Pompa Ban Xiaomi Portabel

Hari ini saya mau review salah satu benda dari Xiaomi yang ternyata kemarin tidak masuk dalam daftar benda xiaomi selain ponsel yang kami miliki. Kalau di Indonesia dulu, kita bisa mengisi angin mobil dengan membayar dan orangnya akan mengisikan angin di mobil kita. Di Thailand, mesin isi angin ada hampir di setiap pom bensin. Bedanya dengan di Indonesia, di sini mengisi angin dilakukan sendiri dan tidak dikenakan biaya.

Sebenarnya, mengisi angin dengan mesin otomatis tidak sulit, yang sulit itu karena kami jarang melewati pom bensin. Kalaupun sedang isi bensin, rasanya malas untuk sekalian isi angin ban mobil. Akhirnya, beberapa waktu lalu, kami membeli alat pompa angin portabel yang bertenaga baterai. Pompa ini dibeli karena bisa lebih cepat juga untuk mengisi ban sepeda yang sering kali sudah flat setelah beberapa lama tidak digunakan.

Kantongnya lengkap dengan kantong kecil tempat aksesori kepala pompa dan kabel charger

Spesifikasi
Ukuran : without air pipe 124 x 71 x 45.3 mm
Charging parameters : 5V = 2A
Kapasitas Baterai : 2000 mAh (14.8Wh)
Waktu untuk mengisi ulang tidak lebih dari 3 jam
Kabel charge : Micro-USB
Bunyi ketika bekerja : tidak lebih 80dB dari jarak 1 meter
Suhu ketika bekerja : Charging: 0C~45C, Discharge: -10C~45C
Suhu penyimpanan : -10C ~ 45C
Ukuran leher kabel : panjang kabel 180mm, termasuk ujungnya (tanpa adapter tambahan)
Range tekanan untuk memompa : 0.2 ~ 10.3bar/3 ~ 150psi
Akurasi sensor : +- 2psi

Pompa ini ukurannya kecil, tapi baterainya cukup untuk mengisi angin di 4 ban mobil. Klaimnya sih baterainya bisa untuk memompa selama 1 jam. Dengan adanya adapter tambahan, pompa ini bisa juga dipakai untuk mengisi bola atau pelampung berenang atau apapun yang butuh angin selain ban mobil dan sepeda.

Kalau isi balon bisa tidak? bisa saja, tapi hati-hati kalau tiba-tiba meletus karena anginnya terlalu kencang, hehehe. Pada dasarnya, pompa ini bisa mengisi angin berbagai benda yang butuh diisi anginnya.

Ada 2 mode untuk mengisinya, dinyalakan saja sambil kita memperhatikan berapa psi tekanan yang dibutuhkan, atau kita set berapa psi tekanan tujuan kita dan pompa akan berhenti bekerja secara otomatis ketika tekanan yang dituju tercapai.

Beberapa hari lalu, ketika mobil kami masuk bengkel, kami mendapat pinjaman mobil yang ban nya perlu diisi anginnya. Ketika kami mampir di pom bensin untuk mengisi angin, ternyata mesinnya sedang rusak. Akhirnya, kami memakai pompa ban mobil portabel dari xiaomi ini.

Ukuran tekanan ban mobil depan dan belakang

Beda mobil, beda ukuran tekanan ban mobilnya. Kami sering lupa untuk mobil kami berapa ukuran yang dibutuhkan (ini karena kami sangat jarang mengisi angin). Mobil yang kami pinjam, berbeda modelnya dengan mobil kami. Untungnya saya sekarang sudah tahu, informasi tekanan ban bisa dilihat di dekat tempat duduk bagian supir.

Setelah tahu berapa seharusnya angka tekanan ban mobil, kita bisa set ke angka tersebut, lalu nyalakan deh pompanya. Kemarin, untuk mengisi sekitar 10 psi setiap ban, kami butuh 10 menit. Kalau melihat video review yang ada di internet, untuk mengisi ban dari benar-benar kempes sampai penuh, dibutuhkan sekitar 15 menit 1 ban.

Benda ini sangat kecil dengan kapasitas baterai terbatas, jangan bandingkan mengisi angin mobil dengan mesin yang memang tenaganya lebih besar dan bisa lebih cepat. Tapi untuk kebutuhan di saat tidak menemukan tempat isi angin (atau malas mengisi di pom bensin), benda ini sudah lebih dari cukup.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.