Mi Smart Band 6, Dilengkapi Sp02 Tracking

mi band 6

Saya memakai Mi Smart Band sejak tahun 2019 di mulai dengan Mi Band 3 dan upgrade sampai ke Mi Band 5 akhir Juli 2020. Saya merasa fitur yang tersedia sudah lebih dari cukup. Walaupun Mi Band 6 sudah launch sejak akhir bulan Maret 2021, saya tidak merasa perlu ganti.

Fitur penting sejak pandemi

Lalu kemarin terpikir lagi, ketika membaca Mi Band 6 dilengkapi SpO2 tracking atau yang dikenal dengan mengukur kadar saturasi oksigen di dalam darah. Saya pun langsung memutuskan untuk upgrade ke Mi Band 6.

Dibandingkan membeli alat ukur SpO2, harganya terkadang bisa lebih mahal daripada membeli jam tangan Mi Band seri ke-6 ini. Selain fitur SpO2 ini, ada beberapa alasan lain kenapa saya akhirnya memutuskan upgrade.

Fitur tambahan di Mi Band 6

charger mi band 6
Mi Smart Band 6

Secara umum, setiap ada versi baru pastinya akan ada penambahan fitur dari versi sebelumnya. Semua fitur seperti: stress tracking, monitoring kesehatan wanita, monitoring tidur yang ada di Mi Band 5 tetap ada di Mi Band versi 6 ini.

Bentuk charger untuk Mi Band 6 ini juga sama persis dengan Mi Band 5. Sepertinya mereka akan menggunakan model charger ini untuk seterusnya, karena memang dengan adanya magnet dan titik 2 begitu, mengisi batere bisa dilakukan dengan lebih mudah. Kita tidak harus melepaskan jam dari talinya untuk bisa mengisi baterenya.

SpO2 Tracking dan Breathing Tracking ketika tidur

Penambahan yang paling nyata di Mi Band 6 ini tentunya dengan adanya pengukur saturasi oksigen dalam kadar darah. Menurut saya, akan banyak yang memilih membeli jam ini daripada membeli alat ukur SpO2 yang disaat langka malah bikin harganya super mahal.

Akan tetapi, dengan adanya fitur tambahan ini, dimensi jam nya menjadi agak lebih tebal sedikit daripada versi sebelumnya. Tapi kalau dipakai, tidak terasa sih perbedaanya.

Area sentuh layar semakin luas

Secara fisik, bentuknya tetap sama. Akan tetapi resolusi layar dan area sentuh di Mi Band 6 lebih luas dibandingkan versi 5. Hal ini membuat semakin banyak desain yang lucu-lucu untuk bagian tampilan jamnya yang berwarna.

Tampilan jam yang lucu dan semakin luas terbaca

Melihat pilihan ada begini banyak, sebenarnya bikin saya bingung mau milih menggunakan desain yang mana. Akhirnya saya biasanya memilih desain standar kecuali lagi centil, hehehe.

Dengan ukurang yang tidak berubah, saya tetap bisa mengganti tali Mi Band 6 dengan tali yang pernah saya beli untuk versi sebelumnya. Jadi, kalau lagi mau talinya berwarna-warni, tetap bisa dilakukan.

Dance sudah termasuk salah satu mode olahraga

Salah satu penambahan yang paling membahagiakan buat saya adalah ketika melihat kalau dance juga termasuk ke dalam salah satu mode olahraga di Mi Band 6 ini. Padahal waktu saya menuliskan tentang lebih suka main game (Just Dance) dibandingkan olahraga, saya belum tahu tentang fakta ini.

Dance juga udah masuk salah satu mode fitness loh!

Bahkan kalau diperhatikan, ada mode Zumba yang dibedakan dengan Street Dance. Kalau mau pilates juga ada modenya di Mi Band 6.

Dari 30 mode fitness, ada 6 mode yang akan secara otomatis berpindah ketika kita melakukannya, yaitu: jalan, lari di luar ruangan, treadmill, bersepeda, elliptical dan mendayung. Jadi, tidak perlu memindahkan ke mode olahraga untuk mencatatkan 6 kegiatan olahraga tersebut.

Kenapa tiap tahun upgrade Mi Band?

Sebenarnya, diantara Mi Band yang pernah saya beli (mulai dari Mi Band 3), hanya Mi Band 3 yang menurut saya paling jelek. Belum bisa dipakai berenang, layar hitam putih dan baterai sudah paling drop.

