yang tinggal di Chiang Mai, sering ada pertanyaan: kalau saya mau urusan X, jam berapa saya harus datang ke imigrasi untuk ngantri?. Lalu muncullah orang berbisnis dengan menyediakan jasa mengambilkan nomor antrian. Namanya urusan begini, aturannya sering berubah. Ada masanya di mana untuk mendapatkan antrian, semua orang wajib datang mengantri. Cerita tentang sekeluarga ngantri dari jam 4 pagi di imigrasi bukan hal yang asing lagi di kalangan orang asing di sini.

Untuk urusan ijin tinggal, kami banyak dibantu dari kantor Joe. Kepusingan 1 tahun sekali ini kami hadapi dengan menarik napas panjang dan menyediakan diri berlama-lama di imigrasi. Untuk urusan re-entry dan TM30 kami harus urus sendiri, belakangan prosesnya sudah bisa lebih cepat walaupun ya kadang-kadang masih butuh total 2 jam di imigrasi. Untuk urusan lapor diri 90 hari, ada suatu masa saya menunggu dari jam 9 pagi sampai lewat jam makan siang. Akhirnya waktu itu kami memutuskan untuk membayar agen, mewakili kami melaporkan diri setiap 90 hari.

Melaporkan diri lewat agen ini tentunya harus bayar. Waktu itu biayanya 1 tahun 1000 baht (4 kali lapor diri). Kalau dihitung, per lapor diri 250 baht, dan waktu itu kami masih ber-3. Setelah ada Joshua, saya pikir wah lumayan juga ya setiap datang lapor diri kalau gak pakai agen saya bisa ngantongin duit 1000 baht tuh. Melaporkan diri lewat agen ini repotnya juga kita harus mengantar dan mengambil passport asli kita ke kantor agennya. Salah satu hal yang kadang mengkhawatirkan, mereka sepertinya tidak terlalu hati-hati dalam mencatat siapa yang mengambil passport kita. Padahal buat perantau, passport ini dokumen super penting yang kalau sampai hilang urusannya bisa bikin sakit kepala.

Kemarin saya ke imigrasi untuk lapor diri 90 hari. Terakhir kami ke imigrasi itu tahun lalu sebelum pulang ke Indonesia. Waktu kembali ke sini, hampir lupa dengan urusan lapor alamat telah kembali dalam waktu 24 jam, untungnya gak sampai 3 hari saya ingat dan gak dipermasalahkan. Sejak kantor imigrasi Chiang Mai selesai direnovasi, urusannya ternyata jauh lebih cepat dan mudah.

Biasanya supaya cepat, saya mengisi formulir dan memfotokopi semua dokumen dari rumah. Untuk mendapatkan nomor antrian, semua form dan dokumen harus sudah lengkap, jadi ya lebih baik semua sudah diisi supaya gak berlama-lama di sana. Tapi kemarin karena dengar kabar ada perubahan form dan peraturan, waktu datang saya belum isi form sama sekali dari rumah . Saya bertanya ke petugasnya untuk mendapatkan formulir dan apakah saya perlu fotokopi lagi. Katanya kalau memang kita melakukannya untuk diri sendiri (dan keluarga langsung), kita tidak perlu lagi memfotokopi dokumen, tapi kalau misalnya kita agen, atau mewakili orang lain, tetap saja butuh fotokopi dokumen yang ditandatangani, dan mengisi formulir.

Setelah mengisi 4 formulir ( buat sekeluarga harus diisi formulir masing-masing), saya ambil nomor antrian. Eh ternyata lumayan juga, saya dapat nomor 195 – 198 dan yang sedang dilayani itu nomor 190. Gak sampe 5 menit saya sudah dipanggil dan 5 menit kemudian semua sudah selesai.

Sekarang ini, saya juga banyak membaca pujian di komunitas orang asing di Chiang Mai mengenai perubahan kinerja imigrasi di sini. Semua bahagia karena gak perlu lebih dari 15 menit, urusannya beres di imigrasi (asalkan semua dokumen lengkap). Berbagai urusan juga bisa dilakukan online/digital. Beberapa hal malah udah gak meminta fotokopi berlembar-lembar lagi.

Terakhir kali kami urus visa, urusannya sudah semi online juga. Kami datang ke imigrasi tinggal untuk foto diri dan tandatangan saja. Urusan upload data memang sempat memakan waktu agak lama, mungkin karena namanya juga sistem baru, jadi ada saja yang belum sempurna. Dengan urusan yang semakin mudah kalau ke imigrasi begini, kami jadi lebih nyaman tinggal di sini. Gak ada lagi perasaan stress setiap kali harus ke imigrasi hehehe.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.