Polusi, Pandemi dan Update Chiang Mai April 2021

Hari Minggu kemarin hari Paskah ke-2 setelah pandemi. Minggu depan, masa tahun baru Thailand. yang dikenal dengan Songkran. Songkran ke-2 di masa pandemi yang mungkin tetap tidak ada perayaan siram-siraman seperti dulu lagi.

Secara umum, virus Covid-19 memang cukup terkendali di Thailand. Tapi setelah terjadi outbreak sejak akhir November 2020 lalu kemudian disusul dengan outbreak di Samut Sakhon yang lokasinya dekat dengan Bangkok, virus Covid-19 belum berhasil dihilangkan lagi dari Thailand.

Virus Covid-19 datang lagi ke Chiang Mai

Untuk Chiang Mai sendiri, walaupun awalnya seperti menjadi titik gelombang ke-2 di Thailand, tapi ternyata bisa cukup cepat kembali ke tanpa kasus lagi.

Sayangnya, setelah 3 bulan Chiang Mai tanpa kasus, kemarin saya baca berita kalau beberapa orang yang pulang dari Bangkok, membawa serta si virus Covid-19 ke Chiang Mai.

Memang ya, pandemi tidak akan segampang itu berakhir. Tetap saja harus bersabar dan menunggu vaksin bekerja dan semua orang atau setidaknya sebagian besar orang divaksin, sehingga mudah-mudahan bisa kembali benar-benar normal.

Polusi pun datang rutin seperti biasa

Tahun ini sepertinya saya belum banyak menuliskan tentang polusi yang rutin mengunjungi Chiang Mai. Ya mau apalagi, dengan adanya pandemi dan membuat kita terbiasa di rumah saja, adanya polusi seperti tidak terasa (toh di rumah saja).

Setelah setahun hidup berdampingan dengan si virus, seperti kebanyakan orang, kami pun mulai merasa kalau di rumah saja itu adalah normal. Keluar rumah ya pakai masker. Polusi? Nanti juga pergi sendiri.

Biasanya bulan April setelah Songkran, si polusi akan pergi. Tahun lalu polusi bertahan sampai bulan Mei. Tahun ini, kita lihat sampai kapan polusi bertahan.

Dalam 2 hari ini semoga saja udara cukup bersih, dengan datangnya hujan kiriman dari badai tropis akibat tekanan udara yang tinggi di cina daratan.

Tapi, semoga juga badainya ga parah-parah amat. Cucian ga kering sih masih tidak masalah, beberapa hari ke depan pasti matahari bersinar lagi kok. Semoga si polusi tapi ga balik lagi (ini sih tetap berharap, walau seringnya ya balik lagi).

Songkran 2021

Gimana cerita Songkran 2021 di Thailand? Nah ini sih sejujurnya saya tidak mencari tahu detail. Karena, walaupun ada liburan seminggu mulai tanggal 10 April, tetap saja kami memilih di rumah saja.

Kalau biasanya, liburan Songkran itu masa buat kami pulang ke Indonesia. Apa daya, tahun ini masih belum bisa pulang. Untung kemarin dapat kiriman Indomie Kari Ayam dan coklat Ceres dari Indonesia. Cukuplah untuk melepas rindu.

Komunitas Indonesia di Chiang Mai bertambah lagi

Oh ya, terlepas dari masa pandemi dan adanya kasus baru di Chiang Mai. Beberapa teman Indonesia yang baru pindah ke Chiang Mai ternyata tetap bertambah.

Ada sih beberapa yang pindah dari Thailand, tapi ada juga yang pindah dari kota lain di Thailand ke Chiang Mai. Ada juga yang baru datang beberapa bulan lalu ke Chiang Mai (tapi baru ketemu aja belakangan ini).

Sekarang ini sih harapannya jumlah kasus Covid-19 di Thailand segera terkendali, supaya kalau mau kumpul beramai-ramai dengan teman-teman Indonesia di Chiang Mai tidak perlu merasa khawatir dengan adanya pandemi.

Udah lama ternyata tidak update berita Chiang Mai. Ya, hidup berjalan terus. Banyak hal lain yang lebih menarik untuk diceritakan daripada cerita pandemi, makanya saya pun hampir lupa update cerita pandemi di Chiang Mai, hehehe.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.