Sampai saat ini Mi Band 4 saya masih cukup bagus dan dipakai oleh anak pertama. Batere Mi Band 4 sudah semakin berkurang, tapi tetap saja tidak harus tiap hari menchargenya.

Karena saya ganti Mi Band 6, dia akan mendapat Mi Band 5 saya yang juga masih cukup bagus dan dicharge sekali seminggu saja. Mi Band 4 nya akan dipensiunkan masuk museum.

Dibandingkan dengang harga smart band lainnya, kumpulan harga Mi Band 3 sampai 6 masih tidak seberapa. Jadi, salah satu alasan saya menyukai Mi Band tentunya karena murah, batere tahan lama dan fiturnya semakin lengkap bersaing dengan smart band yang harganya beberaa kali lipat dari harga Mi Band.

Penutup

Sekarang dengan Mi Band ini, kesehatan sudah bisa dipantau 24 jam. Mulai dari detak jantung, kadar oksigen dalam darah, tingkat stres, tingkat keaktifan bergerak (PAI), latihan pernapasan, mencatat kegiatan olahraga yang dilakukan, mencatat jumlah langkah harian, mencatat jumlah jam tidur dan analisa pola tidur. Tinggal suhu tubuh aja nih yang belum ada sensor pengukurnya. Mungkin saja berikutnya ada pengukur suhu tubuh.

Alat memantau kesehatannya sudah ada, waktunya mulai lagi merencanakan hidup lebih sehat.

Tulisan saya ini bukan iklan, tapi catatan buat saya, sekaligus pengingat nggak ada alasan untuk tidak berusaha melatih diri hidup sehat. Bagaimana dengan kamu, pakai smart band apa dan kenapa? Yuk bagi-bagi cerita dengan saya.

16 thoughts on “Mi Smart Band 6, Dilengkapi Sp02 Tracking”

    1. Hahaha ayo beli, aku ga dibayar menulis ini, tapi aku hepi aja bisa nemu jam murah tapi fungsi ga kalah sama yang mahal2.

      Kayaknya smart band ini udah jadi smart band sejuta umat hehehe

    2. Samma nih…aku juga tertarik beli deh. Anakku udah punya, dia selalu pamer, si jam pintar ini bisa ngitung kalori yg terbuang. Padahal ya cuma sibuk di rumah, jalan wira-wiri…eh ternyata udah buang kalori sekian-sekian. Malah mi-6 ada SoP2
      Kan bikin iri aja nih anak…haha…Tambah lagi baca reviewnya, semakin iri gimana gitu…

    1. Upgrade ajaaa, aku Makai sejak band 3 dan tiap versi baru bisa upgrade karena relatif murah hihihi, versi lama kasih ke anak masih bisa.

    1. mi 6 beda tipis emang sama si mi 5, cuma nambah Sp02 dan layarnya tambah lebar aja sih. yg paling ketinggalan emang mi 3, blom berwarna, hehe

  1. Waktu baru-baru rame tentang happy hypoxia, saya seperti kebanyakan orang langsung nyari oxymeter. Tapi, entah karena lagi apes atau emang oxy yg dibeli kualitasnya ga bagus, baterenya cepet banget drop. Selain itu, gara-gara megangnya mungkin terlalu barbar, belum dua bulan udah ada bagian yang patah.

    Akhirnya saya berkelana nyari smartwatch yg ada fitur pengukur SpO2, ketemunya malah Honor Band-nya Huawei. Karena ga ketemu yang lain, jadi beli yg itu. Padahal kalau Mi Band 6 ini udah keluar, mengingat banyaknya barang2 Xiaomi yang datanya bisa diintegrasi di satu aplikasi, kayaknya saya bakal lebih milih Mi Band ini…

    1. Iya kayaknya Huawei paling gercep ya. Secara harga mi band 6 paling murah skrg ini, fiturnya pada mirip2lah

  2. Pas pakai Huawei ada juga nih pengukur oksigen. Kok bisa yah klo dipikir2 alat begini ngukur kadar sesuatu dalam darah kita. Sungguh teknologi luar biasa

    1. Sejak pandemi kayaknya SpO2 ini jadi standar smart band. Apple watch aja yg ketinggalan, baru skrg nambah fiturSpO2

    1. Nggak, talinya udah punya warna warni dari versi sebelumnya bisa dipake juga buat versi ini. Pas beli ya standar aja beli yang hitam

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.