Bagaimana Bisa Menulis Setiap Hari?

Itu merupakan pertanyaan saya dulu setelah beberapa tahun tidak mengisi blog ini. Saya selalu kagum dengan orang yang bisa mengisi blognya setiap hari, dan isi tulisannya bukan sekedar curcol atau receh semata. Banyak yang saya lihat mengupdate blog dengan tema tertentu, atau membuat topik harian dan bisa mengikuti topiknya sesuai dengan jadwal. Sejak tahun 2018, saya mulai berlatih konsisten menulis setiap hari dan menemukan kalau saya pun ternyata bisa menulis hampir setiap hari.

Sampai sekarang, saya masih kagum dengan mereka yang bisa menulis setiap hari, dan bukan asal menulis, tapi bisa menuliskan hal yang menarik untuk dibaca setiap harinya. Ada lagi yang saya kagum, orang-orang yang bisa menulis 1 cerpen sehari, atau menuliskan cerita bersambung di mana setiap hari ada kelanjutan dari cerita yang dituliskan

Setelah ikut kegiatan menulis bareng KLIP, akhirnya saya bisa menulis hampir setiap hari di tahun 2019 dan 2020. Saya sebutkan hampir, karena masih ada hari di mana saya tidak menulis dalam 365 hari. Tapi, walau saya menulis hampir setiap hari, saya tetap belum bisa menulis dengan topik harian, ataupun menulis cerita fiksi. Saya juga belum berhasil bikin buku sampai sekarang, karena memang targetnya bukan itu.

Mungkin pertanyaanya akan berganti, lalu saya nulis setiap hari untuk apa? Ngapain sih nulis setiap hari kalau hasilnya hanya tulisan di blog? Atau pembaca masih pengen tahu bagaimana caranya supaya bisa menulis setiap hari?

Saya tidak punya teori, tapi saya hanya bisa berbagi pengalaman saya.

Kenapa Merasa Perlu Menulis Setiap Hari?

Untuk bisa menulis setiap hari, pertama sekali yang perlu ditanya ke diri sendiri itu adalah: “kenapa merasa perlu menulis setiap hari?” Harus ada strong why untuk bisa menggerakkan kita melakukannya. Kalau alasannya cuma karena ikutan teman, ketika teman kita tidak meneruskannya apakah kita akan terus melakukannya juga?

Setiap orang tentunya akan punya alasan yang berbeda-beda. Ada yang memang penulis dan ingin menghasilkan karya untuk diterbitkan, ada juga yang menulis itu karena pengen nulis saja. Saya sendiri sebenarnya tujuan menulisnya cuma pingin mengisi blog ini.

Blog ini sudah ada cukup lama, membaca tulisan saya yang lama sudah seperti kapsul waktu buat saya. Walaupun tidak semua hal yang terjadi dalam hidup saya tuliskan di sini, tapi ada banyak hal yang bisa diingat kembali ketika membaca tulisan di blog ini. Ada beberapa hal yang terlewatkan tidak ditulis ketika saya tidak aktif menulis di blog, makanya sekarang saya berusaha untuk kembali mengisi blog ini walaupun topik tulisannya random setiap harinya.

Satu hal yang sudah sangat terasa berguna dari blog ini adalah, kami menemukan komunitas orang Indonesia di Chiang Mai dan tulisan di blog ini sudah sering ditemukan oleh orang Indonesia yang merasa sendirian di Chiang Mai. Kami pernah merasakan menjadi orang asing yang tidak punya teman sesama Indonesia di sini, jadi kami sangat senang kalau tulisan di blog ini sudah menjadi jalan orang Indonesia menemukan teman-teman sesama Indonesia lainnya.

Jadi sekali lagi, temukan strong why masing-masing. Tanyakan pada diri sendiri, kenapa merasa perlu menulis setiap hari? Mungkin menulisnya tidak harus di blog, tapi bisa mana saja. Dan kalau sudah menemukan alasan ingin menulis setiap hari, berikutnya saya akan mengajak untuk ikut ke komunitas menulis KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional).

