Joshua, Huruf dan Angka

Sejak berumur 2,5 tahun, Joshua sudah tertarik dengan huruf-huruf dan angka. Dia sudah berusaha menulis ABC di white board, dan menyanyikan lagu ABC sebelum tertidur. Sekarang ini di umur 3 tahun 8 bulan, dia sudah bisa menuliskan alphabet dengan lancar dan menyebutkan namanya dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Dia juga menghapal 44 huruf Thai dan ingat urutannya (saya aja belum bisa). Selain huruf, dia juga menghapal angka dan bisa menghitung 1 sampai 100 (dan sekarang tertarik meneruskan menghitung sampai beberapa ratus).

Saya dan Joe tidak pernah secara khusus mengajari dia untuk mengenal huruf dan angka, menulis ataupun membaca. Tapi karena dia menunjukkan ketertarikan dan selalu bertanya dan meminta kami memberi contoh, ya tentunya kami menjawab keingintahuannya. Metode belajar Joshua biasanya dia akan meminta kami berkali-kali menyebutkan nama dari huruf dan urutannya, meminta diputarkan lagunya, dan tau-tau dia akan berusaha menuliskannya sambil meminta konfirmasi apakah yang dia lakukan sudah benar.

Selain menuliskannya, dia juga suka sekali membentuk huruf dan angka dari benda-benda di sekitarnya. Awalnya, untuk mengalihkan perhatiannya ketika menunggu makanan di restoran, Joe membuat huruf dan angka dengan sumpit. Lalu berikutnya menggunakan toothpick. Belakangan ini, pensil warna juga bukannya di pakai buat mewarnai, tapi dia bentuk jadi huruf dan angka. Ketika bermain lego, dia juga lebih suka membentuk huruf dan angka daripada membangun sesuatu.

Kemarin, waktu bermain di mall, dia ketemu mainan yang memang berupa shape combination puzzle untuk menyusun huruf dan angka. Mainan ini terbuat dari kayu dan cocok juga sekalian melatih motorik halusnya. Sejak dibeli sampai sekarang, entah sudah berapa kali Joshua menyusun huruf A sampai Z dan angka 0 – 9. Kemarin dia sampai susah diajak tidur untuk menghentikannya bermain. Tadi pagi bangun tidur juga langsung cari mainan ini.

Awalnya dia bermain tanpa mengikuti contoh yang ada, jadi agak lambat. Setelah mengikuti contoh yang ada, dia bisa menyusun huruf-hurufnya dengan lebih cepat. Setelah beberapa kali mengikuti contoh, dia menyusun sendiri tanpa contoh dan mulai berimajinasi juga membentuk huruf dengan tangannya.

Entah sampai kapan dia akan suka dengan huruf-huruf dan angka dan mainan sejenis ini. Tapi biasanya setiap ada mainan baru seperti ini, dia bisa asik main cukup lama, sampai akhirnya saya capek beresin dan simpan agak jauh hahahaha.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.