Yuk Daftar KLIP 2021 klik di sini

Apa itu KLIP?

KLIP merupakan Kelas Literasi Ibu Profesional yang mengajak kita untuk berlatih konsisten menulis selama 1 tahun. Topik tulisan bebas dan media menulis juga bebas, bisa di blog, Facebook, Instagram maupun google doc. Tapi, walaupun bebas topiknya, ada hal yang perlu diatur dalam berlatih. KLIP menentukan kalau tulisan yang bisa dianggap tulisan itu minimal 300 kata, kalau kurang dari itu masih belum bisa dijadikan setoran. Kalau mau lengkapnya silakan lihat di sini ya untuk mendaftar.

Ayo daftar KLIP 2021 kalau sudah menemukan alasan ingin konsisten menulis di 2021

KLIP akan menyediakan form untuk setoran setiap hari dan memberikan laporan berapa banyak tulisan yang berhasil kita tulis dalam 1 bulan. Nah, karena namanya juga kelas berlatih konsisten menulis, tentunya ada target yang harus dipenuhi. Kalau menulis hanya sekali sebulan, itu namanya belum konsisten. Dalam sebulan, kita diminta menulis minimal 10 tulisan, artinya kalau hari ini tulisan belum sampai 300 kata, simpan draft dulu dan lanjutkan besoknya, setelah selesai baru deh bisa disetorkan.

Setelah terbiasa menulis 300 kata dengan jumlah minimum 10 tulisan perbulan, lama-lama bisa deh menulis minimal 300 kata setiap harinya. Beberapa teman di KLIP bahkan bisa menulis ribuan kata sekali duduk. Tapi di KLIP tidak ada kompetisi, yang ada hanya saling menyemangati supaya tetap menulis (kembali pada strong why).

Mungkin ada yang merasa, ah saya tidak perlu komunitas untuk menulis setiap hari, ya tidak apa-apa sih, ini komunitasnya buat yang merasa ingin mencari teman yang sama-sama ingin berlatih konsisten saja kok. Saya juga awalnya berpikir saya bisa tanpa komunitas, tapi ternyata saya gagal. Saya butuh komunitas/teman supaya tetap semangat untuk memaksa diri menulis, hehehe.

Menentukan Topik Tulisan

Mengikuti KLIP atau tidak, untuk bisa menulis setiap hari langkah pertama tadi adalah menemukan alasan kenapa ingin menulis setiap hari. Langkah berikutnya tentukan apa yang ingin ditulis?

Ada banyak loh yang bisa ditulis, tapi yang paling gampang ditulis itu tentunya sesuatu yang kita ketahui dan menarik untuk kita. Tantangan dalam menulis adalah, bagaimana sesuatu yang menarik bagi kita itu menarik juga untuk dibaca orang lain.

Setiap orang punya strategi yang berbeda dalam menentukan topik tulisan. Ada yang membuat topik harian, ada juga yang mengikuti tantangan di komunitas yang membuat daftar topik untuk dituliskan. Ada juga yang menuliskan topik tertentu sesuai dengan bidang yang dia kuasai.

Di blog ini tulisan saya bersifat keseharian kami, wisata chiang mai, cerita tentang anak-anak, review film dan buku, ataupun kadang curhat colongan terutama di masa pandemi ini. Kalau tulisan Joe biasanya sifatnya tulisan teknis, tapi tulisan teknisnya juga ada berbagai topik, mulai dari topik pemrograman, sistem operasi, review elektronik, catatan oprekan, sampai topik keamanan web. Ada banyak sekali topik yang bisa diceritakan, tantangannya bagaimana menuliskannya supaya bisa jadi catatan bagi kami tapi juga menjadi informasi berguna buat yang membaca.

Menyediakan Waktu untuk Menulis

Beberapa orang mungkin enggan untuk komit menulis setiap hari dengan alasan sudah terlalu sibuk dan tidak ada waktu untuk menulis. Saya dulu juga begitu. Awalnya sibuk, lama-lama jadi keterusan malas. Tapi setelah menemukan alasan kenapa saya merasa perlu mengisi blog ini, saya bukan lagi mencari waktu untuk menulis, tapi saya menyediakan waktu untuk menulis. Bedakan ya mencari waktu dengan menyediakan waktu.

Kalau sudah komitmen untuk menulis setiap hari, kita perlu menyediakan waktu untuk menulis. Idealnya sediakan waktu yang sama setiap harinya, tapi kehidupan tidak selalu ideal, maka yang bisa saya lakukan adalah setiap ada ide akan saya tuliskan garis besarnya, dan ketika semua pekerjaan beres saya kembangkan tulisanya.

Mencari Ide Tulisan

Bagaimana kalau tidak ada ide menulis? Ide bisa dicari kok, pasti ada hal yang bisa dituliskan, yang sering terjadi malah merasa idenya terlalu berat untuk dituliskan langsung, jadi memilih untuk menuliskan hal lain yang lebih mudah. Mudah di sini maksudnya bisa selesai dengan cepat (apalagi kalau sudah mengejar waktu untuk setoran KLIP).

Biasanya mencari ide tulisan ini kembali ke topik-topik yang memang sudah sering kita tuliskan. Buat saya, membaca tulisan lama juga bisa menjadi sumber ide menulis. Kalau memang sedang ada yang membuat beban pikiran, coba deh tuliskan saja beban pikiran tersebut, tapi tulisan seperti itu jangan dipajang publik ya, mendingan disimpan di google doc saja yang diset private.

Mempunyai komunitas penulis juga membantu untuk menemukan ide tulisan. Biasanya kita bisa membaca tulisan teman-teman kita, atau sekedar ngobrol dengan mereka. Atau ya tulis saja apa yang dilakukan hari ini. Minimal tulisannya bisa jadi catatan untuk dibaca kembali di kemudian hari.

Tetap Menulis

Setelah bisa menulis setiap hari, mungkin akan ada hari-hari kita diserang rasa malas menulis digabung dengan tidak menemukan ide untuk ditulis. Tapi saran saya, tetaplah memaksakan diri menulis. Mulai dari 1 kalimat, lalu akan menjadi 1 paragraph. Kalau sudah jadi 1 paragraph, tanpa terasa akan menjadi ratusan kata.

Tidak ada yang mudah, semua butuh latihan dan usaha. Semoga teman-teman yang tahun ini ikut daftar KLIP bisa tetap semangat sampai akhir tahun 2021 ya. Buat yang belum daftar dan mulai penasaran dengan KLIP, yuk ikutan yuk.

4 thoughts on “Bagaimana Bisa Menulis Setiap Hari?”

  1. Aku tu masih suka bingung juga mau isi blog dengan tulisan yang bagaimana. Mau tulisan dengan niche tertentu yang muluk-muluk, pajangan iklan-iklan produk bayaran, atau curhatan apa aja. Kebanyakan mikir ini yang bikin akhirnya nggak nulis-nulis di blog.

    Tapi baca tulisan Risna, jadi kepikiran juga buat dokumentasi pengalaman aja. Kaya di album di FB. Dari anak-anak kecil, dokumentasinya masih rapi tersimpan dan enak nyarinya. Thanks idenya Na.

    1. setelah pernah punya beberapa blog dengan berusaha bikin niche tertentu, akhirnya aku tobat dengan bikin aja semua jadi 1 di sini. nanti kalau rajin lagi, bisa aja kategori tertentunya di buatin rumah khusus, hehehe. Kalau di FB masalahnya suatu saat FB bisa aja ditutup kayak multiply dan friendster, makanya aku lebih suka bikin di blog sendiri mbak cerita-ceritanya

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.